Jakarta (lampost.co)– Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membuka Layanan ‘Lapor Pak Purbaya’ bagi publik melalui WhatsApp 082240406600. Layanan itu sebagai saluran langsung untuk menyampaikan keluhan terkait pajak dan bea cukai.
Purbaya mengungkapkan telah menerima 15.933 laporan masyarakat. Dari jumlah itu, 13.285 laporan berisi aduan yang kini memasuki tahap verifikasi, sementara 2.459 pesan berisi apresiasi. Mayoritas keluhan menyoroti kinerja Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
Menurut Purbaya, banyak laporan yang menyinggung perilaku pegawai Bea Cukai di lapangan. Salah satu aduan yang ia bacakan menyebut sekelompok petugas rutin berkumpul di jaringan kedai kopi ternama dengan seragam dinas, sambil membicarakan urusan bisnis pribadi seperti aset dan transaksi mobil. Pengadu yang merupakan pekerja wiraswasta merasa risih dan meminta ketegasan dari pemerintah.
Menanggapi laporan tersebut, Purbaya menegaskan tidak akan menoleransi perilaku yang mencoreng integritas aparatur negara. Ia bahkan menekankan akan memberikan sanksi langsung kepada oknum yang terbukti menyalahgunakan wewenang. “Kalau Senin depan masih ada kejadian seperti ini, saya akan pecat,” tegasnya.
Selain perilaku aparat, aduan publik juga menyoroti maraknya peredaran rokok ilegal tanpa cukai di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau. Dalam laporan itu, masyarakat menilai pengawasan justru menyasar warung kecil, sementara distributor besar atau cukong tetap leluasa beroperasi. Purbaya menilai hal ini sebagai bentuk pembiaran dan berjanji akan menindak distributor besar yang terlibat.
Untuk menindaklanjuti laporan, Kementerian Keuangan membentuk tim khusus yang melibatkan staf ahli Dirjen Bea Cukai dan Direktorat Jenderal Pajak. Tim ini bertugas memetakan jaringan distribusi ilegal hingga mengidentifikasi oknum aparat dan para cukong di setiap daerah. Ia memastikan penindakan akan menyasar akar masalah, bukan sekadar pelaku kecil di lapangan.
Pembenahan Budaya Organsasi
Purbaya juga menyatakan pembenahan tidak hanya secara individual, tetapi menyentuh budaya organisasi di seluruh jajaran Kementerian Keuangan. Menurutnya, kanal pengaduan langsung dari masyarakat menjadi alat penting dalam mempercepat reformasi birokrasi dan memperkuat pengawasan publik.
Ia berharap perubahan budaya kerja dan tata kelola di Bea Cukai serta unit lainnya bisa berlangsung lebih cepat dan sistematis. “Masukan ini sangat berguna dan akan kami tindaklanjuti serius. Saya ingin governance culture instansi kami benar-benar berubah,” ujarnya.








