Kota Baru (Lampost.co)–Masjid Al Hijrah di kawasan Kota Baru, Lampung Selatan, menggelar salat Jumat perdana pada Jumat, 25 April 2025, dengan menghadirkan Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, SE., MM, sebagai khatib.
Dalam khotbahnya, Dr. Mahathir mengajak jamaah untuk bekerja keras dan berkarya nyata sebagai bentuk ibadah kepada Allah SWT. Ia menekankan pentingnya keikhlasan dalam setiap aktivitas, baik dalam pekerjaan maupun pengabdian sosial.
“Kerja keras adalah bagian dari ibadah, dan berkarya nyata merupakan wujud nyata keimanan serta bentuk amal sosial kepada masyarakat,” ujar Mahathir di hadapan jamaah Masjid Al Hijrah.
Pembangunan Masjid sebagai Cermin Perjuangan
Masjid Al Hijrah sendiri merupakan hasil dari kerja keras keluarga besar Universitas Teknokrat Indonesia. Proses pembangunan masjid ini dikoordinasikan oleh Dr. HM Nasrullah Yusuf, SE., MBA, yang juga menjabat sebagai Rektor Universitas Teknokrat Indonesia dan Ketua Badan Pengelola Masjid Al Hijrah.
Menurut Mahathir, salah satu bentuk keseriusan dalam pembangunan masjid adalah segera dilaksanakannya salat Jumat perdana. Ini bukan hanya sebagai kegiatan ibadah, tetapi juga sebagai bentuk syiar Islam kepada masyarakat sekitar.
“Perjuangan dalam mendirikan dan memakmurkan masjid ini adalah bentuk nyata dari semangat juang, yang harus diteladani oleh dosen, mahasiswa, dan masyarakat,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Mahathir juga mengajak jamaah meneladani perjuangan Dr. Nasrullah Yusuf dalam membangun Universitas Teknokrat Indonesia yang kini menjadi salah satu perguruan tinggi swasta unggulan di Indonesia.
“Beliau bukan hanya pemimpin kampus, tetapi juga dipercaya umat dan pemerintah untuk mengelola masjid ini. Tanpa kerja keras dan semangat juang, pembangunan seperti ini tidak akan tercapai,” tambah Mahathir.
Ia menegaskan bahwa perjuangan adalah sunatullah atau hukum alam yang berlaku bagi setiap manusia. Untuk mencapai kemajuan, semangat juang dan keikhlasan adalah dua kunci utama.









