• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Rabu, 11/03/2026 11:43
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Ekonomi dan Bisnis

Branding Kawasan Pariwisata Harus Dijawab dengan Langkah Nyata

NurbyNurandLampung Post
27/07/24 - 19:04
in Ekonomi dan Bisnis, Nasional
A A
Wakil Ketua MPR

Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat. Foto:Dok/MI

ADVERTISEMENT

Jakarta (Lampost.co)— Pemanfaatan strategi komunikasi dan branding untuk memasarkan kawasan pariwisata di sejumlah daerah, seperti di Banyumas, Jawa Tengah. Ini merupakan tantangan yang harus segera terjawab dengan langkah nyata.

“Pemasaran dan branding kawasan wisata mesti berpijak pada kebanggaan dan kepedulian akan sumber daya daerah,” kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat di, Jawa Tengah, Sabtu, 27 Juli 2024.

Menurutnya, pada dasarnya perkembangan teknologi yang begitu masif menuntut adaptasi pada setiap aspek kehidupan termasuk pariwisata dan ekonomi kreatif.

Duplikasi Karya Tantangan Ekonomi Kreatif

Branding dan pemasaran destinasi kawasan pariwisata dan karya kreatif, saat ini tidak bisa lepas dari media sosial. Melalui digitalisasi, saat ini desain promosi hanya membutuhkan waktu relatif pendek. Serta lebih menarik karena intervensi kecerdasan buatan (artificial intelligence).

Menurut Rerie, kolaborasi Pentahelix yang melibatkan lima komponen penting seperti pemerintah, masyarakat, akademisi. Pelaku usaha, dan media, harus mampu terwujud dalam pengembangan pariwisata di Banyumas.

Karena, Banyumas banyak memiliki potensi daya tarik wisata dari sisi sejarah perkembangan kotanya, beragam kuliner khas. Ekonomi kreatif, serta budaya masyarakatnya.

Dengan kerja sama yang kuat dari para pemangku kepentingan yang ada. Ia meyakini Banyumas dapat menjelma menjadi daerah tujuan wisata yang mampu menarik minat wisatawan dengan beragam daya tarik yang mereka miliki.

Sektor UMKM

Inkubasi ekonomi kreatif di sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) perlu menghidupkan pusat-pusat pertumbuhan bisnis baru di daerah secara konsisten.

“Kekayaan kerajinan, fesyen dan kuliner di tanah air merupakan potensi ekonomi rakyat yang bisa menjadi pendorong. Jenis usaha itu bisa menumbuhkan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di daerah,” kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, kemarin

Berdasarkan catatan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mencatat tiga subsektor ekonomi kreatif penyumbang PDB nasional yaitu kriya, fesyen dan kuliner.

Sementara Badan Pusat Statistik (BPS) mendata kontribusi sektor ekonomi kreatif terhadap PDB nasional pada 2022 mencapai Rp1.280 triliun. Usaha rakyat tersebut juga berkontribusi dalam menyerap 17,7 persen tenaga kerja dari jumlah secara nasional.

Melihat catatan tersebut, dia menilai dorongan untuk menjalankan program inkubasi bisnis kriya, fesyen dan kuliner bagi pelaku UMKM harus konsisten.

Rerie, sapaan akrab Lestari, melanjutkan terdapat banyak peluang terbuka yang memiliki potensi bisnis dalam skala nasional hingga internasional.

Anggota Komisi X DPR dari Dapil II Jawa Tengah itu menilai besarnya peluang usaha harus seimbang dengan jumlah pelaku wirausahanya.

Bisnis di sektor ekonomi kreatif itu dengan memilih pada yang mampu mewujudkan potensi membuka lapangan kerja.

Tags: ekonomi kreatiflestari moerdijatmedia sosialPARIWISATAwakil ketua mpr ri
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Pedagang ikan

Harga Ikan di Lampung Selatan Setara Ayam

byDelima Napitupulu
10/03/2026

Bandar Lampung (lampost.co)--Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, harga komoditas perikanan di Pasar Bumi Daya, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, terpantau...

Pedagang ayam

Jelang Lebaran, Harga Ayam di Lamsel Dibanderol Rp40 Ribu per Ekor

byDelima Napitupulu
10/03/2026

Kalianda (lampost.co)--Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, harga komoditas daging ayam di Pasar Bumi Daya, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, terpantau...

Wan Jamaluddin Kembali Dilantik sebagai Rektor UIN Raden Intan Lampung

Wan Jamaluddin Kembali Dilantik sebagai Rektor UIN Raden Intan Lampung

byMustaan
10/03/2026

Bandar Lampung – Wan Jamaluddin Z kembali dipercaya memimpin UIN Raden Intan Lampung. hal itu setelah resmi dilantik oleh Nasaruddin...

Berita Terbaru

Langit mendung dan rintik hujan menyelimuti Tugu Adipura Kota Bandar Lampung. BMKG memprediksi cuaca Provinsi Lampung berawan berpotensi hujan. (Foto: Triyadi Isworo/Lampost.co)
Cuaca

Rabu, 11 Maret 2026, Lampung Berawan Waspada Potensi Hujan

byTriyadi Isworo
11/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan prakiraan cuaca harian. Rabu, 11 Maret 2026 cuaca Provinsi...

Read moreDetails
Mantan Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona menjalani sidang perdana dalam perkara korupsi SPAM Kabupaten Pesawaran di PN Tipikor Tanjung Karang, Senin, 10 Maret 2026. Foto: Lampost/Asrul Septian Malik

Dendi Ramadhona Aset atas Nama Orang Lain dari Fee Proyek

11/03/2026
Mantan Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona menjalani sidang perdana dalam perkara korupsi SPAM Kabupaten Pesawaran di PN Tipikor Tanjung Karang, Senin, 10 Maret 2026. Foto: Lampost/Asrul Septian Malik

Bupati Pesawaran Dendi Terima Rp59 Miliar Dari Proyek Dinas PUPR Sepanjang 2019–2024

11/03/2026
Mantan Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona menjalani sidang perdana dalam perkara korupsi SPAM Kabupaten Pesawaran di PN Tipikor Tanjung Karang, Senin, 10 Maret 2026. Foto: Lampost/Asrul Septian Malik

Sidang Korupsi SPAM, Dendi Ramadhona Diduga Terima Rp1,2 Miliar dari Rekanan

11/03/2026
logo Piala FA

Hasil Undian Perempat Final Piala FA 2026, Ada Big Match Man City Vs Liverpool

10/03/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.