• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Jumat, 20/02/2026 20:30
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Nasional

Apa Itu Pager, Alat yang Meledak Secara Massal di Lebanon

Denny ZYMedia IndonesiabyDenny ZYandMedia Indonesia
18/09/24 - 12:11
in Nasional
A A
ledakan pager

Alat komunikasi pager. (Foto: Dok. Wikipedia)

Jakarta (Lampost.co) — Ledakan massal perangkat komunikasi nirkabel (pager) di Lebanon menewaskan 9 orang, termasuk seorang anak, sementara 2.750 lainnya terluka. Akibat serangan mematikan itu, Lebanon mengumumkan penutupan semua sekolah dan institusi pendidikan di seluruh negara tersebut.

Lantas apa itu pager?

Melansir website Bakti Kominfo, pager atau radio panggil adalah alat komunikasi yang populer pada 90-an. Alat ini untuk mengirim dan menerima pesan pendek. Bahkan beberapa orang menyebut alat ini dengan istilah beeper karena suara khasnya.

Pager umumnya memiliki bentuk persegi panjang dan berukuran sangat kecil. Karena ukurannya yang mungil tersebut, membawanya kemana saja cukup mudah. Pager juga memiliki layar minimalis yang berfungsi untuk menampilkan pesan. Cara kerja dari pager berdasarkan prinsip kode sinyal radio pada frekuensi tertentu yang ditransmisikan melalui suatu provider.

Baca juga: Pantau Ledakan Massal Pager di Lebanon, Pentagon: AS Tidak Terlibat

Penemua pager adalah Multitone Electronic pada 1956. Masa itu kalangan dokter di Rumah Sakit St Thomas yang sedang bertugas dalam kondisi darurat banyak menggunakan pager. Alat itu tidak hanya digunakan di area rumah sakit saja melainkan juga menyebar ke seluruh wilayah negara.

 

Sedikit Rumit

Proses pengiriman pesan menggunakan pager sedikit rumit. Sebelum mengirim pesan, Anda harus menghubungi operator pager menggunakan telepon rumah. Saat terhubung, operator akan meminta nomor ID pager yang Anda tuju. Selanjutnya operatur meminta Anda mengucapkan pesan. Setelah itu operator akan mengulangi pesan yang Anda ucapkan kemudian mengirimkan ke pager tujuan.

Awalnya pager beroperasi pada frekuensi AM, lalu beralih ke saluran FM. Dengan perubahan, penggunaan pager  bisa dari mana saja. Bahkan, sistem pager juga sempat menjadi layanan telepon lokal dan internasional sebelum adanya telepon seluler. Sayangnya, pengiriman pesan melalui pager dapat disadap oleh radio panggil lainnya. Sehingga besar kemungkinannya untuk disalahgunakan oleh pihak-pihak lain seperti agen kriminal atau hukum.

Dalam perkembangannya, pager terbagi menjadi 3 tipe yaitu radio panggil numerik, radio panggil alphanumerik, dan radio panggil alphanumerik dua arah.

 

Pager di Indonesia

Melansir Wikipedia, Pager menjadi alat yang sangat populer di Indonesia pada 1990an. Operasional pager pertama kali oleh PT Motorollain Corporation (merek dagang Starko). Dari awalnya hanya 24.000 saja pada 1992, kemudian pada 1997 menjadi 800.000 pelanggan.

Jumlah operator yang beroperasi juga meningkat, dari hanya 3 pada 1992 menjadi 75 pada 1996. Namun, seiring dengan krisis ekonomi 1997-1998 yang menerjang Indonesia dan makin populernya telepon seluler, pengguna sistem ini menurun dan banyak operatornya yang bertumbangan atau diakuisisi.

Pada 1996, operator pager ada sebanyak 75 buah di seluruh wilayah Indonesia (dan selanjutnya pada 1997 menjadi 90), namun hanya ada 10 yang mendapat izin untuk beroperasi secara nasional.

Tags: alat komunikasiINDONESIALebanonledakan pagerpager
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menghadiri Lelang dan Pameran Lukisan Solo bertema "LOVE" karya pelukis Sonja Irawaty. Kegiatan tersebut berlangsung di Midaz Senayan and Golf, Jakarta, Sabtu, 14 Februari 2026. Dok MPR RI

Butuh Kepedulian Bersama Bangkitkan Semangat Penderita Kanker

byTriyadi Isworo
14/02/2026

Jakarta (Lampost.co) – Dukungan dan kepedulian masyarakat sangat dibutuhkan dalam upaya membangkitkan semangat penderita dalam berjuang melawan kanker. Hal tersebut...

Ketua MPR RI Dorong UMKM dan Pariwisata Lampung Selatan, Tol Bakter Perkuat Konektivitas

Ketua MPR RI Dorong UMKM dan Pariwisata Lampung Selatan, Tol Bakter Perkuat Konektivitas

byMustaan
13/02/2026

Lampung Selatan (lampost.co) — Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Lampung Selatan untuk meninjau perkembangan sektor...

Pembinaan Peternak Sapi Lokal untuk Perkuat Ketahanan Pangan

Pembinaan Peternak Sapi Lokal untuk Perkuat Ketahanan Pangan

byMustaan
11/02/2026

Lampung Selatan (Lampost.co) — Penguatan ketahanan pangan berbasis protein hewani terus begerak di Lampung. Salah satunya PT Juang Jaya Abdi...

Berita Terbaru

Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus saat meresmikan alat Kekuhan sebagai sistem peringatan dini terhadap bencana berbasis kearifan lokal. ANTARA
Lampung Barat

Lawan Risiko Sesar Semangko, Parosil Sebut Kekuhan Alarm Bencana Berbasis Kearifan Lokal

byDelima Napitupulu
20/02/2026

Liwa (lampost.co)--Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, menetapkan alat tradisional Kekuhan atau kentongan bambu sebagai sistem peringatan dini bencana berbasis kearifan...

Read moreDetails
Pelabuhan Bakauheni merupakan zona merah yang memerlukan atensi ekstra.Dok/Lampost.co

Waspadai Jalur Seaport Bakauheni Menjelang Mudik: Aparat Harus Waspadai Celah Kepadatan

20/02/2026
Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Lampung berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 17,29 kilogram di Exit Tol Bakauheni, Lampung Selatan, Selasa, 17 Februari 2026, dini hari.

Kurir Dijanjikan Upah Rp170 Juta untuk Bawa 17 Kilogram Sabu

20/02/2026
Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Lampung berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 17,29 kilogram di Exit Tol Bakauheni, Lampung Selatan, Selasa, 17 Februari 2026, dini hari.

Polda Lampung Gagalkan Penyelundupan 17,29 Kg Sabu di Exit Tol Bakauheni

20/02/2026
Ilustrasi

Tegaskan Bukan Sweeping, Satpol PP Fokus Monev Rumah Makan

20/02/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.