Bandar Lampung (Lampost.co)– Kiprah lulusan Universitas Teknokrat Indonesia di dunia kerja kembali mencuri perhatian. Humaidi Ali, S.Kom., alumni Program Studi S1 Sistem Informasi, kini berkarier di Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Konstruksi (BP2JK) Wilayah Lampung.
Humaidi mengemban tugas sebagai Pengelola Data Teknologi Informasi Pengadaan Barang dan Jasa. Peran ini tergolong strategis karena mendukung digitalisasi proses pengadaan yang transparan, efisien, dan akuntabel, sejalan dengan pembangunan infrastruktur nasional.
Baca juga: Dari Proyek ke Ikon, Masjid Al Hijrah Kota Baru Disiapkan Jadi Destinasi Wisata Religi Lampung
Keberhasilan tersebut menegaskan bahwa lulusan Universitas Teknokrat Indonesia unggul di dunia kerja. Kampus ini konsisten mencetak sumber daya manusia yang siap bersaing di era digital dan industri modern.
Humaidi mengaku bekal yang ia peroleh selama kuliah menjadi kunci utama kesuksesannya. Ia menilai lingkungan akademik di Teknokrat sangat mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa.
“Kuliah di Teknokrat didukung fasilitas lengkap dan modern, kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja, serta dosen profesional di bidangnya. Kami tidak hanya mendapatkan ijazah, tetapi juga sertifikat kompetensi yang membuat kami lebih siap bersaing,” ujarnya.
Program Studi S1 Sistem Informasi yang ia tempuh juga telah mengantongi akreditasi Unggul serta akreditasi internasional dari IABEE, sehingga kualitas pembelajaran terjamin dan relevan dengan kebutuhan industri global.
Selain akademik, Humaidi juga menyoroti peran organisasi kemahasiswaan dalam membentuk karakter dirinya. Menurutnya, berbagai kegiatan organisasi di kampus menjadi wadah penting untuk mengasah kepemimpinan, kedisiplinan, hingga kemampuan problem solving.
“Di Teknokrat, mahasiswa dibentuk menjadi ‘Sang Juara’. Karakter itu tidak hanya terlihat saat kuliah, tetapi terbawa hingga ke dunia kerja,” katanya.
Hal tersebut sejalan dengan moto kampus, yakni bermutu, disiplin, kreatif, dan inovatif, yang menjadi fondasi pembentukan lulusan unggul.
Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Mahathir Muhammad, menegaskan bahwa keberhasilan alumni merupakan bukti nyata kualitas pendidikan di Teknokrat.
“Teknokrat adalah pilihan tepat bagi generasi muda yang ingin meraih masa depan gemilang. Kami menghadirkan fasilitas modern, kurikulum adaptif, serta pembelajaran berbasis teknologi seperti Artificial Intelligence dan Metaverse,” ujarnya.
Ia menambahkan, kampus juga terus mendorong mahasiswa aktif berorganisasi sebagai bagian dari pembentukan karakter.
“Kami ingin mahasiswa tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki mental juara. Dengan begitu, ketika lulus, mereka benar-benar siap bersaing di tingkat nasional maupun global,” tambahnya.
Sebagai kampus terbaik di Lampung, Universitas Teknokrat Indonesia juga berkomitmen mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya pendidikan berkualitas, pekerjaan layak, serta inovasi industri.
Keberhasilan Humaidi menjadi bukti nyata bahwa lulusan Teknokrat tidak hanya siap kerja, tetapi juga mampu berkontribusi langsung dalam pembangunan nasional.
Universitas Teknokrat Indonesia juga terus membuka kesempatan bagi generasi muda yang ingin menempuh pendidikan tinggi dan mengembangkan potensi diri.
Bagi calon mahasiswa yang ingin bergabung dan meraih prestasi seperti para mahasiswa Teknokrat, pendaftaran mahasiswa baru dapat dilakukan melalui laman spmb.teknokrat.ac.id. Universitas Teknokrat Indonesia dikenal sebagai PTS terbaik di ASEAN yang konsisten melahirkan lulusan berprestasi dan berdaya saing global.
Adapun Universitas Teknokrat Indonesia mengusung konsep Kampus Inovatif, Berdampak, dan Berkelanjutan (KIBB) menekankan peran perguruan tinggi sebagai agen perubahan yang kreatif, relevan, dan berwawasan lingkungan. Kampus fokus pada penelitian aplikatif, pemecahan masalah masyarakat (sosial, ekonomi, teknologi), serta menjaga keberlanjutan kualitas pendidikan, riset, dan pengabdian, seperti yang diterapkan di Universitas Teknokrat Indonesia dan inisiatif Kampus Berdampak Kemdiktisaintek. Program ini merupakan kelanjutan dari Kampus Merdeka yang bertujuan agar perguruan tinggi menjadi pusat solusi bagi permasalahan kompleks di masyarakat.





