Jakarta (Lampost.co)—Operator kompetisi menunda pertandingan pekan keempat BRI Super League 2025/2026 antara PSM Makassar dan Persebaya Surabaya. Penyebabnya kondisi keamanan yang tidak kondusif pasca-kerusuhan demonstrasi di kantor DPRD Kota Makassar, Jumat (29/8) malam.
Poin penting:
- Operator kompetisi menunda laga pekan IV BRI Super League 2025/2026 antara PSM Makassar dan Persebaya Surabaya.
- Penyebabnya kondisi keamanan tidak kondusif pasca-kerusuhan demonstrasi di kantor DPRD Kota Makassar.
- Melalui surat resmi pihak liga menyatakan kondisi di lapangan yang tidak kondusif.
Akun media sosial X PSM_Makassar mengumumkan penundaan itu mengacu pada regulasi liga yang tertuang pada Surat ILeague Nomor 1277/LI-COR/VIII/2025 yang bertanda tangan Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) Ferry Paulus.
Surat resmi tersebut menyebutkan pihak liga meninjau dan mempertimbangkan fakta serta kondisi di lapangan yang tidak kondusif. Sehingga mereka memutuskan penundaan pertandingan antara PSM Makassar dan Persebaya Surabaya hingga pemberitahuan lebih lanjut.
Baca juga: Meski menang 3-1, Mauricio Souza nilai laga kontra Dewa sangat sulit
“Mengacu pada surat Ileague nomor 1277/LI-COR/VIII/2025 ditetapkan bahwa pertandingan antara PSM Makassar dan Persebaya Surabaya pada tanggal 31 Agustus 2025 ditunda,” tulis akun resmi X PSM Makassar.
Manajemen PSM Makassar juga mengonfirmasi melalui akun media sosial resmi klub bahwa informasi mengenai tiket akan mereka sampaikan kemudian.
“Adapun informasi mengenai tiket akan kami informasikan lebih lanjut,” tulis keterangan resmi.
Penyebab penundaan ini karena kerusuhan di Makassar, Jumat (29/8/2025) malam. Demonstrasi yang awalnya sebagai bentuk solidaritas terhadap kematian pengemudi ojek online di Jakarta, berkembang menjadi aksi anarki dengan massa membakar kantor DPRD Makassar. Insiden tersebut menimbulkan tiga korban jiwa dari kalangan aparatur sipil negara.