Jakarta (Lampost.co)—Persita Tangerang memperpanjang catatan buruk tuan rumah Persis Solo dengan raihan kemenangan 3-1 pada pertandingan BRI Super League 2025/2026 di Stadion Manahan, Surakarta, Minggu (4/1/2026).
Poin penting:
- Persita Tangerang menang 3-1 di markas Persis Solo.
- Gol kemenangan Persita tercipta lewat Matheus Alves dan brace Aleksa Andrejic.
- Persis Solo hanya mampu memperkecil ketinggalan melalui gol Gervane Kastaneer.
Pendekar Cisadane membuka keunggulan melalui gol Matheus Alves pada menit kelima. Kemudian dwigol Aleksa Andrejic pada menit ke-14 dan 41 membuat tim tamu unggul tiga gol. Persis hanya mampu memperkecil ketinggalan melalui gol Gervane Kastaneer pada menit ke-62.
Kemenangan beruntun kedua bagi Persita itu membuat mereka naik ke posisi kelima klasemen sementara dengan 28 poin. Demikian kutipan laman ILeague.
Baca juga: Malut United Menang Telak 6-2 atas PSBS Biak
Sedangkan bagi Laskar Sambernyawa, kekalahan beruntun ketiganya itu membuat mereka makin terpuruk di dasar klasemen dengan koleksi tujuh poin.
Pertandingan baru berusia lima menit saat Persita membuka keunggulan. Dari situasi tendangan sudut, Matheus Alves dengan cerdik menempatkan diri di posisi ideal untuk menyambut bola dengan sundulan yang berujung gol. Skor 1-0 untuk keunggulan Pendekar Cisadane.
Persita yang cukup menguasai jalannya permainan kemudian menggandakan keunggulan pada menit ke-14. Dari sudut sempit di sisi kanan pertahanan Persis, Aleksa Andrejic melepaskan sepakan akurat ke sudut kiri atas gawang tuan rumah tanpa dapat kiper Gianluca Pandeynuwu antisipasi. Skor 2-0 untuk keunggulan Persita.
Keunggulan dua gol membuat Persita makin percaya diri. Penyerang Hokky Caraka memiliki peluang saat ia melepaskan sepakan melambung dari sudut sempit. Di sisi lain, Persis memiliki peluang bagus pertamanya saat Kodai Tanaka melepaskan tembakan melambung.
Baca juga: Teja yakin Persik Kediri akan sulitkan Persib Bandung
Gawang Persita akhirnya kemasukan pada menit ke-28, ketika Kodai Tanaka memanfaatkan kemelut di mulut gawang Persita untuk membukukan gol. Namun wasit Mustafa Kamal kemudian melakukan tinjauan VAR dan menilai terjadi offside, sehingga membatalkan gol itu.
Menjelang turun minum, tepatnya pada menit ke-41, Persita mendapatkan gol ketiganya. Dari skema serangan balik, Hokky bergerak cepat di sisi kiri pertahanan Persis, dan mengirimkan umpan tarik. Bola sempat Jose Cleyton halau, namun Aleksa segera menyambar kembali yang mengubah skor menjadi 3-0 untuk keunggulan tim tamu.
Persis yang mencoba bermain lebih terbuka menuai hasilnya pada menit ke-59. Wasit menilai Javlon Guseynov melakukan pelanggaran terhadap Cleyton di kotak terlarang Persita, saat mereka berduel memperebutkan bola lemparan ke dalam. Wasit pun menunjuk titik putih tanpa melakukan tinjauan VAR.
Baca juga: Persita diminta jaga momentum positif ketika hadapi Persis Solo
Gervane Castaneer menjadi algojo bagi Persis. Eksekusinya bisa kiper Igor Rodrigues patahkan. Namun, Castaneer sigap menyambar bola pantul dan masuk ke gawang Persita. Skor berubah 3-1 untuk keunggulan Persita.
Persis lbih mendominasi jalannya permainan pada babak kedua. Mereka kemudian mendapatkan peluang berikutnya dari sundulan Castaneer yang dapat kiper Igor tangkap. Persita sendiri sempat mencuri peluang dari serangan balik dan menutupnya dengan sepakan Pablo Ganet yang masih membentur pemain tuan rumah.
Pada menit ke-85, wasit menghentikan pertandingan karena beberapa penonton menyalakan suar. Sekitar lima menit kemudian pertandingan berlanjut kembali.
Persis masih memiliki satu peluang bagus untuk memperkecil kedudukan dari sundulan Cleyton yang bisa kiper Igor tepis. Sebelum laga benar-benar usai, Persita juga memiliki satu peluang dari sepakan Pablo Ganet yang membentur jaring samping gawang Persis.
Baca juga: Van Gastel tak risau meski PSIM kehilangan beberapa pemain kunci








