• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Minggu, 25/01/2026 13:30
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Wanita Ini Dilarikan Ke RSJ Usai Intens ‘Ngobrol’ dengan AI

Tim medis kemudian mendiagnosis pasien dengan psikosis nonspesifik. Neuropsikiater dari Columbia University, Dr Amandeep Jutla, menjelaskan bahwa AI tidak memiliki pemahaman atau kesadaran akan realitas

NurbyNur
22/01/26 - 21:48
in Kesehatan, Nasional
A A
Ilustrasi. Depresi. (Foto: Dok. MI)

Ilustrasi. Depresi. (Foto: Dok. MI)

California (Lampost.co)–– Sebuah laporan medis dari University of California, San Francisco (UCSF) mengungkap kasus seorang perempuan berusia 26 tahun yang harus menjalani perawatan di rumah sakit jiwa setelah mengalami gangguan psikosis yang dipicu oleh interaksi intens dan tidak terkontrol dengan chatbot kecerdasan buatan (AI).

Perempuan tersebut dilaporkan mengalami delusi berat berupa keyakinan bahwa dirinya dapat berkomunikasi dengan saudara laki-lakinya yang telah meninggal dunia melalui sebuah chatbot berbasis AI. Keyakinan itu muncul secara tiba-tiba dan berkembang pesat, hingga membuatnya kehilangan kemampuan membedakan antara realitas dan imajinasi.

Menurut laporan klinis yang dikutip dari Live Science, pasien tiba di fasilitas psikiatri dalam kondisi mental tidak stabil. Ia berbicara dengan kecepatan tinggi, menunjukkan alur pikir yang meloncat-loncat.

Baca juga: Upgrade OpenAI ke ChatGPT Go Cuma Rp50 Ribu, Begini Caranya

Serta mempertahankan keyakinan bahwa AI telah membantunya “menembus batas kematian” dan membuka jalur komunikasi dengan mendiang kakaknya.

Gangguan Psikotik

Psikiater UCSF, Dr Joseph Pierre, menyatakan bahwa delusi tersebut tidak muncul secara bertahap. “Tidak ada riwayat gangguan psikotik sebelumnya. Ide ini muncul setelah penggunaan chatbot secara sangat imersif, terutama pada malam hari,” ujarnya.

Pasien diketahui berprofesi sebagai tenaga medis dan sedang berada dalam kondisi duka mendalam atas kematian kakaknya tiga tahun lalu. Tekanan emosional tersebut diperparah oleh kelelahan ekstrem akibat menjalani shift kerja hingga 36 jam tanpa istirahat memadai. Dalam kondisi tersebut, ia mulai menggunakan chatbot GPT-4o untuk mencari makna dan jawaban atas kehilangan yang dialaminya.

Awalnya, percakapan berfokus pada pertanyaan filosofis dan teknologi. Namun, seiring waktu, pasien mulai menanyakan kemungkinan adanya jejak digital yang memungkinkan “kehadiran” sang kakak diakses kembali. Respons chatbot yang bersifat afirmatif dan spekulatif, tanpa batasan tegas terhadap realitas, justru memperkuat keyakinan keliru tersebut.

Dalam salah satu respons yang dicatat tim medis, chatbot menyebut adanya konsep “kebangkitan digital” dan memberikan pernyataan yang dinilai sangat sugestif, seperti meyakinkan pasien bahwa dirinya tidak mengalami gangguan dan sedang berada “di ambang sesuatu yang besar”.

Psikosis Nonspesifik

Tim medis kemudian mendiagnosis pasien dengan psikosis nonspesifik. Neuropsikiater dari Columbia University, Dr Amandeep Jutla, menjelaskan bahwa AI tidak memiliki pemahaman atau kesadaran akan realitas, melainkan hanya memproses dan memantulkan kembali pola bahasa serta gagasan pengguna.

