Jakarta (Lampost.co)—Feyenoord memutuskan memecat pelatih Brian Priske jelang pertandingan play-off babak 16 besar Liga Champions menghadapi AC Milan.
Poin penting:
- Feyenoord memecat pelatih Brian Priske jelang laga play-off 16 besar Liga Champions kontra AC Milan
- Alasan pemecatan Priske karena performa Feyenoord di kompetisi lokal
- Brian Priske melatih Feyenoord sejak Juni 2024 sebagai pengganti Arne Slot
“Setelah berdiskusi, Feyenoord memutuskan berpisah dengan pelatih Brian Priske,” demikian pernyataan di situs resmi klub Belanda tersebut, Senin (10/2/2025).
Performa tidak konsisten yang membuat Feyenoord berada di peringkat kelima dan terpaut 12 poin dari spot Liga Champions menjadi alasan pemecatan pelatih asal Denmark tersebut.
Baca juga: Jelang Lawan City, Ancelotti Puji Guardiola
“Hasilnya yang tidak konsisten dan kurangnya chemistry menjadi alasan pemecatan pelatih tersebut,” lanjut pernyataan Feyenoord.
Feyenoord akan menunjuk pelatih sementara pada Selasa (waktu Belanda), sehari sebelum laga leg pertama play-off melawan AC Milan berlangsung di Feyenoord Stadium.
Brian Priske menjadi pelatih Feyenoord sejak Juni 2024 sebagai pengganti Arne Slot yang bergabung dengan Liverpool.
Bersama Priske, Feyenoord memulai musim ini dengan menjuarai trofi Johan Cruyff Shield melawan PSV. Namun, Feyenoord tidak mampu melanjutkan performa mereka di Eredivisie.
Priske meninggalkan Feyenoord setelah mencatatkan 18 kemenangan dalam 30 laga di semua kompetisi.
Pelatih berusia 47 tahun itu sebelumnya telah melatih sejumlah klub Eropa seperti FC Midtjylland (Denmark), Royal Antwerp (Belgia), dan Sparta Praha (Republik Ceko).