IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Sabtu, 04/04/2026 08:15
Jendela Informasi Lampung
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Nasional

Apa Itu Pager, Alat yang Meledak Secara Massal di Lebanon

Denny ZYMedia IndonesiabyDenny ZYandMedia Indonesia
18/09/24 - 12:11
in Nasional
A A
ledakan pager

Alat komunikasi pager. (Foto: Dok. Wikipedia)

ADVERTISEMENT

Jakarta (Lampost.co) — Ledakan massal perangkat komunikasi nirkabel (pager) di Lebanon menewaskan 9 orang, termasuk seorang anak, sementara 2.750 lainnya terluka. Akibat serangan mematikan itu, Lebanon mengumumkan penutupan semua sekolah dan institusi pendidikan di seluruh negara tersebut.

Lantas apa itu pager?

Melansir website Bakti Kominfo, pager atau radio panggil adalah alat komunikasi yang populer pada 90-an. Alat ini untuk mengirim dan menerima pesan pendek. Bahkan beberapa orang menyebut alat ini dengan istilah beeper karena suara khasnya.

Pager umumnya memiliki bentuk persegi panjang dan berukuran sangat kecil. Karena ukurannya yang mungil tersebut, membawanya kemana saja cukup mudah. Pager juga memiliki layar minimalis yang berfungsi untuk menampilkan pesan. Cara kerja dari pager berdasarkan prinsip kode sinyal radio pada frekuensi tertentu yang ditransmisikan melalui suatu provider.

Baca juga: Pantau Ledakan Massal Pager di Lebanon, Pentagon: AS Tidak Terlibat

Penemua pager adalah Multitone Electronic pada 1956. Masa itu kalangan dokter di Rumah Sakit St Thomas yang sedang bertugas dalam kondisi darurat banyak menggunakan pager. Alat itu tidak hanya digunakan di area rumah sakit saja melainkan juga menyebar ke seluruh wilayah negara.

 

Sedikit Rumit

Proses pengiriman pesan menggunakan pager sedikit rumit. Sebelum mengirim pesan, Anda harus menghubungi operator pager menggunakan telepon rumah. Saat terhubung, operator akan meminta nomor ID pager yang Anda tuju. Selanjutnya operatur meminta Anda mengucapkan pesan. Setelah itu operator akan mengulangi pesan yang Anda ucapkan kemudian mengirimkan ke pager tujuan.

Awalnya pager beroperasi pada frekuensi AM, lalu beralih ke saluran FM. Dengan perubahan, penggunaan pager  bisa dari mana saja. Bahkan, sistem pager juga sempat menjadi layanan telepon lokal dan internasional sebelum adanya telepon seluler. Sayangnya, pengiriman pesan melalui pager dapat disadap oleh radio panggil lainnya. Sehingga besar kemungkinannya untuk disalahgunakan oleh pihak-pihak lain seperti agen kriminal atau hukum.

Dalam perkembangannya, pager terbagi menjadi 3 tipe yaitu radio panggil numerik, radio panggil alphanumerik, dan radio panggil alphanumerik dua arah.

 

Pager di Indonesia

Melansir Wikipedia, Pager menjadi alat yang sangat populer di Indonesia pada 1990an. Operasional pager pertama kali oleh PT Motorollain Corporation (merek dagang Starko). Dari awalnya hanya 24.000 saja pada 1992, kemudian pada 1997 menjadi 800.000 pelanggan.

Jumlah operator yang beroperasi juga meningkat, dari hanya 3 pada 1992 menjadi 75 pada 1996. Namun, seiring dengan krisis ekonomi 1997-1998 yang menerjang Indonesia dan makin populernya telepon seluler, pengguna sistem ini menurun dan banyak operatornya yang bertumbangan atau diakuisisi.

Pada 1996, operator pager ada sebanyak 75 buah di seluruh wilayah Indonesia (dan selanjutnya pada 1997 menjadi 90), namun hanya ada 10 yang mendapat izin untuk beroperasi secara nasional.

Tags: alat komunikasiINDONESIALebanonledakan pagerpager
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Kerugian yang Harus Ditanggung Amsal Sitepu

Kerugian yang Harus Ditanggung Amsal Sitepu

byMuharram Candra Luginaand1 others
03/04/2026

Jakarta (Lampost.co) -- Kasus Amsal Christy Sitepu kembali memantik perdebatan publik. Selain sorotan tidak hanya tertuju pada vonis bebas, DPR...

Intervensi Jaksa Jadi Sorotan Tajam

Intervensi Jaksa Jadi Sorotan Tajam

byMuharram Candra Luginaand2 others
03/04/2026

Jakarta (Lampost.co) -- Polemik penanganan kasus videografer Amsal Christy Sitepu kembali memantik sorotan publik. Kali ini, isu dugaan intervensi dalam...

DPR Minta Sanksi Tegas Jaksa Kasus Amsal Sitepu

DPR Minta Sanksi Tegas Jaksa Kasus Amsal Sitepu

byMuharram Candra Luginaand1 others
03/04/2026

Jakarta (Lampost.co) -- Kasus hukum yang menjerat videografer Amsal Christy Sitepu kembali memicu sorotan tajam. DPR menilai perkara ini menjadi...

Berita Terbaru

Pemprov Lampung Bangun 16 KM Ruas Rigid Beton di Lampung Tengah
Lampung

Pemprov Lampung Bangun 16 KM Ruas Rigid Beton di Lampung Tengah

byRicky Marlyand1 others
04/04/2026

Gunung Sugih (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung resmi menabuh genderang perbaikan infrastruktur jalan tahun anggaran 2026. Gubernur Lampung, Rahmat...

Read moreDetails
harga HP Tecno April 2026

Harga HP Tecno April 2026: Murah Tapi Spek Nggak Murahan

03/04/2026
planet Merkurius

Merkurius: Planet Kecil dengan Suhu Paling Ekstrem di Tata Surya

03/04/2026
Trojan Android

Ancaman di Android 2025: Trojan Perbankan Naik Drastis

03/04/2026
Kerugian yang Harus Ditanggung Amsal Sitepu

Kerugian yang Harus Ditanggung Amsal Sitepu

03/04/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.