• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Sabtu, 29/11/2025 17:15
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Olahraga Bola

Alasan Nova Coret Nicholas Mjosund dari Timnas Indonesia U-17

Pelatih Nova Arianto menegaskan keputusan tidak membawa Nicholas Mjosund ke Piala Dunia U-17 2025 Qatar bukan karena performa, melainkan demi menjaga chemistry dan keharmonisan tim.

Muharram Candra LuginaAntaranewsbyMuharram Candra LuginaandAntaranews
03/11/25 - 01:34
in Bola, Olahraga
A A
Alasan Nova Coret Nicholas Mjosund dari Timnas Indonesia U-17

Nicholas Mjosund (kanan). (Instagram n.mjosund)

Doha (Lampost.co) — Pelatih Timnas U-17 Indonesia, Nova Arianto, akhirnya membeberkan alasan tidak memasukkan Nicholas Mjosund dalam skuad Piala Dunia U-17 2025 di Qatar. Keputusan itu murni karena masalah chemistry antarpemain yang belum terbentuk dengan baik.

Poin Penting:

  • Nicholas Mjosund tidak masuk skuad Timnas U-17 Indonesia karena kurang chemistry dengan pemain lain.

  • Nova Arianto khawatir keterlambatan bergabung membuat adaptasi Nicholas tidak optimal.

  • Pelatih mempertahankan pemain diaspora lain seperti Mike Rajasa karena sudah beradaptasi sejak awal.

 

“Kalau melihat dari jadwal Nicolas yang baru bergabung mendekati dua atau tiga hari ke Qatar, saya khawatir chemistry antarpemain tidak terbentuk. Padahal, dalam permainan, 10 atau 11 pemain harus punya hubungan yang solid,” ujar Nova Arianto saat konferensi pers virtual, Minggu, 2 November 2025.

Pelatih berusia 45 tahun itu juga menambahkan adaptasi Nicholas bersama tim memang berjalan positif. Namun, waktu yang terlalu singkat membuat ia sulit menyatu sepenuhnya dengan ritme permainan Garuda Muda.

Baca juga: Erick Thohir Lepas Timnas Indonesia U-17 ke Piala Dunia U-17 2025 di Qatar

Nicholas Terkendala Jadwal Klub dan Pendidikan

Nova menjelaskan Nicholas sebenarnya masuk rencana skema Timnas U-17 Indonesia untuk tampil di Piala Dunia U-17 2025. Namun, padatnya jadwal akademik dan kewajiban di klub Rosenborg U-15 Norwegia menjadi kendala utama bagi pemain berdarah campuran tersebut.

“Memang Nicholas masuk skema kami, tapi ada kesibukan di klub dan masalah sekolah. Di luar negeri, pendidikan sangat penting, jadi saya bisa memahami kondisinya,” kata Nova.

Mantan pemain Persib itu menegaskan keputusan mencoret Nicholas bukan karena kemampuan teknis atau performa, melainkan demi menjaga kekompakan dan kestabilan tim yang sudah terbentuk selama pemusatan latihan.

Perbandingan dengan Pemain Diaspora Lain

Berbeda dengan Nicholas, beberapa pemain diaspora lain tetap masuk skuad utama. Salah satunya adalah kiper Mike Rajasa Hoppenbrouwers yang berkarier di FC Utrecht, Belanda.

Menurut Nova, posisi penjaga gawang memiliki karakter dan kebutuhan adaptasi yang berbeda. “Mike sudah bersama kami sejak di Bali, jadi proses adaptasinya jauh lebih matang. Untuk kiper, adaptasi juga tidak serumit pemain lapangan karena perannya berbeda,” katanya.

Nova juga menilai kehadiran pemain diaspora tetap penting, namun harus menyesuaikan dengan kebutuhan dan kesiapan tim secara kolektif.

Fokus Hadapi Zambia di Laga Perdana

Timnas Indonesia U-17 akan memulai perjuangan di Grup H Piala Dunia U-17 2025 menghadapi Zambia di Aspire Academy, Doha, Qatar, Selasa, 4 November 2025.

Setelah itu, skuad Garuda Muda akan menantang Brasil pada 7 November dan menutup fase grup melawan Honduras pada 10 November.

Dengan skuad yang sudah teruji selama pemusatan latihan di Dubai, Nova optimistis timnya bisa bersaing dengan maksimal. “Kami sudah menyiapkan semuanya, dan fokus penuh menghadapi laga pertama melawan Zambia,” ujarnya.

Tags: Aspire Academy Dohachemistry Timnas U-17FC UtrechtGaruda MudaIndonesia vs ZambiaMike Rajasa HoppenbrouwersNicholas MjosundNova AriantoPemain diaspora Timnas IndonesiaPiala Dunia U-17 2025QatarRosenborg U-15Timnas U-17 Indonesia
ShareSendShareTweet

Berita Lainnya

Jadwal Liga Primer Inggris Pekan Ini, Ada Bigmatch Chelsea vs Arsenal

Jadwal Liga Primer Inggris Pekan Ini, Ada Bigmatch Chelsea vs Arsenal

byRicky Marlyand1 others
29/11/2025

Jakarta (Lampost.co) -- Liga Primer Inggris akan kembali bergulir pada Sabtu—Minggu, 29 dan 30 November 2025. Premier League telah memasuki...

Rumah Batu Swimming Club Kian Dipercaya, Uji Lab Buktikan Kualitas Air Kolam Stabil dan Aman

Rumah Batu Swimming Club Kian Dipercaya, Uji Lab Buktikan Kualitas Air Kolam Stabil dan Aman

byMustaanand1 others
28/11/2025

Kotaagung (Lampost.co) — Rumah Batu Swimming Club (RBSC) terus memperkuat reputasinya sebagai pusat latihan renang yang berkembang pesat di Kabupaten...

Pemain Porto, Gabri Veiga (kiri)

Hasil Liga Europa: Lille Libas Dinamo Zagreb, Porto Sikat Nice

byIsnovan Djamaludinand1 others
28/11/2025

Jakarta (Lampost.co)—Lille melibas Dinamo Zagreb, sedangkan Porto menyikat Nice pada pertandingan kelima fase liga Liga Europa 2025/2026, Jumat (28/11/2025) dini...

Berita Terbaru

kunker menag ke lampung
Advertorial

Kunjungi Lampung, Menag Nasaruddin Umar Minta ASN Proaktif Jaga Kerukunan

byIsnovan Djamaludin
29/11/2025

Bandar Lampung (Lampost.co)—Menteri Agama Nasaruddin Umar melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Lampung dalam rangka memberikan sambutan sekaligus menjadi khatib Ijtima...

Read moreDetails
Gedung Merah Putih KPK di Jakarta. (Dok. Antara)

Penyidikan Kasus ASDP Tetap Berjalan Meski Tiga Eks Direktur dan Direksi Dibebaskan

29/11/2025
Jadwal Liga Primer Inggris Pekan Ini, Ada Bigmatch Chelsea vs Arsenal

Jadwal Liga Primer Inggris Pekan Ini, Ada Bigmatch Chelsea vs Arsenal

29/11/2025
Gedung Merah Putih KPK di Jakarta. (Dok. Antara)

KPK Sebut Tak Ada Banding di Kasus Ira Puspadewi

29/11/2025
Gedung Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) di Jakarta. (Dok. Antara-HO)

BPKP Bantah Pernyataan KPK soal Laporan Dugaan Awal Korupsi ASDP

29/11/2025
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.