Bandar Lampung (Lampost.co)–Pertandingan pekan ke-26 BRI Super League 2025/2026 akan menyajikan duel sengit saat Bhayangkara Presisi Lampung FC menjamu raksasa Ibu Kota, Persija Jakarta, Minggu (5/4/2026), pukul 15.30 WIB. Namun, tuan rumah harus menghadapi kenyataan pahit dengan absennya dua pilar asing andalan mereka, Ryo Matsumura dan Allan Cardoso.
Menariknya, absennya kedua pemain ini bukan disebabkan cedera atau akumulasi kartu kuning. Ryo dan Allan terpaksa menepi akibat adanya klausul khusus dalam kontrak mereka. Mengingat kedua pemain tersebut memiliki keterikatan kontrak dengan Persija Jakarta, terdapat kesepakatan mereka dilarang tampil saat kedua tim bertemu di lapangan hijau.
Klausul Kontrak yang Mengikat
Kepastian absennya motor serangan dan tembok pertahanan ini terkonfirmasi langsung COO Bhayangkara FC, Sumardji. Ia menegaskan pihak klub menghormati kesepakatan profesional yang telah para pihak tanda tangani sejak awal peminjaman atau perpindahan pemain tersebut.
Baca juga: Tanpa Matricardi dan Putros, Marc Klok Siap Pimpin Maung Bandung di Padang
“Ryo Matsumura dan Allan tidak bisa main karena ada kesepakatan di dalam kontraknya. Saya tidak masalah dengan ini,” ujar Sumardji sebagaimana mengutip laman resmi I.League, Kamis (2/4/2026). Meskipun Sumardji menyatakan kesiapannya, kehilangan ini tetap menjadi lubang besar dalam strategi pelatih Paul Munster.
Statistik Vital yang Hilang di Lini Tengah
Kehilangan Ryo Matsumura secara khusus menjadi pukulan telak bagi skema penyerangan tim berjuluk The Guardian tersebut. Sejak datang pada putaran kedua, pemain asal Jepang ini telah menjadi nyawa permainan dengan catatan satu gol dan tiga asis hanya dalam lima penampilan.
Statistik mencatat Ryo melepaskan rata-rata 2,5 umpan kunci per pertandingan dengan akurasi operan mencapai 82 persen. Tanpa kehadirannya, Bhayangkara akan kesulitan memecah kebuntuan lewat umpan terobosan dari lini kedua. Situasi kian pelik karena Allan Cardoso, yang menjadi pilar di lini belakang, juga harus absen, memaksa Paul Munster untuk melakukan perombakan total di sektor pertahanan dan transisi.
Tren Positif Vs Ambisi Macan Kemayoran
Meski tampil pincang, Bhayangkara Presisi Lampung FC sebenarnya sedang berada dalam kepercayaan diri yang sangat tinggi. Mereka sukses menyapu bersih lima laga terakhir dengan kemenangan. Secara keseluruhan, tim asuhan Paul Munster ini hanya menelan dua kekalahan dari 11 laga terakhir, yang keduanya didapat saat menghadapi tim papan atas, Persib Bandung dan Borneo FC.
Tren impresif ini membawa The Guardian melesat ke posisi keenam klasemen dengan koleksi 41 poin, hanya berselisih empat angka dari zona empat besar. Di sisi lain, Persija Jakarta datang dengan misi bangkit setelah gagal meraih kemenangan dalam dua laga terakhirnya. Tim berjuluk Macan Kemayoran tersebut saat ini menghuni posisi ketiga dengan 52 poin, terpaut enam poin dari pemuncak klasemen Persib.
Laga ini akan menjadi pembuktian bagi kedalaman skuad Bhayangkara. Apakah kolektivitas tim mampu menutupi absennya dua bintang mereka? Ataukah Persija akan memanfaatkan celah tersebut untuk mengamankan poin penuh demi mengejar gelar juara?








