Pisa (Lampost.co)—AC Milan berhasil mengamankan kemenangan krusial dalam perburuan gelar juara Serie A musim 2025/2026. Bertandang ke Arena Garibaldi–Stadio Romeo Anconetani, Sabtu (14/2/2026) dini hari WIB, Rossoneri menundukkan tuan rumah Pisa dengan skor tipis 2-1.
Kemenangan ini terasa sangat berharga bagi skuad asuhan Massimiliano Allegri. Tambahan tiga poin membuat Milan kini mengoleksi 53 poin dari 24 pertandingan, terus menempel ketat Inter Milan di puncak klasemen dengan selisih lima angka.
Jalannya Pertandingan
Dominasi Milan sudah terlihat sejak peluit pertama berbunyi. Namun, rapatnya barisan pertahanan Pisa di bawah komando Antonio Caracciolo sempat membuat tim tamu frustrasi. Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-39. Ruben Loftus-Cheek mencatatkan namanya di papan skor melalui sundulan mematikan setelah memanfaatkan umpan silang akurat, mengubah kedudukan menjadi 1-0 untuk keunggulan Milan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, pertandingan berjalan lebih dramatis. Milan sebenarnya berpeluang menggandakan keunggulan pada menit ke-54 melalui titik putih.
Sayangnya, Niclas Fullkrug yang maju sebagai eksekutor gagal menjalankan tugas setelah tendangannya melebar ke sisi gawang. Sebelumnya, wasit juga sempat menganulir gol Fullkrug karena menganggap sang pemain melakukan handsball.
Kegagalan penalti tersebut menjadi momentum bagi Pisa untuk bangkit. Pada menit ke-71, publik tuan rumah bergemuruh saat Felipe Loyola menyamakan kedudukan.
Loyola menyambar bola liar di dalam kotak penalti Milan yang gagal lini belakang tim tamu antisipasi dengan sempurna. Skor imbang 1-1 membuat tensi pertandingan makin panas.
Sihir Luka Modric
Saat laga tampak akan berakhir imbang, Luka Modric muncul sebagai pahlawan. Gelandang veteran yang masih menunjukkan kelasnya pada tahun 2026 ini melepaskan tembakan melengkung dari luar kotak penalti pada menit ke-85 yang tak mampu kiper Pisa jangkau. Gol tersebut memastikan kemenangan 2-1 bagi tim tamu.
Meski menang, Milan harus mengakhiri laga dengan sepuluh pemain. Adrien Rabiot menerima kartu kuning kedua pada menit ke-90+1, yang memaksanya mandi lebih cepat. Beruntung bagi Rossoneri, Pisa gagal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain di sisa waktu tambahan.
Situasi Klasemen
Kekalahan ini makin membenamkan Pisa di zona degradasi. Tim promosi tersebut kini tertahan di peringkat ke-19 klasemen sementara dengan raihan 15 poin, terpaut enam angka dari zona aman. Sementara itu, bagi AC Milan, hasil ini memperpanjang rekor tidak terkalahkan mereka di Serie A menjadi 23 pertandingan berturut-turut.
Susunan Pemain
Pisa (3-4-3): Simone Scuffet; Simone Canestrelli, Antonio Caracciolo, Francesco Coppola; Idrissa Toure, Felipe Loyola, Michel Aebischer, Samuele Angori; Matteo Tramoni, Rafiu Durosinmi, Stefano Moreo.
AC Milan (3-5-2): Mike Maignan; Tomori, Thiaw, Pavlovic; Emerson Royal, Ruben Loftus-Cheek, Luka Modric, Adrien Rabiot, Theo Hernandez; Christopher Nkunku, Niclas Fullkrug.








