Bandar Lampung (Lampost.co)—Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang olahraga. Kali ini, cabang olahraga petanque menjadi panggung bagi mahasiswa Prodi Pendidikan Olahraga Fakultas Sastra dan Ilmu Pendidikan (FSIP) untuk menunjukkan kualitasnya. Dalam ajang Kejuaraan Daerah (Kejurda) Petanque Unila Cup 2025 yang digelar Universitas Lampung pada 29–30 November 2025, Teknokrat tampil sebagai juara umum.
Prestasi tersebut diraih berkat perolehan total 3 medali emas, 3 medali perak, dan 3 medali perunggu dari berbagai nomor pertandingan. Keberhasilan ini sekaligus menegaskan posisi Universitas Teknokrat Indonesia sebagai salah satu kampus dengan pembinaan olahraga terbaik di Lampung.
Baca juga: Membanggakan! Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Raih Juara Nasional Lomba Esai Matematika
Berikut daftar peraih medali dari Universitas Teknokrat Indonesia:
Double Mix
- Emas – Dara & Rifdy
- Perak – Haikal & Natasya
- Perunggu – Topan & Tiara
Single Woman
- Emas – Dara
- Perak – Pitri
- Perunggu – Jovanca
Single Man
- Perak – Haikal
Shooting Woman
- Emas – Natasya
- Perunggu – Leony
Kesuksesan tim ini tidak lepas dari peran sang pelatih, Arifai, M.Pd. Ia mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, mulai dari pimpinan yayasan, pembina, rektor, wakil rektor, dekan FSIP, hingga kaprodi dan para dosen. Dukungan tersebut dinilainya sebagai faktor penting yang membuat para atlet mampu tampil maksimal.
Baca juga: Mahasiswa Teknokrat Raih Beragam Prestasi di English Contest of Basic 2025 Unsoed
“Terima kasih kepada Universitas Teknokrat Indonesia, Ketua Yayasan, Pembina, Rektor, Wakil Rektor, Dekan FSIP, kaprodi, dan dosen yang sudah memberikan dukungan penuh kepada para atlet dan ofisial. Prestasi ini buah dari kerja keras bersama,” ujar Arifai.
Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M., turut memberikan apresiasi tinggi atas capaian tersebut. Ia menyebut prestasi ini sebagai bukti kualitas pembinaan olahraga di kampus unggulan itu.
“Saya sangat bangga dengan capaian tim petanque yang berhasil menjadi juara umum. Ke depan, harapannya prestasi ini terus ditingkatkan, termasuk jumlah medali emas yang diraih,” ujarnya.
Mahathir juga menekankan pentingnya regenerasi atlet untuk menjaga keberlanjutan prestasi Universitas Teknokrat Indonesia di masa depan.
“Pembina harus terus melakukan regenerasi agar selalu lahir talenta baru yang bisa diandalkan sebagai atlet petanque. Konsistensi pembinaan menjadi kunci,” ujarnya.
Dengan capaian membanggakan ini, Universitas Teknokrat Indonesia kembali menegaskan posisinya sebagai kampus berprestasi di bidang olahraga sekaligus membuka peluang lebih besar bagi mahasiswa untuk terus berkembang di level kompetisi yang lebih tinggi.










