Bandar Lampung (Lampost.co) — Pelaksanaan Grand Final Duta Teknokrat 2025 berlangsung semarak di Gelanggang Mahasiswa Dr. HM Nasrullah Yusuf, MBA., Universitas Teknokrat Indonesia (UTI), Sabtu (11/10/2025). Perhelatan bertema Enduring Legacy ini menjadi momentum istimewa karena bertepatan dengan peringatan 25 tahun penyelenggaraan Duta Teknokrat sekaligus hari ulang tahun Pembina Muli Mekhanai Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirzani Djausal, yang akrab disapa Batin Wulan.
Acara turut dihadiri Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Lampung Bobby Irawan, S.E., M.Si., Bupati Way Kanan Ayu Asalasiyah, S.Ked., Pembina Yayasan Teknokrat Indonesia Hj. Hernaini, S.S., M.Pd., serta Pengawas Yayasan Teknokrat Indonesia Yunita Maya Putri, S.S., S.H., M.H.
Makna Mendalam
Dalam sambutannya, Batin Wulan menjelaskan, tema Enduring Legacy memiliki makna mendalam tentang warisan nilai dan kontribusi bagi generasi mendatang. “Warisan bukan hanya soal harta, tetapi nilai, prinsip, dan kontribusi nyata yang kita tinggalkan untuk bangsa,” ujarnya.
Ia menilai ajang Duta Teknokrat menjadi wadah lahirnya duta muda inspiratif, berkarakter, dan berjiwa kepemimpinan.
“Saya yakin investasi terbaik bangsa adalah pada kualitas generasi mudanya. Karena itu, kegiatan seperti ini sangat strategis untuk melahirkan pemimpin masa depan,” kata Batin Wulan.
Menurutnya, pembentukan karakter unggul dan komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan sejalan dengan visi Lampung Maju dan cita-cita Indonesia Emas 2045. “Saya bangga bersama generasi muda hebat yang bukan hanya cerdas, tetapi berkarakter dan membawa perubahan positif bagi masyarakat,” ujarnya.
Apresiasi Tokoh
Sementara itu, Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi kepada para tokoh yang hadir. “Kami berterima kasih kepada Ibu Purnama Wulan Sari Mirzani Djausal, Bapak Bobby Irawan, dan Ibu Ayu Asalasiyah atas dukungan terhadap ajang Duta Teknokrat,” katanya.
Mahathir menegaskan, menjelang era Indonesia Emas 2045, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab besar menyiapkan generasi beretika, kreatif, dan inovatif. “Program Duta Teknokrat menjadi bukti nyata kontribusi dunia akademik dalam membentuk pemimpin muda berkarakter kuat dan bersemangat kebangsaan,” ujarnya.
Ia menambahkan, selama 25 tahun penyelenggaraan, Duta Teknokrat telah menjadi ruang pembelajaran karakter, kepemimpinan, dan kesadaran budaya. “Kegiatan ini mencerminkan jati diri Universitas Teknokrat Indonesia sebagai Kampusnya Sang Juara,” tutur Mahathir.
Dalam penutupan acara, Mahathir mengajak seluruh mahasiswa memperkuat karakter dan meningkatkan kompetensi diri. “Mari bersatu membangun generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045,” tegasnya.
Dewan juri Grand Final Duta Teknokrat 2025 terdiri atas Intan Kartika (Puteri Indonesia Lampung 2025), Moch. Sadam (Ketua Imkobal), Yudha Posmotion, dan Friesty Verra (1st Runner Up Muli Provinsi Lampung).
Adapun para pemenang:
- Juara 1 Elia Andrenata Setiawan dan Zafira Mutiara Pelangi
- Juara 2 M. Khoiru Umam dan Syakira Athawangsa
- Juara 3 Ryan Redinan Maulana dan Alifia
- Juara 4 Gilang Avandi Ramadhan dan Jeniussy Agystha Putri
- Juara 5 Rizky Nur Wahyudi dan Bella Natasya
- Juara 6 M. Athalla Farrel dan Tri Puspita Dewi.










