Jakarta (lampost.co)–Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa kembali menyoroti banyaknya keluhan masyarakat terkait layanan Bea Cukai melalui hotline WhatsApp ‘Lapor Pak Purbaya’. Ia membacakan salah satu laporan dari seorang pengusaha yang mengaku bisnisnya kerap dipersulit oleh oknum petugas di lapangan.
Dalam pengaduan tersebut, pelapor mengungkap proses pemeriksaan barang bisa molor hingga 34 hari tanpa alasan jelas. Selain itu, ia menyebut sering kena denda berulang kali dengan dalih yang tidak masuk akal. Menurut Purbaya, laporan yang masuk serta data lengkap, mulai dari lokasi hingga identitas pihak yang mereka laporkan.
“Semua lengkap, ada lokasi dan siapa yang mereka laporkan. Identitas pelapor jelas, meski tidak akan kami buka,” ujar Purbaya dalam program Metro Pagi Primetime Metro TV, Sabtu, 18 Oktober 2025.
Ia menegaskan kerahasiaan identitas pelapor menjadi prioritas utama. Ia memastikan tidak ada pegawai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yang bisa mengakses grup WhatsApp pengaduan tersebut.
“Kalau ada bocoran, masyarakat akan takut melapor lagi,” tegas mantan Ketua LPS itu.
Purbaya menegaskan komitmennya menjaga integritas kanal pengaduan publik agar tetap menjadi sarana aman bagi masyarakat dalam menyampaikan kritik dan laporan atas dugaan penyimpangan aparat.








