Bandar Lampung (Lampost.co)– Program Studi Teknik Sipil Universitas Teknokrat Indonesia turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan Academic Expo 2026. Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia kembali menunjukkan kreativitas dan kompetensi akademiknya melalui pembuatan maket lapisan tanah dan proses hidrologi sebagai bagian dari pembelajaran mata kuliah Mekanika Tanah dan Hidrologi. Maket ini dipamerkan dalam kegiatan Academic Expo Seminar dan Tryout 2026 yang secara rutin diselenggarakan setiap semester sebagai ajang edukasi, promosi akademik, serta pengenalan hasil karya mahasiswa kepada masyarakat luas.
Pembuatan maket lapisan tanah dan proses hidrologi merupakan bentuk pembelajaran aplikatif yang bertujuan untuk memudahkan pemahaman mahasiswa terhadap konsep-konsep dasar geoteknik dan siklus air. Dalam dunia teknik sipil, pemahaman mengenai karakteristik tanah dan perilaku air sangat penting karena keduanya berpengaruh langsung terhadap perencanaan dan pelaksanaan berbagai jenis konstruksi, mulai dari bangunan gedung hingga infrastruktur jalan dan bendungan.
Baca juga: AgroBot Feed: Robot Pemberi Pakan Sapi Otomatis Inovasi Mahasiswa Teknokrat untuk Peternakan 2026
Melalui mata kuliah Mekanika Tanah, mahasiswa mempelajari sifat fisik dan mekanik tanah, seperti jenis-jenis tanah, kepadatan, permeabilitas, serta daya dukung tanah. Sementara itu, mata kuliah Hidrologi membahas tentang pergerakan air di alam, termasuk proses hujan, infiltrasi, aliran permukaan, dan aliran air tanah. Kedua mata kuliah tersebut saling berkaitan dan menjadi dasar penting dalam perencanaan teknik sipil yang aman dan berkelanjutan.
Maket yang dibuat oleh mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia menampilkan lapisan-lapisan tanah secara berurutan, mulai dari tanah penutup (top soil), tanah lempung, pasir, hingga lapisan batuan dasar. Setiap lapisan dibuat dengan warna dan tekstur yang berbeda untuk memudahkan identifikasi serta memberikan gambaran nyata mengenai struktur tanah di bawah permukaan. Selain itu, maket juga dilengkapi dengan simulasi proses hidrologi, seperti air hujan yang meresap ke dalam tanah (infiltrasi), aliran air tanah, serta limpasan permukaan (runoff).
Kegiatan Academic Expo Seminar dan Tryout 2026 menjadi wadah strategis bagi Universitas Teknokrat Indonesia dalam menampilkan kualitas pembelajaran yang berbasis praktik dan inovasi. Pameran maket ini menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya dibekali teori di dalam kelas, tetapi juga didorong untuk menghasilkan karya nyata yang memiliki nilai edukasi dan aplikatif.
Melalui pembuatan maket lapisan tanah dan proses hidrologi ini, mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia diharapkan mampu meningkatkan pemahaman akademik, keterampilan kerja tim, serta kemampuan komunikasi. Karya ini sekaligus mencerminkan komitmen Universitas Teknokrat Indonesia dalam mencetak lulusan teknik sipil yang kompeten, inovatif, dan siap berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.

Apresiasi dari Rektor Universitas Teknokrat Indonesia
Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr. HM Nasrullah Yusuf, SE., MBA. memberikan apresiasi tinggi atas kreativitas dan kerja keras mahasiswa beserta dosen pembimbing dalam merancang dan menampilkan berbagai maket rekayasa teknik sipil pada Expo Akademik Teknokrat 2026. Maket-maket tersebut dinilai mampu merepresentasikan konsep akademik secara visual, edukatif, dan mudah dipahami oleh masyarakat.
“Kami mengapresiasi karya maket yang ditampilkan mahasiswa karena mampu menerjemahkan teori teknik sipil yang kompleks menjadi media pembelajaran yang aplikatif. Maket lapisan tanah dan proses hidrologi ini menunjukkan kualitas pembelajaran yang kuat dan berbasis praktik,” ujar Rektor.
Rektor menegaskan bahwa pembuatan maket sebagai media akademik merupakan bagian penting dalam membangun pemahaman konseptual, kreativitas, serta kemampuan analisis mahasiswa. Ia berharap karya-karya tersebut dapat terus dikembangkan sebagai sarana pembelajaran dan edukasi, baik di lingkungan kampus maupun untuk masyarakat luas.
Dengan ditampilkannya maket rekayasa infrastruktur tersebut, Universitas Teknokrat Indonesia kembali menegaskan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang unggul dalam pembelajaran berbasis praktik, inovasi akademik, serta pengembangan sumber daya manusia di bidang keteknikan.
Adapun Universitas Teknokrat Indonesia mengusung konsep Kampus Inovatif, Berdampak, dan Berkelanjutan (KIBB) menekankan peran perguruan tinggi sebagai agen perubahan yang kreatif, relevan, dan berwawasan lingkungan. Kampus fokus pada penelitian aplikatif, pemecahan masalah masyarakat (sosial, ekonomi, teknologi), serta menjaga keberlanjutan kualitas pendidikan, riset, dan pengabdian, seperti yang diterapkan di Universitas Teknokrat Indonesia dan inisiatif Kampus Berdampak Kemdiktisaintek. Program ini merupakan kelanjutan dari Kampus Merdeka yang bertujuan agar perguruan tinggi menjadi pusat solusi bagi permasalahan kompleks di masyarakat.
<span;>kampus terbaik di Lampung










