• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Senin, 26/01/2026 16:59
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Ekonomi dan Bisnis

Produk Pertanian Impor Diperketat, Imbas Gaduh Residu Anggur Muscat?

NurbyNur
31/10/24 - 09:43
in Ekonomi dan Bisnis, Nasional
A A
Kementerian Kesehatan (MoH) Malaysia mengumumkan hasil uji residu kimia berbahaya yang diduga terdapat pada anggur Shine Muscat pada Senin malam (28/10).

Kementerian Kesehatan (MoH) Malaysia mengumumkan hasil uji residu kimia berbahaya yang diduga terdapat pada anggur Shine Muscat pada Senin malam (28/10). Dok/MI

Jakarta (Lampost.co)— Belakangan ini, perhatian publik tertuju pada penemuan residu kimia berbahaya atau pestisida yang melebihi batas aman pada produk pertanian impor, khususnya anggur Shine Muscat asal Tiongkok. Temuan ini pertama kali terungkap di Thailand oleh Jaringan Peringatan Pestisida Thailand (Thai-Pan) dan Yayasan Konsumen Thailand pada Kamis, 24 Oktober 2024.

Dari hasil uji laboratorium, Thai-Pan menemukan bahwa 23 dari 24 sampel anggur Shine Muscat yang mereka ambil dari berbagai ritel. Pedagang, dan pasar tradisional di Thailand mengandung bahan kimia berbahaya.

Satu sampel bahkan terdeteksi mengandung klorpirifos, pestisida yang terlarang di Thailand. Selain itu, 22 sampel lainnya terkontaminasi dengan 14 jenis residu kimia di atas ambang batas aman. Termasuk bahan-bahan seperti Bifenazate, Dinotefuran, Fluopyram, Boscalid, Fluopicolide, Pyrimethanil. Ametoctradin, Tetrakonazole, Ethirimol, Metrafenone, Fludioxonil, Bupirimate. Isopyrazam, Oxathiapiprolin, Biphenyl, dan Cyazofamid.

Baca juga: Pedagang Buah Ketar Ketir, Kabar Anggur Muscat Mengandung Residu Pestisida Buat Susah Jualan

Pestisida yang tertinggal dalam produk pangan ini di ketahui dapat menyebabkan berbagai penyakit, seperti kanker dan kerusakan hati.

Walaupun belum ada laporan adanya residu pestisida dalam anggur Shine Muscat di pasar Indonesia, sebagai negara pengimpor produk pertanian. Indonesia perlu menyikapi temuan ini dengan serius dan memperketat pengawasan.

Sejalan dengan pernyataan Anggota Komisi IX DPR, Irma Suryani, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di imbau untuk segera berkoordinasi erat dengan Kementerian Pertanian guna memastikan keamanan produk produk pertanian impor yang beredar di pasar.

BPOM juga harapannya untuk segera mengambil langkah sampling di sejumlah toko atau pasar, guna mencegah peredaran anggur Shine Muscat yang mungkin terkontaminasi dan membahayakan kesehatan masyarakat.

Tags: Anggur muscatanggur muscateimpor pertanianperketat imporpestisida
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Harga emas batangan Antam hari ini, Senin. Dok MI

Harga Emas Antam 26 Januari 2026, Rekor Baru Lewati Rp2,9 Juta

byEffran
26/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) naik untuk perdagangan pada Senin, 26 Januari 2026....

PENGANGGURAN DI INDONESIA. Sejumlah warga antre untuk mengurus pembuatan Kartu Pencari Kerja (Kartu Kuning) di Kantor Dinas Tenaga Kerja Kota Serang, Banten. Kelompok usia 15 sampai 29 tahun atau Gen Z mencatat kontribusi terbesar terhadap jumlah pengangguran di Indonesia dengan 67 persen pengangguran berasal dari generasi tersebut, setara 4,9 juta orang. ANTARA FOTO/ASEP FATHULRAHMAN

Pengangguran Jadi Ancaman Ekonomi Terbesar Indonesia 2026–2028

byEffran
26/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- World Economic Forum mengeluarkan peringatan serius bagi Indonesia. Pengangguran menjadi ancaman ekonomi terbesar periode 2026–2028. Risiko itu...

Buruh dan karyawan mendengarkan pidato dari direksi perusahaan di Pabrik Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) di Sukoharjo, Jawa Tengah, Jumat (28/2/2025). Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melaporkan 1.093 pekerja di Indonesia terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) sepanjang September 2025. ANTARA FOTO/MOHAMMAD AYUDHA

Strategi Pertahanan Ekonomi saat Terkena PHK

byEffran
26/01/2026

Jakarta (Lampost.co) – Ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK) semakin nyata di tengah lapangan kerja yang kian menyempit. Kondisi itu membuat...

Berita Terbaru

Delapan Desa di Kecamatan Jati Agung Masuk Kota Bandar Lampung
Lampung

Delapan Desa di Kecamatan Jati Agung Masuk Kota Bandar Lampung

byRicky Marlyand1 others
26/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Perubahan peta administrasi di Provinsi Lampung memasuki babak baru. Sebanyak delapan desa di Kecamatan Jati Agung,...

Read moreDetails
Harga komponen PC 2026

Update Harga Komponen PC Januari 2026: Krisis Memori Global Picu Lonjakan Harga RAM Hingga 500 Persen

26/01/2026
Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes, Murti Utami

Serukan Kewaspadaan Rabies, Kemenkes Tekankan Cuci Luka 15 Menit

26/01/2026
laptop gaming 10 jutaan 2026

5 Rekomendasi Laptop Gaming Harga 10 Jutaan Terbaik 2026

26/01/2026
Ilustrasi

Ketahui Langkah Darurat Pasca-Gigitan Hewan Penular Rabies

26/01/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.