Bandar Lampung (Lampost.co) — Pengelola ruas Tol Bakauheni–Terbanggi Besar memprediksi volume kendaraan selama arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 sedikit menurun.
Direktur Utama PT Bakauheni Terbanggi Besar Tol I Wayan Mandia menyampaikan prediksi tersebut berdasarkan data pergerakan masyarakat nasional.
Data kepolisian menunjukkan sekitar 143,9 juta pergerakan masyarakat selama periode mudik Idulfitri 1447 Hijriah.
Jumlah tersebut turun sekitar 1,75 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Penurunan pergerakan masyarakat berpotensi mempengaruhi volume kendaraan ruas Tol Bakauheni–Terbanggi Besar.
“Penurunan pergerakan masyarakat nasional berpotensi mempengaruhi lalu lintas kendaraan ruas Tol Bakauheni–Terbanggi Besar,” kata Wayan, Kamis, 12 Maret 2026.
Pengelola tol memprediksi arus mudik Lebaran berlangsung pada 14–19 Maret 2026.
Pengelola tol memperkirakan puncak arus balik terjadi pada 24–25 Maret serta 28–29 Maret 2026.
Sebagai perbandingan, sebanyak 1.005.654 kendaraan melintas ruas Tol Bakauheni–Terbanggi Besar selama angkutan Lebaran 2025.
Angka tersebut turun sekitar 0,06 persen dibandingkan periode Lebaran 2024.
Meski begitu, pengelola tol menyiapkan berbagai langkah untuk mengantisipasi potensi kepadatan kendaraan.
Pengelola tol menyiapkan strategi pengaturan lalu lintas menuju kawasan Pelabuhan Bakauheni.
Pengelola tol akan menerapkan delay system melalui beberapa rest area sebagai lokasi penahanan sementara kendaraan.
Rest area tersebut berada pada KM 87, KM 49, KM 33, dan KM 20.
Kurangi Tumpukan
Pengaturan tersebut bertujuan mengendalikan arus kendaraan agar tidak terjadi penumpukan menuju kawasan pelabuhan.
Pengelola tol juga memastikan kesiapan operasional jalan tol menjelang masa mudik Lebaran.
Tingkat kesiapan operasional ruas Tol Bakauheni–Terbanggi Besar mencapai 99,9 persen hingga H-11 Lebaran.
Pengelola tol telah menyelesaikan seluruh pekerjaan perbaikan mayor ruas tol tersebut.
Pihaknya menyiagakan tim pothole serta menyediakan stok material coldmix.
Mereka juga membentuk taskforce penanganan genangan dan aquaplaning pada sejumlah titik rawan.
Pengelola tol menegaskan komitmen menjaga kelancaran, keamanan, dan kenyamanan perjalanan masyarakat selama mudik dan arus balik Lebaran.







