Kemenangan ini terasa sangat istimewa bagi Nice karena diraih di tengah gempuran bertubi-tubi Strasbourg sejak awal laga.
Strasbourg (Lampost.co)–OGC Nice resmi memastikan satu tempat di partai puncak Piala Prancis (Coupe de France) 2025/2026 setelah memetik kemenangan krusial atas Strasbourg. Bertanding di Stadion de la Meinau, Kamis (23/4/2026) dini hari WIB, tim berjuluk Les Aiglons tersebut sukses membungkam tuan rumah dengan skor meyakinkan 2-0.
Kemenangan ini terasa sangat istimewa karena diraih di tengah gempuran bertubi-tubi Strasbourg sejak awal laga. Berkat hasil ini, Nice akan berhadapan dengan RC Lens di laga final yang akan berlangsung di Stadion Stade de France, Paris, pada 22 Mei mendatang.
Tampil di hadapan pendukung sendiri, Strasbourg sebenarnya tampil sangat dominan sepanjang babak pertama. Tim asuhan Patrick Vieira tersebut kerap mengancam barisan pertahanan Nice melalui pergerakan lincah Martial Godo dan Emanuel Emegha. Namun, penyelesaian akhir yang kurang klinis membuat sejumlah peluang emas tersebut terbuang percuma.
Nice, yang lebih banyak tertekan di awal laga, perlahan mulai menemukan ritme permainan mereka. Peluang pertama tim tamu lahir melalui eksekusi tendangan bebas Jonathan Clauss, meski bola masih belum menemui sasaran. Hingga turun minum, skor kacamata tetap bertahan.
Memasuki babak kedua, Strasbourg kembali mengambil inisiatif serangan. Julio Enciso hampir saja membawa tuan rumah unggul melalui tendangan keras yang hanya melambung tipis di atas mistar gawang. Namun, keasyikan menyerang justru menjadi bumerang bagi Strasbourg.
Nice berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-51. Berawal dari umpan akurat Jonathan Clauss, Elye Wahi dengan tenang melepaskan tembakan yang gagal pertahanan lawan antisipasi. Skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan Nice.
Tertinggal satu gol, Strasbourg mencoba membalas. Enciso kembali menebar ancaman melalui tendangan jarak jauh dari luar kotak penalti, namun kiper Nice tampil sigap mengamankan gawang.
Petaka bagi Strasbourg kembali hadir pada menit ke-82. Pelanggaran di area terlarang membuat wasit menunjuk titik putih. Elye Wahi yang maju sebagai algojo sukses menjalankan tugas dengan sempurna, mengecoh kiper Mike Penders dan menggandakan keunggulan menjadi 2-0.
Hingga peluit panjang berbunyi, skor 2-0 tidak berubah. Keberhasilan ini menjadi pembuktian bagi Nice yang tampil efektif meskipun berada di bawah tekanan penguasaan bola lawan. Dua gol dari Elye Wahi menjadi kunci utama yang mengantarkan Nice ke Paris.
Kini, fokus Nice akan terbagi antara kompetisi liga dan persiapan menghadapi RC Lens di partai final. Duel final nanti akan berlangsung sengit mengingat kedua tim tengah dalam performa terbaiknya di ajang Piala Prancis musim ini.
Susunan Pemain:
Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update