IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Rabu, 15/04/2026 16:22
Jendela Informasi Lampung
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Nasional

Ketua PBHI Sebut Driver Ojol Dalam Rantai Kerja Perbudakan

Delima NapitupuluMedcombyDelima NapitupuluandMedcom
30/08/24 - 12:54
in Nasional
A A
driver ojol

Driver ojol menggelar aksi demonstrasi. (Medcom)

Jakarta (lampost.co)–Pengemudi ojek online unjuk rasa besar-besaran menuntut perbaikan kesejahteraan di Jakarta dan Banten, kemarin.

Ketua Perhimpunan Bantuan Hukum dan HAM Indonesia (PBHI) Julius Ibrani menilai para driver ojol berperan penting dalam roda penggerak perekonomian.

“Mobilitas pekerja maupun konsumsi rumah tangga, serta distribusi UMKM ke konsumen oleh ojol. Namun kehidupan driver ojol masih jauh dari sejahtera,” kata dia.

Julis heran dengan investasi besar mencapai triliunan rupiah pada perusahaan ojol.

Bahkan satu perusahaan mendapat modal dari BUMN, hingga triliunan. Namun, kondisi tersebut tetap tak mengubah hidup para driver ojol.

“Pengemudi ojol berada dalam rantai kerja perbudakan yang eksploitatif. Sangat kontradiktif dengan akumulasi modal/kapital perusahaan aplikasi,” ujarnya.

Menurut dia, korelasi antara suntikan dana dan kesejahteraan mitra ojol perlu sorotan. Bahkan, oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sebab, tak memberikan dampak apapun bagi mitra ojek online.

“Komisi Pemberantasan Korupsi memeriksa dan menindak secara hukum terhadap perusahaan yang terindikasi mengakibatkan kerugian negara,” ujar Julius.

Tags: demo ojoldriver ojolOjek Onlineperusahaan aplikasi
ShareSendShareTweet

Berita Lainnya

Presiden ke-7 RI Joko Widodo (kanan) menyapa tamu undangan usai upacara pisah sambut di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (20/10/2024). Dok/Antara

Dokumen Pencalonan Wali Kota hingga Presiden Jokowi Dinilai Bermasalah

byEffran
14/04/2026

Jakarta (Lampost.co) – Polemik terkait ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, kembali menjadi sorotan publik. Tim kuasa hukum yang tergabung...

Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat (Rerie) saat memberikan sambutan beberapa waktu lalu (Foto: Istimewa)

Darurat Kekerasan terhadap Penyandang Disabilitas Harus segera Diatasi Bersama

byNur
13/04/2026

Jakarta (Lampost.co)---Fase darurat kekerasan terhadap penyandang disabilitas memerlukan langkah konkret bersama dan segera untuk mewujudkan perlindungan bagi seluruh warga negara...

konten ai youtube

Google Terancam Sanksi Lanjutan, Komdigi Beri Deadline 7 Hari untuk Patuhi PP Tunas

byEffran
13/04/2026

Jakarta (Lampost.co) – Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengambil langkah tegas terhadap Google. Raksasa teknologi tersebut mendapat batas...

Berita Terbaru

Selebrasi Ademola Lookman
Bola

Drama Kartu Merah Eric Garcia Warnai Kegagalan Barcelona di Markas Atletico

byIsnovan Djamaludin
15/04/2026

Madrid (Lampost.co)–Barcelona harus menelan pil pahit dalam petualangan mereka di panggung Eropa musim ini. Meski berhasil memenangi laga leg kedua...

Read moreDetails
Clara Shinta

Clara Shinta Disomasi Rp 10,7 Miliar Usai Bongkar Video Call Nakal Suami

15/04/2026
Rantai Distribusi Panjang Jadi Pemicu Kemiskinan di Desa

Rantai Distribusi Panjang Jadi Pemicu Kemiskinan di Desa

15/04/2026
Perusahaan pengolahan nanas terintegrasi, Great Giant Foods, diharapkan terus berkembang dan memberikan kontribusi lebih besar bagi perekonomian nasional, khususnya melalui peningkatan ekspor produk hortikultura.

Great Giant Foods Terus Kembangkan Industri Nanas dari Lampung untuk Dunia

15/04/2026
Indy Barends

Indy Barends Klarifikasi Video Viral Sang Anak

15/04/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

 

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.