BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) – Universitas Teknokrat Indonesia (UTI), kampus terbaik di Lampung terus memperkuat langkahnya menuju panggung internasional. Kali ini, Program Magister Bahasa Inggris (MBI) UTI menggelar diskusi intensif guna menginisiasi kerja sama strategis dengan program Master in Science Technology Integrated Language Learning (MscTILS) dari Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah (UMPSA).
Pertemuan tersebut berfokus pada rancangan kerja sama akademis yang komprehensif, mulai dari program gelar ganda (dual degree), mobilitas mahasiswa, hingga kolaborasi riset internasional.
Penyelarasan Kurikulum dan Dual Degree
Adanya kesamaan visi dan struktur program antara MBI UTI dan MScTILS UMPSA membuka peluang besar bagi implementasi program Dual Degree dan Credit Mobility (transfer kredit) antar-kedua universitas. Sebagai tindak lanjut, kedua belah pihak kini tengah melakukan pemetaan kurikulum secara mendalam, khususnya pada fokus Pendidikan Bahasa Inggris. Selain itu, penyusunan regulasi mengenai konversi SKS, batasan minimal kredit, dan penyelarasan sistem penilaian juga sedang dimatangkan.
Jalur Khusus Lulusan UTI ke Malaysia
Kerja sama ini juga membuka karpet merah bagi para alumni program sarjana (S1) Pendidikan Bahasa Inggris UTI. UMPSA memberikan kesempatan bagi lulusan terbaik UTI untuk melanjutkan studi magister ke program MScTILS di Malaysia berdasarkan kriteria seleksi yang disepakati, seperti standar minimal IPK dan kemampuan bahasa Inggris.
Menariknya, kedua institusi merencanakan implementasi moda pembelajaran berbasis 100 persen daring (online) pada tahun 2027 mendatang. Skema ini dirancang agar mahasiswa UTI tetap dapat menempuh pendidikan berstandar internasional dari negara asal mereka tanpa harus terkendala jarak.
Program Summer School dan Edutourism
Tidak hanya program bergelar, kolaborasi ini juga menyasar program mobilitas pendek non-kredit (inbound mobility). UMPSA berkomitmen mengembangkan paket program summer school atau edutourism berdurasi satu hingga dua minggu. Program ini nantinya akan menggabungkan mahasiswa UTI dengan mahasiswa di Malaysia dalam berbagai aktivitas akademik dan kebudayaan di sekolah lokal maupun lingkungan kampus UMPSA.
Penguatan Riset Melalui Matching Grant
Di sektor penelitan, Universitas Teknokrat Indonesia dan UMPSA sepakat untuk memacu produktivitas riset di tingkat global. UTI tengah menyiapkan proposal penelitian singkat yang mencakup topik, anggota tim, serta target luaran untuk diintegrasikan dengan klaster riset di UMPSA. Sinergi ini juga membuka peluang pendanaan bersama melalui skema hibah matching grant internasional, dengan menetapkan penulis utama (lead author) dari kedua belah pihak.
Inisiasi ini diharapkan dapat semakin mengukuhkan posisi Universitas Teknokrat Indonesia sebagai “Kampus Hijau Sang Juara” yang adaptif terhadap perkembangan teknologi digital dan konsisten melahirkan generasi unggul berdaya saing global.
Melalui semangat organisasi yang mengusung jargon Sang Juara, Universitas Teknokrat Indonesia terus menegaskan komitmen jangka panjangnya untuk memfasilitasi serta mendukung penuh pengembangan bakat digital mahasiswa. Hal ini diwujudkan melalui penguatan ekosistem laboratorium, kurikulum yang adaptif, hingga dukungan finansial untuk mendelegasikan mahasiswa ke berbagai kompetisi strategis, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Bagi masyarakat dan calon mahasiswa baru yang ingin menjadi lulusan siap kerja dan berdaya saing global, Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) kini telah resmi membuka pendaftaran mahasiswa baru. Proses pendaftaran dapat diakses secara praktis melalui laman resmi di spmb.teknokrat.ac.id.









