Bandar Lampung (Lampost.co) – Program Studi Teknik Sipil Universitas Teknokrat Indonesia turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan Academic Expo 2026. Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia kembali menunjukkan peran aktif dan kreativitasnya dalam mengembangkan media pembelajaran aplikatif melalui pembuatan maket lapisan perkerasan jalan raya. Maket ini merupakan hasil pembelajaran dari mata kuliah Rekayasa Perkerasan Jalan dan Rekayasa Geometrik Jalan, yang kemudian dipamerkan dalam kegiatan Academic Expo Seminar dan Tryout 2026. Kegiatan tersebut secara rutin diselenggarakan setiap semester sebagai ajang edukasi, promosi akademik, serta pengenalan karya mahasiswa kepada masyarakat luas.
Maket lapisan perkerasan jalan raya ini dirancang untuk memberikan gambaran nyata mengenai struktur penyusun jalan, mulai dari lapisan tanah dasar hingga lapisan permukaan. Dalam dunia teknik sipil, perkerasan jalan memiliki peran penting dalam menunjang mobilitas dan pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu, pemahaman mengenai jenis, fungsi, dan susunan lapisan perkerasan menjadi kompetensi dasar yang wajib dikuasai oleh mahasiswa teknik sipil.
Keikutsertaan maket lapisan perkerasan jalan raya dalam Academic Expo Seminar dan Tryout 2026 memberikan nilai edukatif yang tinggi. Pengunjung expo, baik dari kalangan mahasiswa, pelajar, maupun masyarakat umum, dapat memahami secara langsung bagaimana struktur jalan raya dibangun dan mengapa setiap lapisan memiliki fungsi yang berbeda. Mahasiswa yang terlibat juga berkesempatan untuk menjelaskan konsep teknis secara sederhana, sehingga ilmu yang dimiliki dapat tersampaikan dengan baik.

Kegiatan Academic Expo Seminar dan Tryout 2026 menjadi wadah strategis bagi Universitas Teknokrat Indonesia dalam menampilkan kualitas pembelajaran yang berbasis praktik dan inovasi. Pameran maket ini menunjukkan bahwa proses pembelajaran tidak hanya berlangsung di dalam kelas, tetapi juga melalui kegiatan kreatif yang mendorong mahasiswa untuk berpikir kritis dan aplikatif.
Melalui pembuatan maket lapisan perkerasan jalan raya ini, mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia diharapkan mampu meningkatkan pemahaman akademik, keterampilan kerja tim, serta kemampuan komunikasi. Karya ini sekaligus menjadi bukti komitmen universitas dalam mencetak lulusan teknik sipil yang kompeten, berdaya saing, dan siap berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur nasional.
Bagi siswa-siswi kelas 12 yang sebentar lagi akan melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi dan berminat untuk mempelajari bidang ilmu Teknik Sipil dengan metode pembelajaran berbasis project-project yang aplikatif dapat bergabung dan berkuliah di Program Studi S1 Teknik Sipil, Universitas Teknokrat Indonesia, yang dalam perkuliahannya dmakan dibimbing dan didampingi oleh Dosen-Dosen yang berpengalaman sebagai praktisi dan akademisi, lulusan Master dan Doktor dari Universitas ternama di dalam dan luar negeri.
Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr. HM Nasrullah Yusuf, SE., MBA. memberikan apresiasi tinggi atas kreativitas dan kerja keras mahasiswa beserta dosen pembimbing dalam merancang dan menampilkan berbagai maket rekayasa teknik sipil pada Expo Akademik Teknokrat 2026. Maket-maket tersebut dinilai mampu merepresentasikan konsep akademik secara visual, edukatif, dan mudah dipahami oleh masyarakat.
“Kami mengapresiasi karya maket yang ditampilkan mahasiswa karena mampu menerjemahkan teori teknik sipil yang kompleks menjadi media pembelajaran yang aplikatif. Maket lapisan perkerasan jalan raya ini menunjukkan kualitas pembelajaran yang kuat dan berbasis praktik,” ujar Rektor.
Rektor menegaskan bahwa pembuatan maket sebagai media akademik merupakan bagian penting dalam membangun pemahaman konseptual, kreativitas, serta kemampuan analisis mahasiswa. Ia berharap karya-karya tersebut dapat terus dikembangkan sebagai sarana pembelajaran dan edukasi, baik di lingkungan kampus maupun untuk masyarakat luas.
Dengan ditampilkannya maket rekayasa infrastruktur tersebut, Universitas Teknokrat Indonesia kembali menegaskan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang unggul dalam pembelajaran berbasis praktik, inovasi akademik, serta pengembangan sumber daya manusia di bidang keteknikan.
Adapun Universitas Teknokrat Indonesia merupakan kampus terbaik di Lampung yang mengusung konsep Kampus Inovatif, Berdampak, dan Berkelanjutan (KIBB) menekankan peran perguruan tinggi sebagai agen perubahan yang kreatif, relevan, dan berwawasan lingkungan. Kampus fokus pada penelitian aplikatif, pemecahan masalah masyarakat (sosial, ekonomi, teknologi), serta menjaga keberlanjutan kualitas pendidikan, riset, dan pengabdian, seperti yang diterapkan di Universitas Teknokrat Indonesia dan inisiatif Kampus Berdampak Kemdiktisaintek. Program ini merupakan kelanjutan dari Kampus Merdeka yang bertujuan agar perguruan tinggi menjadi pusat solusi bagi permasalahan kompleks di masyarakat.










