Bandar Lampung (Lampost.co) – Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) sebagai Kampus Terbaik di Lampung terus mendorong transformasi pembelajaran berbasis digital di sekolah. Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Center of Excellent (CoE) Education, UTI menggelar Pelatihan Pemanfaatan Teknologi Digital dalam Pembelajaran Matematika di SMAN 15 Bandar Lampung, Selasa (27/1/2026).
Tim CoE Education UTI yang terdiri dari Nicky Dwi Puspaningtyas, M.Pd., Raras Kartika Sari, M.Pd., Refiesta Ratu Anderha, M.Pd., serta dua mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika, memimpin langsung kegiatan tersebut. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kualitas pembelajaran matematika sekaligus memperkuat literasi digital guru dan siswa.
Baca juga: Universitas Teknokrat Indonesia Tuan Rumah Pengukuhan MKKS dan MGMP SMA Lampung
Dalam kegiatan ini, tim UTI memperkenalkan pemanfaatan teknologi digital sebagai media pembelajaran matematika yang interaktif, fleksibel, dan mudah dipahami. Pendekatan ini diharapkan mampu mengubah pembelajaran matematika yang selama ini cenderung konvensional menjadi lebih menarik dan relevan dengan karakter generasi muda.

Sejumlah platform digital seperti Blookit dan Construct 2 menjadi fokus pelatihan. Tim CoE Education UTI mendemonstrasikan penggunaan Blookit sebagai media pembelajaran berbasis gim yang mendorong partisipasi aktif siswa. Para siswa tidak hanya menyaksikan, tetapi juga mencoba langsung media digital tersebut serta mempelajari cara merancang media pembelajaran matematika secara mandiri.
Selain itu, dua mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika UTI turut mendemonstrasikan media pembelajaran interaktif hasil rancangan mereka menggunakan Construct 2, sehingga siswa dan guru memperoleh gambaran konkret penerapan teknologi digital dalam pembelajaran matematika.
Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, SE., MM., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen UTI dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan di sekolah melalui pemanfaatan teknologi.
“Kami ingin memastikan bahwa pembelajaran di sekolah mampu mengikuti perkembangan zaman. Melalui pelatihan ini, UTI mendorong guru dan siswa untuk memanfaatkan teknologi digital agar pembelajaran matematika menjadi lebih kontekstual, interaktif, dan mudah dipahami,” ujarnya.
Ia menambahkan, penguasaan teknologi digital menjadi kompetensi penting bagi pendidik dan peserta didik dalam menghadapi tantangan pendidikan masa depan. “Kegiatan seperti ini juga sejalan dengan upaya UTI dalam mendukung transformasi pendidikan berbasis digital serta penguatan literasi teknologi di lingkungan sekolah,” tambahnya.

Antusiasme siswa dan guru terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Mereka aktif berdiskusi, mencoba fitur media digital, serta memberikan respons positif terhadap metode pembelajaran yang dinilai mampu meningkatkan motivasi belajar dan menciptakan suasana kelas yang lebih menyenangkan.
Kepala SMAN 15 Bandar Lampung turut mengapresiasi kegiatan tersebut dan menilai program ini sangat relevan dengan kebutuhan sekolah di era digital. Menurutnya, penggunaan media digital membantu siswa memahami konsep matematika yang bersifat abstrak menjadi lebih konkret.
Melalui kegiatan ini, UTI berharap guru dan siswa SMAN 15 Bandar Lampung dapat menerapkan media pembelajaran digital secara berkelanjutan dalam proses belajar mengajar, sehingga berdampak positif pada peningkatan hasil belajar siswa dan mutu pembelajaran matematika.
Pada kesempatan yang sama, Universitas Teknokrat Indonesia dan SMAN 15 Bandar Lampung juga melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) sebagai bentuk penguatan kerja sama dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.










