London (Lampost.co)–Stadion Wembley menjadi saksi bisu runtuhnya keangkeran markas sepak bola Inggris pada Rabu (1/4/2026). Tim Nasional Jepang sukses mengukir tinta emas dengan menaklukkan tuan rumah Inggris lewat skor tipis 1-0. Kemenangan ini menobatkan skuad Samurai Biru sebagai negara Asia pertama dalam sejarah yang berhasil mengalahkan The Three Lions di level internasional.
Gol tunggal kemenangan Jepang tercipta lewat bintang Brighton & Hove Albion, Kaoru Mitoma, pada menit ke-23. Memanfaatkan skema serangan balik yang rapi, Mitoma berhasil mengelabui barisan pertahanan Inggris sebelum menyarangkan bola ke gawang Jordan Pickford. Skor tersebut bertahan hingga peluit panjang berbunyi, memicu perayaan luar biasa bagi pendukung Jepang yang hadir di London.
Peringatan Penting Hajime Moriyasu
Meski meraih hasil yang sangat prestisius, pelatih Timnas Jepang, Hajime Moriyasu, justru memberikan respons yang sangat tenang dan cenderung waspada. Ia mengingatkan publik serta para pemainnya agar tidak jemawa dan tidak menjadikan hasil uji coba ini sebagai tolok ukur utama kekuatan tim menjelang putaran final Piala Dunia 2026.
Baca juga: Gol Tunggal Kaoru Mitoma Bawa Jepang Tumbangkan Inggris
Moriyasu menilai status laga sebagai partai persahabatan membuat hasil akhir harus disikapi secara proporsional. Ia menyadari intensitas dan tekanan di turnamen resmi akan jauh berbeda dari laga uji coba di Wembley tersebut.
“Juga, bagi kami, pertandingan ini pada akhirnya hanya laga persahabatan, jadi kami harus mengingat itu juga,” ujar Moriyasu dengan nada rendah hati dalam sesi konferensi pers usai laga.
Inggris tanpa Kekuatan Penuh
Lebih lanjut, Moriyasu menyoroti kondisi skuad Inggris yang tidak turun dengan kekuatan terbaiknya. Sejumlah pilar kunci seperti Harry Kane, Declan Rice, dan Bukayo Saka absen dalam pertandingan kali ini. Menurut pelatih yang membawa Jepang tampil impresif di kualifikasi Asia tersebut, komposisi tim Inggris di turnamen nanti akan jauh lebih mengerikan.
“Datang ke Piala Dunia, saya tahu itu akan menjadi tim yang benar-benar berbeda untuk Inggris,” ujarnya. Pernyataan ini menunjukkan Moriyasu sangat mewaspadai potensi kebangkitan tim asuhan Thomas Tuchel saat berada di panggung dunia yang sesungguhnya.
Konsistensi Sang Raja Asia
Kemenangan atas Inggris ini sebenarnya bukanlah kejutan satu-satunya yang Jepang buat belakangan ini. Sebelumnya, Jepang juga sempat mencuri perhatian dunia setelah berhasil menaklukkan raksasa Amerika Latin, Brasil, dalam laga uji coba lainnya. Performa konsisten ini membuat Jepang kini kokoh di peringkat 18 dunia dan tetap menyandang status sebagai tim terbaik di Asia.
Jepang sendiri merupakan tim pertama yang memastikan tiket lolos ke putaran final Piala Dunia 2026 dari zona kualifikasi Asia. Namun, jalan terjal menanti mereka di Amerika Utara nanti. Berdasarkan hasil undian, Jepang tergabung dalam grup yang sangat kompetitif bersama Belanda, Swedia, dan Tunisia. Kemenangan di Wembley menjadi modal mental yang berharga, namun Moriyasu menegaskan kerja keras sesungguhnya baru saja dimulai.







