London (Lampost.co)–Stadion Wembley yang legendaris menjadi saksi bisu ketangguhan sepak bola Asia. Tim Nasional Jepang sukses mencatatkan kemenangan bersejarah dengan menumbangkan raksasa Eropa, Inggris, dengan skor tipis 1-0 pada laga persahabatan internasional, Rabu (1/4/2026) dini hari WIB.
Bintang Brighton & Hove Albion, Kaoru Mitoma, muncul sebagai pahlawan bagi skuad Samurai Biru. Gol tunggalnya di babak pertama sudah cukup untuk mempermalukan publik tuan rumah sekaligus menegaskan posisi Jepang sebagai salah satu kekuatan sepak bola yang patut jadi perhitungan di level global menjelang Piala Dunia 2026.
Dominasi Sempurna di Britania Raya
Kemenangan atas Inggris ini menjadi penutup yang manis bagi perjalanan Jepang dalam periode internasional Maret 2026. Skuad asuhan Hajime Moriyasu tersebut menyapu bersih tur mereka di Britania Raya dengan hasil sempurna. Sebelum menaklukkan Wembley, Jepang lebih dahulu membungkam Skotlandia dengan skor 1-0 di Glasgow pekan lalu.
Baca juga: Tuan Rumah Amerika Serikat Telan Dua Kekalahan Beruntun
Sebaliknya, hasil ini menjadi rapor merah bagi Tim Nasional Inggris di bawah arahan pelatih Thomas Tuchel. The Three Lions terpaksa melewati periode FIFA Matchday Maret tanpa satu pun kemenangan. Sebelum takluk dari Jepang, Harry Kane dan kawan-kawan hanya mampu bermain imbang 1-1 saat menjamu Uruguay.
Blunder Pertahanan dan Magis Kaoru Mitoma
Inggris sebenarnya mengambil inisiatif menyerang sejak peluit pertama berbunyi. Namun, lini pertahanan mereka tampak gugup. Bek Ezri Konsa sempat melakukan blunder fatal di awal laga, meski beruntung barisan penyerang Jepang gagal mengonversinya menjadi gol. Inggris juga sempat mengancam melalui tembakan keras Morgan Rogers, namun solidnya tembok pertahanan Jepang berhasil memblok bola.
Petaka bagi tuan rumah datang pada menit ke-23. Melalui skema serangan yang terukur, Keito Nakamura melepaskan umpan matang yang langsung Kaoru Mitoma sambar. Sepakan akurat Mitoma gagal kiper Inggris halau dan mengubah skor menjadi 1-0. Keunggulan ini bertahan hingga turun minum meskipun Inggris terus berupaya menggempur pertahanan Jepang.
Tembok Kokoh Samurai Biru Redam Taktik Thomas Tuchel
Memasuki babak kedua, Thomas Tuchel menginstruksikan anak asuhnya bermain lebih ofensif. Inggris mengurung pertahanan Jepang hampir di sepanjang sisa pertandingan. Namun, strategi serangan balik cepat yang Jepang peragakan justru beberapa kali hampir menggandakan keunggulan.
Disiplinnya lini belakang Jepang membuat frustrasi barisan penyerang Inggris. Beberapa peluang emas yang tuan rumah ciptakan selalu membentur tembok kokoh pertahanan Jepang atau patah oleh kesigapan penjaga gawang mereka. Hingga wasit meniup peluit panjang, skor 1-0 untuk kemenangan Jepang tetap tidak berubah.
Kemenangan ini menjadi modal kepercayaan diri yang luar biasa bagi Jepang sebelum mereka bertarung di putaran final Piala Dunia 2026. Sementara bagi Inggris, kekalahan ini memicu tekanan besar bagi Thomas Tuchel untuk segera mengevaluasi performa timnya sebelum turnamen resmi dimulai.








