Bandar Lampung (Lampost.co)– Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) mengawali tahun 2026 dengan torehan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Berdasarkan rilis terbaru Webometrics Ranking of World Universities 2026, kampus yang dikenal dengan julukan Kampus Sang Juara ini berhasil menempati jajaran teratas perguruan tinggi terbaik di Indonesia
Dalam pemeringkatan tersebut, Universitas Teknokrat Indonesia mencatatkan capaian impresif pada tiga kategori utama. UTI meraih peringkat pertama nasional PTN/PTS pada kategori Openness Rank, peringkat kedua nasional PTN/PTS pada kategori Impact Rank, serta masuk 20 besar perguruan tinggi swasta terbaik di Indonesia.
Baca juga: Robot WALL·E Karya Mahasiswa Teknik Elektro Teknokrat Curi Perhatian
Prestasi paling menonjol diraih pada kategori Openness Rank, di mana Universitas Teknokrat Indonesia sukses menduduki posisi puncak nasional. Capaian ini menempatkan Teknokrat melampaui sejumlah perguruan tinggi ternama seperti IPB University, Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Indonesia (UI), Universitas Brawijaya, hingga Institut Teknologi Bandung (ITB).
Sementara itu, pada kategori Impact Rank, Teknokrat kembali menunjukkan pengaruh dan visibilitas digital yang kuat dengan menempati posisi kedua nasional, tepat di bawah Universitas Indonesia dan berada di atas sejumlah kampus besar lainnya, seperti Telkom University dan Universitas Lampung (Unila).
Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr. HM Nasrullah Yusuf, SE., MBA. mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas capaian tersebut. Ia menilai prestasi ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh sivitas akademika dalam membangun budaya akademik yang transparan dan berdampak luas.
“Kami bersyukur atas hasil pemeringkatan Webometrics di awal 2026 ini. Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, riset, dan lulusan agar memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Sebagai informasi, Webometrics merupakan sistem pemeringkatan universitas dunia yang menilai institusi pendidikan tinggi berdasarkan tiga indikator utama, yakni Visibility atau Impact, Transparency atau Openness, serta Excellence yang berkaitan dengan publikasi ilmiah paling banyak dikutip. Keberhasilan Universitas Teknokrat Indonesia pada kategori Openness dan Impact menunjukkan kuatnya kontribusi serta pengakuan global terhadap karya akademik dan informasi digital yang dihasilkan kampus tersebut.
Adapun Universitas Teknokrat Indonesia mengusung konsep Kampus Inovatif, Berdampak, dan Berkelanjutan (KIBB) menekankan peran perguruan tinggi sebagai agen perubahan yang kreatif, relevan, dan berwawasan lingkungan. Kampus fokus pada penelitian aplikatif, pemecahan masalah masyarakat (sosial, ekonomi, teknologi), serta menjaga keberlanjutan kualitas pendidikan, riset, dan pengabdian, seperti yang diterapkan di Universitas Teknokrat Indonesia dan inisiatif Kampus Berdampak Kemdiktisaintek. Program ini merupakan kelanjutan dari Kampus Merdeka yang bertujuan agar perguruan tinggi menjadi pusat solusi bagi permasalahan kompleks di masyarakat.










