Parepare (Lampost.co)–Kejutan besar terjadi dalam lanjutan pekan ke-24 BRI Super League 2025/2026. Tuan rumah PSM Makassar harus mengakui keunggulan Persita Tangerang dengan skor mencolok 2-4 dalam laga di Stadion Gelora B.J. Habibie, Parepare, Senin (2/3/2026) malam.
Sempat unggul dua gol lebih dulu, skuad Juku Eja justru terkena remontada atau aksi pembalikan keadaan yang dramatis dari Pendekar Cisadane. Hasil ini membuat PSM tertahan di papan bawah, sementara Persita meroket ke posisi enam besar klasemen sementara.
Jalannya Pertandingan
Bermain di hadapan pendukung sendiri, PSM Makassar langsung tancap gas sejak peluit pertama dibunyikan. Tekanan intensif anak asuh Tomas Trucha membuahkan hasil cepat pada menit ke-9.
Baca juga: Drama VAR dan Gol Rivera Selamatkan Bajul Ijo
Wasit menunjuk titik putih setelah terjadi pelanggaran di kotak terlarang Persita. Kapten Yuran Fernandes yang maju sebagai eksekutor sukses mengecoh kiper Igor Rodrigues. Skor 1-0 untuk PSM.
PSM makin menjauh pada menit ke-26. Berawal dari umpan silang akurat Daisuke Sakai, bek jangkung Aloisio Neto Soares melepaskan tandukan tajam yang mengoyak jala gawang tamu. Keunggulan 2-0 membuat publik Parepare bersorak, seolah kemenangan sudah di depan mata.
Momentum Kebangkitan Persita
Namun, Persita Tangerang menunjukkan mentalitas baja. Perlahan tapi pasti, tim asuhan Carlos Pena mulai keluar dari tekanan.
Titik balik terjadi pada menit ke-35 saat Persita mendapatkan hadiah penalti. Aleksa Andrejic yang bertindak sebagai algojo menjalankan tugas dengan sempurna, mengubah skor menjadi 2-1.
Hanya berselang dua menit, gawang PSM kembali bobol. Sepakan keras Pablo Ganet dari luar kotak penalti tidak mampu Reza Arya Pratama bendung. Gol cepat ini membuat mental pemain PSM goyah dan babak pertama ditutup dengan skor imbang 2-2.
Babak Kedua: Pendekar Cisadane Mengamuk
Memasuki babak kedua, PSM mencoba kembali mengambil alih permainan. Namun, disiplinnya lini pertahanan Persita yang dikawal Javlon Guseynov membuat serangan Juku Eja yang dimotori Alex Tanque selalu kandas. Sebaliknya, Persita justru lebih efektif dalam melakukan serangan balik.
Petaka bagi tuan rumah datang pada menit ke-77. Rayco Rodriguez berhasil memanfaatkan celah di lini belakang PSM dan melepaskan tembakan mendatar yang membawa Persita berbalik unggul 3-2. Gol ini memicu kepanikan di kubu tuan rumah.
Menjelang akhir laga, tepatnya pada menit ke-88, penyerang muda Hokky Caraka mengunci kemenangan tim tamu. Melalui aksi individu yang menawan, Hokky melewati dua pemain bertahan sebelum menceploskan bola ke gawang. Skor 4-2 bertahan hingga laga usai.
Posisi Klasemen dan Evaluasi Pelatih
Dengan kemenangan ini, Persita Tangerang kini mengoleksi 38 poin dan naik ke peringkat enam klasemen sementara BRI Super League 2025/2026. Sebaliknya, PSM Makassar masih tertahan di posisi ke-13 dengan 23 poin, mendekati zona merah.
Pelatih PSM, Tomas Trucha, mengungkapkan kekecewaannya usai laga. “Kami kehilangan fokus setelah unggul dua gol. Ini adalah pelajaran pahit, kami harus segera berbenah karena posisi di klasemen sangat tidak aman,” ujarnya singkat.
Di sisi lain, Carlos Pena memuji determinasi pasukannya. “Para pemain tetap tenang meski tertinggal. Mereka menunjukkan karakter Pendekar yang sesungguhnya. Kemenangan ini untuk seluruh suporter Persita,” ujarnya.
Susunan Pemain:
PSM Makassar (4-2-3-1): Reza Arya; Mufli Hidayat, Yuran Fernandes, Dusan Lagator, Aloisio Neto; Ananda Raehan, Sheriddin Boboev; Daisuke Sakai, Victor Dethan, Rizky Eka; Alex Tanque.
Persita Tangerang (4-3-3): Igor Rodrigues; Zalnando, Javlon Guseynov, Tamirlan Kozubaev, Mario Jardel; Ramon Bueno, Pablo Ganet, Zulfan Djiaulhaq; Rayco Rodriguez, Aleksa Andrejic, Hokky Caraka.








