• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Jumat, 30/01/2026 04:02
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Oasis

Fosil Bayi Bermata Biru 17.000 Tahun Bukti Kehidupan Sulit di Zaman Es

EffranbyEffran
22/10/24 - 09:00
in Oasis
A A

Monopoli (Lampost.co) — Sebuah penemuan fosil bayi dari zaman es yang berusia sekitar 17.000 tahun di Italia teridentifikasi para peneliti. Fosil itu memberikan wawasan menarik tentang kehidupan manusia Paleolitikum, termasuk ciri fisik, kondisi kesehatan, dan hubungan genetis.

Kerangka bayi tersebut pertama kalinya dapat Mauro Calattini temukan pada 1998. Arkeolog dari Universitas Siena itu melakukan penggalian di Gua Grotta delle Mura di Monopoli, Italia.

Namun, studi lebih mendalam baru-baru ini mengungkapkan informasi penting mengenai jasad anak laki-laki tersebut.

Menurut laporan Live Science, bayi tersebut memiliki ciri fisik unik, yaitu mata biru cerah, kulit gelap, dan rambut keriting berwarna coklat tua hingga hampir hitam.

Peneliti memperkirakan fosil itu berasal dari kelompok pemburu dan pengumpul Villabruna yang menghuni Sisilia dan Italia selatan pada masa itu.

Berdasarkan analisis gigi, usia bayi itu baru sekitar 1 tahun 4 bulan saat meninggal. Gigi tersebut juga mengandung sembilan garis penanda stres fisiologis, yang menunjukkan bayi itu mengalami kesulitan besar selama masa hidupnya.

Bahkan, saat masih berada di dalam rahim ibunya. Para ilmuwan berhipotesis kondisi sang ibu selama kehamilan turut mempengaruhi kesehatan bayi tersebut.

Mutasi Genetik dan Kematian Dini

Penelitian DNA lebih lanjut mengungkap bayi itu mengalami mutasi genetik pada dua gen, yang mengakibatkan kardiomiopati hipertrofik.

Kondisi itu membuat dinding ventrikel kiri jantung menebal dan mengeras, sehingga mengurangi kemampuan jantung memompa darah. Para peneliti menyimpulkan adanya gagal jantung akibat kelainan tersebut sehingga menjadi penyebab kematian dini sang bayi.

Penelitian genom nuklir menemukan kedua orang tua bayi tersebut memiliki tingkat hubungan kekerabatan tinggi, yaitu sepupu pertama. Meski perkawinan sedarah tidak lazim di kalangan manusia Paleolitikum, praktik itu tampaknya terjadi di sebagian kecil komunitas pemburu-pengumpul pada masa itu.

“Analisis itu memungkinkan kami memahami kesehatan anak dan faktor stres yang terjadi selama masa bayi, bahkan saat masih dalam kandungan,” ujar Owen Alexander Higgins dan Alessandra Modi, penulis studi tersebut.

Fosil bayi itu tidak hanya memberikan wawasan tentang kehidupan dan tantangan kesehatan di masa lalu. Namun, turut membantu ilmuwan memahami pola migrasi dan praktik sosial manusia Paleolitikum di wilayah Italia selatan.

Penemuan itu menjadi bagian penting dalam upaya mengungkap lebih jauh tentang cara manusia bertahan hidup dan berkembang selama zaman es.

Tags: fosil bayi bermata birukehidupan manusia Paleolitikumperkawinan sedarah
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

PC Salimah Purbolinggo Peringati Isra’ Mi’raj 1447 H Bersama TPA Annur

PC Salimah Purbolinggo Peringati Isra’ Mi’raj 1447 H Bersama TPA Annur

byMustaan
25/01/2026

PURBOLINGGO (lampost.co) — Pimpinan Cabang (PC) Salimah Purbolinggo memperingati Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah bersama anak-anak Taman Pendidikan...

patroli gajah

Karbon, Badak, Gajah dan Masa Depan Way Kambas di Tengah Pasar Karbon Indonesia

byMustaan
19/01/2026

TAMAN Nasional Way Kambas (TNWK) di Lampung Timur selama ini dikenal bukan hanya sebagai surga konservasi satwa endemik. Tetapi juga...

PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) terus memperkuat posisinya dalam mendukung transisi energi dan pengembangan industri hilir guna memenuhi tuntutan global terhadap dekarbonisasi, efisiensi energi dan kelestarian lingkungan.

Indonesia Tersingkir di Pasar Karbon: Potensi Besar Tak Tergarap

byMustaan
16/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) — Indonesia, meskipun memiliki cadangan karbon alami yang melimpah, masih belum optimal memanfaatkan potensi tersebut. Yakni sebagai...

Berita Terbaru

Penghargaan Ombudsman Jadikan Pelayanan Publik Nyata Dirasakan Masyarakat
Lampung

Penghargaan Ombudsman Jadikan Pelayanan Publik Nyata Dirasakan Masyarakat

byRicky Marlyand1 others
29/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pengamat Kebijakan Publik, Dedy Hermawan, menilai penghargaan opini tertinggi yang diraih Pemprov Lampung dari Ombudsman RI...

Read moreDetails
Ketua Eksekutif Kota LMND Bandar Lampung, Marco Fadhillah.

LMND Bandar Lampung Dukung SMA Siger Jadi Solusi Tekan Angka Putus Sekolah 2026

29/01/2026
BKSDA Dorong Pemberdayaan Warga Penyangga Kawasan Konservasi Lampung

BKSDA Dorong Pemberdayaan Warga Penyangga Kawasan Konservasi Lampung

29/01/2026
BKSDA Nilai Lampung Perlu UPT Khusus untuk Kawasan Konservasi

BKSDA Nilai Lampung Perlu UPT Khusus untuk Kawasan Konservasi

29/01/2026
Pemprov Lampung Dorong Pembentukan UPT Khusus untuk Perkuat Konservasi

Pemprov Lampung Dorong Pembentukan UPT Khusus untuk Perkuat Konservasi

29/01/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.