Bandar Lampung (Lampost.co)– Program Kampus Ramadan (Karama) XV yang digelar Ma’had Al Jami’ah UIN Raden Intan Lampung resmi ditutup pada momentum malam Nuzulul Quran, Jumat (6/3/2026), di Masjid Safinatul Ulum.
Penutupan kegiatan yang berlangsung selama 18 hari itu dipimpin Wakil Rektor II, Safari, mewakili Rektor. Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya membangun kebiasaan positif ala santri sebagai bekal kehidupan akademik dan spiritual.
Baca juga: Statuta Baru UIN RIL Segera Disahkan, Harmonisasi Libatkan Sejumlah Kementerian
Safari mengajak para mahasantri menjadikan membaca dan belajar sebagai tradisi harian. Ia menilai, kedekatan dengan masjid dan budaya keilmuan merupakan ciri utama yang harus terus dirawat.
“Tradisi santri itu belajar dan membaca. Lingkungannya juga dekat dengan masjid. Ini yang harus terus dibangun,” ujarnya.
Ia juga menegaskan pentingnya pembentukan akhlakul karimah sebagai fondasi utama, seiring dengan penguatan budaya pesantren di lingkungan kampus.
Sementara itu, Mudir Ma’had Al Jami’ah, Ahmad Basyori, menyebut Karama XV menjadi bagian dari ikhtiar memakmurkan masjid sekaligus membina spiritualitas mahasiswa selama Ramadan.

“Kegiatan ini bertujuan menghadirkan semangat ibadah dan menjadikan masjid sebagai pusat aktivitas keimanan,” katanya.
Program Karama XV yang mengusung tema “Restart Iman, Upgrade Amal” berlangsung sejak 19 Februari hingga 10 Maret 2026. Selama pelaksanaan, berbagai kegiatan digelar, mulai dari tadarus Al-Qur’an, salat tarawih berjamaah, kajian kitab, hingga daurah Al-Qur’an dan tahajud.
Sebagai bentuk apresiasi, panitia juga memberikan penghargaan kepada mahasantri berprestasi dalam berbagai kategori, seperti tadarus terbanyak, kultum terbaik, imam dan bilal terbaik, hingga santri teladan dan karya kreatif.
Menariknya, salah satu pengurus Ma’had, Nur Zamro’atus Solehah, yang juga mahasiswa pascasarjana, berhasil mengkhatamkan 15 juz Al-Qur’an selama program berlangsung.
Penutupan Karama XV tidak hanya menjadi akhir rangkaian kegiatan, tetapi juga penegasan komitmen UIN Raden Intan Lampung dalam membentuk generasi yang unggul secara intelektual sekaligus kuat dalam spiritualitas dan karakter Islami.