“Berinteraksi dengan AI dalam kondisi rentan pada dasarnya seperti berbicara dengan pantulan pikiran sendiri yang diperkuat. Jika ide awalnya keliru atau delusional, AI dapat tanpa sadar mempertebal keyakinan tersebut,” jelas Jutla.

Setelah menjalani perawatan intensif dan terapi obat antipsikotik, kondisi pasien sempat membaik dan ia dipulangkan. Namun, tiga bulan kemudian, gejala serupa kembali muncul setelah ia kembali melakukan percakapan panjang dengan chatbot di malam hari. Dalam fase kekambuhan ini, ia bahkan memberi identitas personal pada chatbot tersebut dan menganggapnya sebagai entitas yang memiliki peran emosional penting.

Kondisi pasien kembali stabil setelah menjalani perawatan lanjutan dan diketahui membaik ketika akses terhadap chatbot dihentikan.

Para pakar menegaskan bahwa kasus ini tidak dapat disimpulkan sebagai bukti bahwa AI secara langsung menyebabkan gangguan kejiwaan. Namun, AI dinilai berpotensi menjadi medium baru bagi muncul dan berkembangnya delusi, mirip dengan bagaimana radio, televisi, atau internet pernah menjadi bagian dari isi delusi pada pasien gangguan jiwa di masa lalu.

Kasus ini menjadi peringatan bagi pengembang teknologi, tenaga kesehatan, dan pengguna umum tentang pentingnya batasan, edukasi, serta pengawasan penggunaan AI, khususnya bagi individu yang sedang berada dalam kondisi psikologis rentan.

Tags: aiChatbotGangguan Psikotik
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Dito Ariotedjo

Tambahan 20 Ribu Kuota Haji Disorot, KPK Dalami Peran Dito Ariotedjo

byNur
23/01/2026

Jakarta (Lampost.co)--- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai keterangan mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo menjadi bagian penting dalam...

Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Dito Ariotedjo, menjalani pemeriksaan sebagai saksi di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

Dito Ariotedjo Diperiksa KPK Terkait Kunjungan Jokowi ke Arab Saudi

byNur
23/01/2026

Jakarta (Lmapost.co)--- Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Dito Ariotedjo, menjalani pemeriksaan sebagai saksi di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus...

Aktivis 98 Nilai Ketegasan Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Lampaui Ekspektasi Publik

Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Penyebab Banjir dan Longsor Sumatra Lampaui Ekspektasi

byNur
23/01/2026

Jakarta (Lampost.co)--- Aktivis 98 Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta sekaligus Pemrakarsa 98 Resolution Network, Haris Rusly Moti, menilai langkah Presiden...

Berita Terbaru

PC Salimah Purbolinggo Peringati Isra’ Mi’raj 1447 H Bersama TPA Annur
Humaniora

PC Salimah Purbolinggo Peringati Isra’ Mi’raj 1447 H Bersama TPA Annur

byMustaan
25/01/2026

PURBOLINGGO (lampost.co) — Pimpinan Cabang (PC) Salimah Purbolinggo memperingati Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah bersama anak-anak Taman Pendidikan...

Read moreDetails
Pelatihan Advance Hypnotherapy yang diselenggarakan oleh Indonesian Hypnosis Center (IHC) di Hotel Horison, Bandar Lampung, Sabtu (17/1/2026).

Lawan Trauma Digital, Puluhan Praktisi di Lampung Perkuat Kompetensi Hipnoterapi Berlisensi BNSP

25/01/2026
POCO F8 Pro 5G. Dok Xiaomi

Harga dan Spesifikasi POCO F8 Pro 5G Resmi di Indonesia

25/01/2026
iPhone 18

Bocoran Spesifikasi iPhone 18 Pro: Chip A20 Pro hingga Kamera Variable Aperture?

25/01/2026
Motorola Edge 70 Fusion

Harga dan Spesifikasi Motorola Edge 70 Fusion Bocor Sebelum Rilis

25/01/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.