Praha (Lampost.co)–Stadion Letna di Praha menjadi saksi sejarah kembalinya Republik Ceko ke panggung tertinggi sepak bola dunia. Melalui pertarungan epik selama 120 menit yang berlanjut hingga adu penalti, Ceko sukses menumbangkan Denmark pada laga final play-off Jalur D Kualifikasi Zona Eropa, Rabu (1/4/2026) dini hari WIB.
Kemenangan ini terasa sangat emosional bagi publik sepak bola Ceko. Pasalnya, tim berjuluk Lokomotiva tersebut harus menanti selama 20 tahun lamanya untuk bisa kembali mencicipi atmosfer Piala Dunia. Terakhir kali Ceko tampil di putaran final adalah pada edisi 2006 di Jerman, di mana kala itu mereka masih diperkuat generasi emas seperti Pavel Nedved dan Petr Cech.
Kejar-kejaran Skor di Waktu Normal
Tampil di hadapan pendukung sendiri, Ceko langsung menggebrak sejak peluit pertama dibunyikan. Laga baru berjalan tiga menit, Pavel Sulc sudah berhasil menggetarkan jala gawang Denmark, membawa tuan rumah unggul cepat 1-0. Denmark yang terkejut mencoba meningkatkan intensitas serangan, namun rapatnya pertahanan Ceko membuat skor bertahan hingga turun minum.
Baca juga: Penantian 24 Tahun Berakhir, Gol Tunggal Kerem Akturkoglu Bawa Turki ke Piala Dunia 2026
Memasuki babak kedua, Denmark tampil lebih agresif. Upaya pantang menyerah tim asuhan Kasper Hjulmand membuahkan hasil pada menit ke-72.
Bek tangguh Joachim Andersen berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui sundulan maut memanfaatkan umpan akurat Mikkel Damsgaard. Skor imbang ini bertahan hingga 90 menit usai, memaksa laga berlanjut ke babak tambahan waktu.
Ketegangan di Babak Tambahan dan Adu Penalti
Drama sesungguhnya terjadi pada masa extra-time. Ceko sempat memulihkan keunggulan pada menit ke-100 melalui gol Ladislav Krejci.
Namun, kemenangan yang sudah di depan mata sirna ketika Kasper Hogh mencetak gol balasan pada menit ke-111 lewat skema sepak pojok. Skor 2-2 yang bertahan hingga menit ke-120 memaksa pemenang ditentukan melalui babak tos-tosan.
Dalam drama adu penalti, mentalitas pemain Ceko terbukti lebih tangguh. Tiga eksekutor Denmark gagal menjalankan tugas dengan baik, sedangkan tiga penendang Ceko dengan tenang menaklukkan kiper Mads Hermansen. Ceko akhirnya mengunci kemenangan 3-1 di babak adu penalti dan memastikan tiket ke Amerika Utara.
Gagalnya Ambisi Denmark dan Tantangan di Grup A
Bagi Denmark, hasil ini merupakan pukulan telak karena mereka gagal melaju ke Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara berturut-turut setelah edisi 2018 dan 2022. Sebaliknya, kegembiraan meluap di kubu Ceko yang kini resmi tergabung dalam Grup A Piala Dunia 2026.
Di babak grup nanti, Ceko akan menghadapi tantangan besar karena harus bersaing dengan salah satu tuan rumah, Meksiko. Selain itu, Grup A juga berisi kekuatan Asia, Korea Selatan, serta wakil Afrika, Afrika Selatan. Penampilan Ceko di edisi 2026 sangat para penggemarnya nantikan yang sudah lama merindukan aksi tim nasional mereka di panggung dunia.








