{"id":3898,"date":"2022-03-22T11:00:22","date_gmt":"2022-03-22T11:00:22","guid":{"rendered":"http:\/\/microsite.lampost.co\/universitaslampung\/?p=3898"},"modified":"2022-03-22T11:00:22","modified_gmt":"2022-03-22T11:00:22","slug":"unila-konsolidasi-peningkatan-pemeringkatan-kampus","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampost.co\/microweb\/universitaslampung\/2022\/03\/22\/unila-konsolidasi-peningkatan-pemeringkatan-kampus\/","title":{"rendered":"Unila Konsolidasi Peningkatan Pemeringkatan Kampus"},"content":{"rendered":"<p>\t\t\t\tUnila (Lampost.co)&#8211;Kualitas perguruan tinggi saat ini dapat terukur melalui berbagai program pemeringkatan\/<em>benchmark<\/em>. Untuk meraih nilai\u00a0<em>benchmark<\/em>\u00a0lebih baik, Universitas Lampung (<a href=\"https:\/\/unila.ac.id\/\">Unila<\/a>) mengonsolidasi seluruh elemen kampus.<\/p>\n<p>Konsolidasi peningkatan dilakukan melalui kegiatan Sosialisasi Pemeringkatan Universitas Lampung pada\u00a0<em>World Class University<\/em>\u00a0(QS dan\u00a0<em>THE World University Rankings<\/em>),\u00a0<em>Webometrics<\/em>, dan 8 kriteria atau Indikator Kinerja Utama (IKU) Tahun 2022.<\/p>\n<p>Sosialisasi yang dibuka Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja sama, dan\u00a0<a href=\"https:\/\/tik.unila.ac.id\/\">TIK<\/a>\u00a0Unila Prof. Ir. Suharso, Ph.D., ini berlangsung hibrid secara\u00a0<em>offline<\/em>\u00a0di ruang sidang utama lantai dua Rektorat dan secara\u00a0<em>online<\/em>\u00a0via Zoom, Selasa, 22 Maret 2022.<\/p>\n<p>Kegiatan diikuti Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Prof. Dr. dr. Asep Sukohar, M.Kes., dekan\/direktur pascasarjana, kepala biro, ketua lembaga, kepala UPT, ketua tim WCU QS, ketua tim WCU THE, ketua tim\u00a0<em>Webometrics,<\/em>\u00a0dan ketua tim 8 IKU.<\/p>\n<p>Pada pertemuan tersebut masing-masing ketua tim menyampaikan materi progres program pelaksanaan pemeringkatan. Pemaparan diawali Dr. Ir. Paul Benyamin Timotiwu, M.S., selaku Ketua Tim WCU QS.<\/p>\n<p>Ia menjabarkan, berbagai indikator pengukuran yang digunakan QS meliputi reputasi akademik (40%), reputasi pemberi kerja (10%), rasio fakultas\/siswa (20%), sitasi per fakultas (20%), rasio mahasiswa internasional (5%), dan rasio staf internasional (5%).<\/p>\n<p>Dalam rangka memenuhi kriteria tersebut, tim WCU QS sudah melakukan berbagai upaya mulai dari mengadakan pembicaraan dengan pihak QS perwakilan Asia Tenggara, mengirimkan data awal untuk QS Asia Ranking, hingga sosialisasi perankingan QS dengan UNS.<\/p>\n<p>\u201cTim juga sudah membuat beberapa rencana kegiatan di antaranya\u00a0<em>international branding,\u00a0<\/em>berpartisipasi pada konferensi,<em>\u00a0workshop<\/em>, seminar, maupun pameran WCU yang diselenggarakan QS, akreditasi internasional program studi, serta memfasilitasi keterlibatan dosen dalam organisasi bereputasi internasional,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Pada bagian lain, Unang Mulkhan, Ph.D., selaku Ketua Tim\u00a0<em>Times Higher Education<\/em>\u00a0memaparkan, THE merupakan ragam perankingan lain yang diakui secara internasional dengan menilai beberapa indikator yaitu\u00a0<em>teaching<\/em>\u00a030%,\u00a0<em>research<\/em>\u00a030%,\u00a0<em>citation<\/em>\u00a030%,\u00a0<em>international outlook<\/em>\u00a07.5%, dan\u00a0<em>industry income<\/em>\u00a02.5%.<\/p>\n<p>\u201cIndikator yang digunakan pada pemeringkatan THE sangat berkaitan dengan kriteria penilaian lain seperti\u00a0<em>Quacquarelli Symonds<\/em>\u00a0(<em>QS<\/em>),\u00a0<em>Webometrics<\/em>, dan 8 IKU,\u201d paparnya.<\/p>\n<p>Sementara pembahasan dan strategi mengenai progres program pemeringkatan<em>\u00a0Webometrics<\/em>\u00a0disampaikan oleh Harno, S.I.Kom., dan pencapaian 8 IKU oleh Prof. Dr. Buhani, M.Si.<\/p>\n<p>Usai pemaparan masing-masing ketua program, agenda dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Pada pertemuan itu Prof. Suharso meminta setiap unit kerja semisal program studi, jurusan, maupun fakultas, membuat tim kerja yang mengawal pemenuhan data dukung berbagai item pada matriks pemeringkatan universitas.<\/p>\n<p>\u201cApa yang dilakukan ketua tim adalah membagi program kerja di tingkat jurusan sehingga berdampak pada indikator pemeringkatan,\u201d katanya. [Humas]\t\t<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Unila (Lampost.co)&#8211;Kualitas perguruan tinggi saat ini dapat terukur melalui berbagai program pemeringkatan\/benchmark. Untuk meraih nilai\u00a0benchmark\u00a0lebih baik, Universitas Lampung (Unila) mengonsolidasi seluruh elemen kampus. Konsolidasi peningkatan dilakukan melalui kegiatan Sosialisasi Pemeringkatan Universitas Lampung pada\u00a0World Class University\u00a0(QS dan\u00a0THE World University Rankings),\u00a0Webometrics, dan 8 kriteria atau Indikator Kinerja Utama (IKU) Tahun 2022. Sosialisasi yang dibuka Wakil Rektor Bidang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":3899,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"0","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending"},"jnews_primary_category":{"id":""},"jnews_social_meta":{"fb_title":"","fb_description":"","fb_image":"","twitter_title":"","twitter_description":"","twitter_image":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"footnotes":""},"categories":[2,3],"tags":[360,6],"class_list":["post-3898","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-terkini","category-headline","tag-pemeringkatan-kampus","tag-unila"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampost.co\/microweb\/universitaslampung\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3898","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampost.co\/microweb\/universitaslampung\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampost.co\/microweb\/universitaslampung\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampost.co\/microweb\/universitaslampung\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampost.co\/microweb\/universitaslampung\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3898"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lampost.co\/microweb\/universitaslampung\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3898\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampost.co\/microweb\/universitaslampung\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampost.co\/microweb\/universitaslampung\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3898"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampost.co\/microweb\/universitaslampung\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3898"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampost.co\/microweb\/universitaslampung\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3898"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}