Bandung (Lampost.co)–Euforia kelolosan Tim Nasional Irak ke putaran final Piala Dunia 2026 ternyata turut terasa hingga ke Kota Bandung. Pelatih kepala Persib Bandung, Bojan Hodak, mengungkapkan rasa bangganya setelah salah satu anak asuhnya, Frans Putros, menjadi bagian dari sejarah besar kembalinya skuad Singa Mesopotamia ke panggung sepak bola paling bergengsi di dunia.
Irak memastikan tiket ke Amerika Utara setelah menumbangkan wakil Amerika Selatan, Bolivia, dengan skor tipis 2-1 pada pertandingan final play-off antarbenua di Stadion BBVA Monterrey, Meksiko, Rabu (1/4/2026) WIB. Kemenangan dramatis ini mengakhiri penantian panjang Irak selama empat dekade untuk kembali bersaing di level tertinggi.
Kesempatan Emas di Usia Matang
Bojan Hodak menilai pencapaian Frans Putros merupakan sesuatu yang sangat istimewa, terutama mengingat usia sang pemain yang sudah tidak muda lagi. Pelatih asal Kroasia tersebut menganggap tampil di Piala Dunia adalah puncak karier yang setiap pesepak bola profesional impikan di planet ini.
Baca juga: Irak Akhiri Penantian 40 Tahun Lolos ke Piala Dunia
“Seperti yang saya katakan, bagus kita memiliki pemain di Piala Dunia. Bagus untuknya karena saat ini dia sudah di atas 30 tahun, jadi mungkin ini kesempatan terakhir,” ujar Hodak mengutip laman resmi klub, Jumat (3/4/2026).
Meskipun pada laga penentuan melawan Bolivia tersebut Frans Putros hanya duduk di bangku cadangan dan tidak pelatih Graham Arnold turunkan, kehadirannya di skuad tetap menjadi bukti kepercayaan Tim Nasional Irak terhadap kualitas bek milik Persib tersebut.
Penantian 40 Tahun Singa Mesopotamia
Kelolosan kali ini terasa sangat emosional bagi masyarakat Irak. Ini merupakan kali kedua sepanjang sejarah mereka berhasil menembus putaran final Piala Dunia. Menariknya, partisipasi pertama dan satu-satunya Irak sebelum ini terjadi 40 tahun silam. Tepatnya pada edisi Piala Dunia 1986 yang juga berlangsung di Meksiko.
Frans Putros sendiri memiliki catatan karier internasional yang cukup solid. Sejak melakoni debut pada Agustus 2018, bek berusia 32 tahun ini telah mencatatkan 25 penampilan bersama Timnas Irak. Salah satu momen ikoniknya adalah saat ia berhadapan dengan Timnas Indonesia pada babak grup Piala Asia 2023 di Qatar. Di babak kualifikasi edisi kali ini, Putros terakhir kali tampil penuh saat Irak menahan imbang Arab Saudi 0-0 pada Oktober tahun lalu.
Harapan Menuju Skuad Final di Amerika Utara
Kini, fokus beralih pada persiapan menjelang putaran final yang akan digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada pada Juni mendatang. Bojan Hodak berharap performa konsisten Frans Putros bersama Persib Bandung di liga domestik dapat meyakinkan tim kepelatihan Irak. Sehingga tim pelatih memboyongnya ke dalam daftar skuad final berisi 26 pemain.
“Bagi setiap pemain, tampil di Piala Dunia adalah sebuah impian,” ujar Hodak. Keberadaan Frans Putros di Piala Dunia 2026 nantinya tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi bagi sang pemain. Akan tetapi juga mengangkat citra Persib Bandung dan kompetisi sepak bola Indonesia di mata dunia.








