• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Sabtu, 06/12/2025 16:42
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Nasional

Akses PPG untuk Semua Guru Agama tanpa Kecuali Pengecualian

Kemenag memastikan seluruh guru lintas agama memperoleh kesempatan setara untuk meningkatkan kompetensi.

Muharram Candra LuginabyMuharram Candra Lugina
23/11/25 - 23:47
in Nasional
A A
Akses PPG untuk Semua Guru Agama tanpa Kecuali Pengecualian

Menteri Agama Nasaruddin Umar. (kemenag.go.id)

Jakarta (Lampost.co) — Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menegaskan akses pendidikan profesi guru (PPG) kini terbuka bagi seluruh guru agama. Program ini tidak lagi hanya bagi guru agama Islam, tetapi juga untuk guru Protestan, Katolik, Hindu, dan Buddha.

Poin Penting:

  • Kemenag membuka akses PPG untuk seluruh guru lintas agama.

  • Peserta PPG 2025 melonjak menjadi 206.411 guru.

  • Pemerintah menaikkan tunjangan profesi 227.147 guru non-PNS.

Kebijakan itu disampaikan Menag saat peringatan Hari Guru Nasional (HGN) di Kementerian Agama, Jakarta, Minggu, 23 November 2025. Ia menegaskan perluasan akses PPG menjadi langkah penting menghapus disparitas kompetensi dan kesejahteraan antarguru agama.

“Selama ini PPG hanya bagi guru-guru agama Islam. Sekarang kita berikan juga kepada guru Protestan, Katolik, Hindu, dan Buddha. Semua kita fasilitasi,” ujar Menag.

Akses PPG Melonjak 700 Persen pada 2025

Menag menjelaskan pada 2025 akses PPG mengalami lonjakan signifikan. Program itu meningkat hingga 700 persen, jauh melampaui tren sebelumnya yang hanya naik 20—30 persen per tahun.

Saat ini lebih dari 102.000 guru madrasah dan guru pendidikan agama sedang mengikuti proses PPG. Total peserta PPG sepanjang 2025 mencapai 206.411 guru, naik drastis dari 29.933 peserta pada 2024.

Selain peningkatan jumlah peserta, pemerintah juga menaikkan tunjangan profesi bagi 227.147 guru non-PNS, dari Rp1,5 juta menjadi Rp2 juta per bulan. Menurut Menag, kebijakan ini memperkuat komitmen negara untuk meningkatkan kesejahteraan pendidik agama.

“Pengembangan PPG mencapai 700 persen. Ini kenaikan paling tinggi dalam sejarah pelaksanaan PPG,” ujarnya.

Pemerintah Perluas Jalur Karier Guru Honorer

Selain membuka akses PPG, pemerintah juga memperluas jalur karier guru honorer. Dalam tiga tahun terakhir, 52.000 guru honorer berhasil menjadi PPPK, memberikan kepastian status dan peningkatan kesejahteraan.

Menag mengatakan langkah itu penting agar tidak ada diskriminasi antarguru, baik guru madrasah maupun guru sekolah umum.

“Tidak boleh ada diskriminasi. Inilah wajah Kementerian Agama sekarang,” katanya.

Perbaikan Honor Guru Madrasah

Menanggapi masih adanya guru madrasah yang menerima honor sangat rendah, Menag menjelaskan sudah mulai menjalankan sejumlah langkah perbaikan. Program Sekolah Rakyat, Sekolah Garuda, peningkatan tunjangan, dan revisi Undang-Undang Guru dan Dosen menjadi bagian dari reformasi besar sektor pendidikan agama.

Menurut Menag, harapannya revisi undang-undang mampu menghapus jarak kesejahteraan antarlembaga pendidikan, termasuk antara dosen perguruan tinggi umum dan dosen perguruan tinggi keagamaan.

“Tidak boleh ada perbedaan antara dosen perguruan tinggi umum dan dosen perguruan tinggi keagamaan, begitu juga antara guru madrasah dan guru SD. Semua adalah anak bangsa, tidak boleh ada diskriminasi,” katanya.

Tags: akses PPGguru agamaguru lintas agamaguru madrasahkesejahteraan guruMenagMenteri Agama Nasaruddin Umar. (kemenag.go.id) PPGppg 2025
ShareSendShareTweet

Berita Lainnya

Pakar IPB Sebut Kayu Besar Saat Banjir Sumatra Indikasi Vegetasi Terganggu

Pakar IPB Sebut Kayu Besar Saat Banjir Sumatra Indikasi Vegetasi Terganggu

byMuharram Candra Lugina
05/12/2025

Jakarta (Lampost.co) -- Pakar kehutanan menyoroti temuan material kayu besar di lokasi bencana yang menguatkan dugaan keterlibatan manusia. Saat terjadi...

Kemenhut Cabut 20 PBPH dengan Luas 750 Ribu Hektare di Wilayah Banjir Sumatra

Kemenhut Cabut 20 PBPH dengan Luas 750 Ribu Hektare di Wilayah Banjir Sumatra

byMuharram Candra Lugina
05/12/2025

Jakarta (Lampost.co) -- Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni bergerak tegas menangani kerusakan hutan dengan akan mencabut 20 perizinan berusaha pemanfaatan...

KLH Cabut Persetujuan Lingkungan di Zona Berisiko Bencana

KLH Cabut Persetujuan Lingkungan di Zona Berisiko Bencana

byMuharram Candra Lugina
05/12/2025

Jakarta (Lampost.co) -- Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) akan menarik semua persetujuan lingkungan di daerah rawan bencana. Kebijakan ini merespons bencana...

Berita Terbaru

ALSA Observer Unila Sukses Gelar Semnas Hukum Perbankan
Humaniora

ALSA Observer Unila Sukses Gelar Semnas Hukum Perbankan

byMuharram Candra Luginaand1 others
06/12/2025

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Asian Law Students Association (ALSA) Observer Universitas Lampung menggelar seminar nasional hukum perbankan di Fakultas Hukum...

Read moreDetails
BPBD Tanggamus cek tanggul jebol di Way Tuba, Tanggamus. (Dok BPBD)

Tanggul Sungai Jebol Sebabkan Banjir di Desa Kapuran Tanggamus

06/12/2025
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Lampung, Dr. H. Zulkarnain, M.Ag.,

Integritas dan Profesionalitas Jadi Kata Kunci Layanan Prima, Zulkarnain Tekankan kepada ASN Kemenag Pesisir Barat

06/12/2025
Pengepulan kayu minyak yang siap diantar di Sabardong, Pugung Penengahan, Kecamatan Lemong, Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung.

Masyarakat Temukan Dugaan Illegal Logging di Lemong Pesisir Barat Lampung

06/12/2025
Drawing Piala Dunia 2026: Argentina Berada di Grup Ringan, Prancis di Grup Berat

Drawing Piala Dunia 2026: Argentina Berada di Grup Ringan, Prancis di Grup Berat

06/12/2025
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.