Guadalajara (Lampost.co)–Tangis haru dan sorak sorai pecah di Stadion Guadalajara, Meksiko, Rabu (1/4/2026) pagi WIB. Tim Nasional Republik Demokratik (RD) Kongo resmi mengukir tinta emas dalam sejarah sepak bola mereka setelah berhasil menaklukkan Jamaika dengan skor tipis 1-0 pada laga final play-off interkonfederasi.
Kemenangan ini memastikan RD Kongo menjadi salah satu kontestan Piala Dunia 2026. Pencapaian ini menjadi tonggak sejarah baru karena untuk pertama kalinya negara tersebut tampil di putaran final Piala Dunia dengan nama Republik Demokratik Kongo. Sebelumnya, mereka memang pernah berpartisipasi pada edisi 1974 di Jerman Barat, namun kala itu mereka masih berkompetisi di bawah nama Zaire.
Duel Sengit hingga Babak Tambahan Waktu
Pertandingan memperebutkan tiket emas ini berjalan sangat ketat sejak peluit pertama berbunyi. Kedua tim menurunkan deretan pemain bintang yang merumput di kompetisi elite Eropa. Di kubu RD Kongo, duet bek Axel Tuanzebe (Burnley) dan Aaron Wan-Bissaka (West Ham United) tampil disiplin menjaga lini pertahanan. Sementara itu, Jamaika mengandalkan kecepatan Leon Bailey (Aston Villa) dan ketangguhan Ethan Pinnock (Brentford).
Baca juga: Irak Akhiri Penantian 40 Tahun Lolos ke Piala Dunia
Jual beli serangan terjadi sepanjang 90 menit waktu normal. Penyerang gaek Cedric Bakambu sempat mengancam gawang Jamaika pada menit ke-12, namun usahanya belum membuahkan hasil.
Begitu pula dengan upaya Pinnock dari kubu Jamaika yang masih bisa dipatahkan. Ketatnya organisasi pertahanan kedua tim membuat skor kacamata bertahan hingga waktu normal usai, memaksa laga berlanjut ke babak tambahan 2 x 15 menit.
Momen Emas Axel Tuanzebe
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-100 di masa tambahan waktu pertama. Berawal dari skema sepak pojok Brian Cipenga, bola liar di kotak penalti berhasil Axel Tuanzebe sambar dengan sigap. Mantan pemain Manchester United tersebut melepaskan tembakan yang tak mampu kiper Jamaika halau sekaligus membawa pendukung RD Kongo bersorak kegirangan.
Setelah unggul 1-0, pelatih RD Kongo menginstruksikan anak asuhnya bermain lebih rapat dan defensif. Strategi ini terbukti ampuh meredam agresivitas Jamaika yang mencoba mengejar ketinggalan di sisa waktu. Hingga peluit panjang berbunyi, skor tetap tidak berubah, memastikan kemenangan bersejarah bagi tim asal Afrika tersebut.
Tantangan Besar di Grup K
Berdasarkan hasil undian resmi FIFA, RD Kongo akan tergabung dalam Grup K pada putaran final Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Mereka akan menghadapi tantangan berat melawan tim-tim tangguh seperti Portugal, Kolombia, dan wakil Asia, Uzbekistan.
Laga perdana RD Kongo di panggung dunia akan berlangsung pada 17 Juni 2026 menghadapi Portugal. Pertandingan tersebut akan menjadi ujian mental bagi skuad RD Kongo untuk membuktikan mereka layak bersaing di level tertinggi sepak bola internasional.








