Bandar Lampung (Lampost.co)— Program Studi Magister Bahasa Inggris Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan agenda Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam Pengembangan Bahan Ajar Bahasa Inggris Kontekstual untuk Siswa Sekolah Dasar. Kegiatan ini diselenggarakan pada pukul 08.00–12.00 WIB bertempat di SDN 2 Merak Batin, Kecamatan Natar.
Kegiatan PKM ini diikuti oleh 60 peserta yang terdiri atas kepala sekolah dasar dan guru Bahasa Inggris SD se-Kecamatan Natar. Agenda ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pendidik dalam memanfaatkan teknologi AI secara pedagogis dan kontekstual, khususnya dalam pengembangan bahan ajar Bahasa Inggris yang sesuai dengan karakteristik peserta didik sekolah dasar.
Baca juga: Dosen Universitas Teknokrat Indonesia Raih Gelar Doktor Cumlaude di Unair
Sebagai pemateri utama, Dr. Afrianto, M.Hum., memaparkan materi bertajuk Tools AI bagi Pembelajaran Bahasa Inggris SD. Dalam paparannya, Dr. Afrianto menjelaskan berbagai platform dan aplikasi berbasis AI yang dapat digunakan guru untuk merancang materi ajar yang interaktif, kontekstual, dan selaras dengan kebutuhan pembelajaran abad ke-21, tanpa mengabaikan aspek etika dan pedagogi.
Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Rini Hartati, M.Pd., selaku Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) SD Kecamatan Natar. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas inisiatif Program Studi Magister Bahasa Inggris UTI yang telah menghadirkan kegiatan penguatan kapasitas guru berbasis teknologi, sekaligus mendorong kolaborasi berkelanjutan antara perguruan tinggi dan sekolah dasar.

Pada kesempatan yang sama, Dr. Laila Ulsi Qodriani turut melakukan sosialisasi Program Studi Magister Bahasa Inggris Universitas Teknokrat Indonesia, dengan memperkenalkan visi keilmuan, konsentrasi studi, serta kontribusi program studi dalam pengembangan pendidikan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat, khususnya di bidang Bahasa Inggris dan teknologi pendidikan.
Apresiasi juga disampaikan oleh Dr. H.M. Nasrullah Yusuf, SE., M.B.A., selaku Rektor Universitas Teknokrat Indonesia. Dalam pernyataannya, beliau menegaskan bahwa kegiatan PKM ini merupakan bentuk nyata komitmen UTI dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dasar melalui inovasi teknologi, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam menjawab tantangan transformasi digital di bidang pendidikan.
Melalui kegiatan ini, Program Studi Magister Bahasa Inggris UTI berharap para kepala sekolah dan guru Bahasa Inggris SD dapat mengimplementasikan pemanfaatan AI secara kreatif, etis, dan kontekstual dalam proses pembelajaran, sehingga mampu meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Inggris di sekolah dasar secara berkelanjutan.
Adapun Universitas Teknokrat Indonesia mengusung konsep Kampus Inovatif, Berdampak, dan Berkelanjutan (KIBB) menekankan peran perguruan tinggi sebagai agen perubahan yang kreatif, relevan, dan berwawasan lingkungan. Kampus fokus pada penelitian aplikatif, pemecahan masalah masyarakat (sosial, ekonomi, teknologi), serta menjaga keberlanjutan kualitas pendidikan, riset, dan pengabdian, seperti yang diterapkan di Universitas Teknokrat Indonesia dan inisiatif Kampus Berdampak Kemdiktisaintek. Program ini merupakan kelanjutan dari Kampus Merdeka yang bertujuan agar perguruan tinggi menjadi pusat solusi bagi permasalahan kompleks di masyarakat.










