IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Kamis, 09/04/2026 11:06
Jendela Informasi Lampung
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Oasis

Satelit Starlink Elon Musk Ganggu Aktivitas Luar Angkasa, Begini Dampaknya

EffranMedia IndonesiabyEffranandMedia Indonesia
24/09/24 - 09:15
in Oasis
A A
Citra gambarkan satelit Starlink di orbit Bumi.

Citra gambarkan satelit Starlink di orbit Bumi.

Bandar Lampung (Lampost.co) — Sebuah studi terbaru menyebut satelit Starlink milik Elon Musk berdampak negatif pada penelitian astronomi, khususnya yang melibatkan teleskop radio di Bumi. Penelitian itu dari para ilmuwan Institut Astronomi Radio Belanda (ASTRON).

Mereka melaporkan adanya gangguan signifikan dari sinyal satelit Starlink terhadap pengamatan objek luar angkasa, seperti lubang hitam dan galaksi yang jauh.

Satelit Starlink Elon Musk itu untuk menyediakan internet kecepatan tinggi di area terpencil ternyata juga menghalangi observasi ilmiah. Terutama dalam menangkap sinyal lemah dari luar angkasa.

Para ilmuwan menyebutkan sinyal dari satelit itu mengganggu kemampuan untuk mempelajari fenomena kosmik. Sebab, sangat bergantung pada alat observasi berbasis darat.

Profesor Jessica Dempsey, Direktur ASTRON, mengatakan gangguan dari satelit Starlink generasi kedua (V2) menjadi makin serius.

Pasalnya, satelit itu memancarkan radiasi elektromagnetik yang 32 kali lebih kuat dibandingkan versi sebelumnya, yang berdampak langsung pada kualitas data yang diterima oleh teleskop radio di Bumi.

Penelitian Kosmik Terancam

Teleskop radio merupakan alat penting untuk mempelajari fenomena luar angkasa yang sulit terjangkau teleskop optik.

Lebih dari 6.400 satelit Starlink yang beroperasi dan rencana peluncuran satelit baru secara rutin. Hal itu membuat astronom makin khawatir terhadap penelitian astronomi akan terhambat secara serius di masa depan.

Mereka menilai gangguan dari sinyal satelit dapat menyebabkan hilangnya data penting yang berkaitan dengan penemuan galaksi baru, pengamatan lubang hitam, dan penelitian lainnya.

Untuk itu, para ilmuwan meminta agar SpaceX segera mengambil langkah memperbaiki desain satelit Starlink guna mengurangi dampak negatif terhadap teleskop radio berbasis darat.

Perubahan itu termasuk penurunan radiasi elektromagnetik yang terpancar dari satelit dan pengembangan teknologi yang lebih ramah terhadap observasi astronomi.

Jika tidak ada langkah cepat dari SpaceX, banyak ilmuwan khawatir bahwa penting di bidang astronomi mengalami stagnasi, bahkan terhenti.

Astronomi radio yang sangat bergantung pada kemampuan menangkap sinyal kosmik yang sangat lemah bisa terganggu. Sehingga, menurunkan kualitas dan kuantitas penemuan ilmiah dalam jangka panjang.

Selain itu, para astronom makin memperkuat perdebatan tentang konstelasi satelit di orbit Bumi dan dapat berdampak negatif pada ilmu pengetahuan.

Meski teknologi seperti Starlink menawarkan manfaat besar dalam hal konektivitas internet, para ilmuwan menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara kemajuan teknologi dan perlindungan lingkungan ilmiah.

Tags: ASTRONElon MuskGangguan StarlinkheadlineLubang HitamPenelitian AstronomiRadiasi ElektromagnetikSatelit Generasi KeduaSatelit StarlinkSpaceXTeleskop Radio
ShareSendShareTweet

Berita Lainnya

Ilustrasi zaman es. Foto: Wikimedia Commons

Begini Cara Kehidupan di Bumi Bertahan di Fase Paling Ekstrem 

byEffran
31/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kehidupan di bumi pernah mengalami fase paling ekstrem dalam sejarahnya. Pada periode tertentu, hampir seluruh permukaan...

PC Salimah Purbolinggo Peringati Isra’ Mi’raj 1447 H Bersama TPA Annur

PC Salimah Purbolinggo Peringati Isra’ Mi’raj 1447 H Bersama TPA Annur

byMustaan
25/01/2026

PURBOLINGGO (lampost.co) — Pimpinan Cabang (PC) Salimah Purbolinggo memperingati Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah bersama anak-anak Taman Pendidikan...

patroli gajah

Karbon, Badak, Gajah dan Masa Depan Way Kambas di Tengah Pasar Karbon Indonesia

byMustaan
19/01/2026

TAMAN Nasional Way Kambas (TNWK) di Lampung Timur selama ini dikenal bukan hanya sebagai surga konservasi satwa endemik. Tetapi juga...

Berita Terbaru

Erros Djarot
Hiburan

Konser 52 Tahun Erros Djarot: Jadwal, Harga Tiket, dan Daftar Musisi

byNana Hasan
09/04/2026

JAKARTA (Lampost.co)  — Maestro musik Indonesia, Erros Djarot, siap menggelar konser megah bertajuk Badai Pasti Berlalu Live in Concert. Pertunjukan...

Read moreDetails
Angel Karamoy putus

Angel Karamoy Putus dengan Gusti Ega, Unggahan Perpisahan Malah Banjir Sindiran Netizen

09/04/2026
Harga emas batangan Antam hari ini, Senin. Dok MI

Harga Emas Hari Ini 9 April 2026 Kembali Jeblok 

09/04/2026
Kasus Campak Harus Jadi Alarm untuk Membangun Kesadaran Pola Hidup Sehat

Kasus Campak Harus Jadi Alarm untuk Membangun Kesadaran Pola Hidup Sehat

09/04/2026
Dewi Perssik Foto di Tangga

Dewi Perssik Murka! Akun Facebook Palsu Centang Biru Catut Namanya untuk Tipu Warga

09/04/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.