Bandar Lampost.co (Lampost.co)—-Sebagai bentuk komitmen nyata dalam berbagi dan membantu sesama, Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) Kampus Terbaik di Lampung kembali menyalurkan zakat mal kepada sejumlah panti asuhan di wilayah Bandar Lampung, Sabtu, 14 Maret 2026.
Salah satunya Panti Asuhan Al Banat pimpinan Nur Sa’adah. Penyerahan bantuan ini dipimpin langsung oleh Ketua Yayasan Teknokrat Dewi Sukmasari SE MSA CA Ak.
Tahun ini, total zakat mal yang diserahkan terdiri dari kebutuhan pokok yang sangat signifikan, yakni beras sebanyak 2.275 kg, telur sebanyak 130 karpet, dan mi instan sebanyak 130 dus.
Baca juga: Universitas Teknokrat Indonesia Salurkan Zakat ke Panti Asuhan Jabal Nur Pimpinan Siti Aisyah
Dalam sambutannya, Dewi Sukmasari menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan kampus sebagai wujud tanggung jawab sosial dan ketaatan dalam menjalankan kewajiban agama.
Ia mengatakan, Teknokrat berkomitmen untuk terus membantu panti-panti asuhan di Lampung. Ini adalah amanah yang rutin dilaksanakan setiap tahunnya.
”Kami juga memohon doa dari para pengurus dan anak-anak panti agar Universitas Teknokrat Indonesia semakin eksis, terus berkembang, dan memberikan manfaat luas bagi pendidikan di Indonesia,” ujarnya.
Merespons bantuan tersebut, perwakilan pimpinan panti asuhan menyampaikan rasa syukur yang mendalam.
Mereka menyatakan bahwa bantuan ini sangat berarti bagi operasional harian dan kesejahteraan anak-anak asuh.
Mereka berterima kasih atas kepedulian yang terus konsisten diberikan oleh Universitas Teknokrat Indonesia.
Bantuan ini merupakan berkah besar dan mendoakan agar Teknokrat semakin eksis, terus berkembang pesat, dan benar-benar menjadi kampus elit yang membanggakan di tingkat nasional maupun internasional di ASEAN.
Kontribusi Terhadap SDGs
Aksi sosial ini selaras dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.
Secara spesifik, kegiatan ini mendukung SDGs Poin 1 (Tanpa Kemiskinan) dan SDGs Poin 2 (Tanpa Kelaparan) melalui penyediaan akses pangan bagi kelompok masyarakat rentan.
Selain itu, inisiatif ini memperkuat kemitraan antara lembaga pendidikan dan komunitas lokal dalam meningkatkan kesejahteraan sosial.






