• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Selasa, 27/01/2026 18:22
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Hukum

Sandra Dewi Sebut Kondisi Bangka Belitung Saat Ini Mencekam

Wandi BarboyMedia IndonesiabyWandi BarboyandMedia Indonesia
11/10/24 - 14:19
in Hukum, Nasional
A A
Sandra Dewi Sebut Kondisi Bangka Belitung Saat Ini Mencekam

Artis Sandra Dewi bersaksi di persidangan/MI/Usman

Jakarta (Lampost.co): Aktris Sandra Dewi sekaligus Istri terdakwa kasus korupsi timah, Harvey Moeis, mengungkapkan kondisi Provinsi Bangka Belitung saat ini sudah mencekam. Kondisi mencekam di Babel terjadi usai pengusutan kasus dugaan korupsi timah oleh Kejaksaan Agung (Kejagung).

Hal tersebut terungkap saat Sandra Dewi hadir menjadi saksi di sidang dugaan korupsi timah yang menjerat suaminya di Pengadilan Jakarta Pusat, Kamis (10/10).

Kondisi mencekam itu, sambungnya, terjadi dari sisi ekonomi dan sosial. “Keadaan Bangka Belitung pun menjadi mencekam. Banyak pencurian, perampokan, dan juga begal di mana-mana,” kata Sandra Dewi.

Ia menyebut, dirinya menyuarakan hal ini karena suara dari masyarakat dari Bangka Belitung tidak didengarkan. Sehingga saat ini banyak masyarakat Bangka Belitung yang menjadi pengangguran.

“Nenek moyang kami ini adalah penambang timah. Masyarakat kami sudah memiliki budaya kerja selama ratusan tahun. Jadi sekarang banyak sekali masyarakat kami yang kehilangan mata pencariannya,” ujar Sandra Dewi.

Ia juga mencurigai nilai kerugian dari perkara ini senilai Rp271 triliun yang terdiri dari kerugian lingkungan, kerugian ekonomi, dan biaya pemulihan lingkungan.

Putri asli Bangka Belitung ini mengungkapkan, bahwa aktivitas penambangan timah sudah ada sejak ratusan tahun lalu. Turun menurun dari generasi ke generasi.

“Menurut saya, putri Bangka Belitung, nenek moyang saya ini sudah menambang timah ratusan tahun yang lalu. Kolong-kolong timah ini sudah ada lama sekali,” kata Sandra Dewi.

Maka dari itu, dirinya tidak sepakat apabila kerja sama oleh PT Timah dan PT Refined Bangka Tin (RBT) selama 1,5 tahun ini harus menanggung beban aktivitas tambang timah yang sudah terjadi ratusan tahun lalu.

“Apakah salah kepada kerja sama yang hanya satu setengah tahun antara swasta dan juga PT Timah,” ujarnya.

Solusi

Sandra Dewi berharap agar apa yang terjadi hari ini mendapatkan solusi. Hal ini agar masyarakat di Bangka Belitung dapat kembali bekerja dan melakukan aktivitas seperti sedia kala.

“Jadi saya harap jika ada aksi seperti ini, harus ada juga solusi. Peraturan yang cocok dengan keadaan dan kondisi untuk masyarakat Bangka Belitung. Jadi hari ini saya hanya menyampaikan apa yang saudara saya sampaikan di Bangka Belitung. Semoga ada peraturan yang sesuai dengan kondisi untuk masyarakat Bangka Belitung,” katanya.

Selain itu, penyitaan perusahaan smelter timah swasta oleh Kejaksaan Agung akibat perkara ini juga membuat ekonomi masyarakat turun drastis. Pasalnya, banyak masyarakat yang menggantungkan hidupnya di perusahaan tersebut.

“Karena ini bukan hanya masalah saya, tapi masalah di Bangka Belitung. Karena (perusahaan) swasta ini adalah orang-orang yang sangat membantu perekonomian di Bangka Belitung. Kemudian memberikan pekerjaan yang banyak, memberikan banyak hal-hal yang baik untuk masyarakat Bangka Belitung,” ucapnya.

Tags: Kasus tata niaga timahkorupsi tata niaga timahsandra dewi harvey moeissandra dewi kasustata niaga timah kejagung
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Honda Jazz terbaru resmi diperkenalkan di pasar China dengan nama Honda Fit. Dok/Honda

Honda Jazz Terbaru Diluncurkan, Tampil Lebih Sporty dan Agresif

byNur
26/01/2026

Jakarta (Lampost.co)---Honda Jazz terbaru resmi diperkenalkan di pasar China dengan nama Honda Fit. Peluncuran ini menjadi langkah Honda untuk kembali...

Komisi XI DPR RI resmi menetapkan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) setelah melalui uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test), Senin (26/1/2026).

DPR Tetapkan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur BI

byNur
26/01/2026

Jakarta (Lampostr.co)— Komisi XI DPR RI resmi menetapkan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) setelah melalui uji kelayakan...

Menkeu Purbaya

Menkeu Purbaya Ancam Pangkas Anggaran Kementerian Perhubungan

byNur
26/01/2026

Jakarta (Lampost.co)---- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melontarkan ultimatum keras kepada Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terkait carut-marut pemungutan pajak kapal asing...

Berita Terbaru

Forum Rescue Lampung Dorong Pembentukan Relawan Terlatih di Tiap Kecamatan
Lampung

Forum Rescue Lampung Dorong Pembentukan Relawan Terlatih di Tiap Kecamatan

byRicky Marlyand1 others
27/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Forum Rescue dan Relawan Lampung mendorong agar pembentukan relawan dimasifkan minimal di tiap kecamatan di kabupaten/kota....

Read moreDetails
BPBD Lampung Bentuk 50 Desa Tangguh Bencana dan Siaga Megathrust

BPBD Lampung Bentuk 50 Desa Tangguh Bencana dan Siaga Megathrust

27/01/2026
Gempa bumi terjadi di wilayah Tanggamus,Selasa, 27 Januari 2026 pukul 16:39:09 WIB dengan kekuatan 1.8 magnitudo. Dok BMKG

Gempa Bumi di Tanggamus 1.8 Magnitudo

27/01/2026
kode redeem ff

Kode Redeem FF Terbaru 27 Januari 2026: Klaim Bundle Jujutsu Kaisen dan Skin Groza Eksklusif

27/01/2026
Highguard Wildlight Entertainment

Highguard Catat Rekor 97 Ribu Pemain Simultan di Steam dalam Satu Jam

27/01/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.