Jakarta (Lampost.co)—Pelatih Persis Solo, Ong Kim Swee (OKS), mengapresiasi kerja keras 10 pemainnya ketika menahan imbang PSBS Biak dengan skor 1-1 pada pekan ke-15 Liga 1 Indonesia di Stadion Manahan, Solo, Senin (16/12/2024) malam.
Mengutip dari laman resmi klub, Selasa (17/12/2024), Ong Kim Swee menjelaskan meski hanya tampil dengan 10 orang, anak-anak asuhnya dapat memberikan perlawanan hebat. Bahkan, hampir unggul dan memenangkan pertandingan.
“Untuk kita kehilangan penyerang pada awal permainan, dibobol lewat sepakan penalti, termasuk kehilangan lagi satu pemain karena cedera. Namun, kami mampu mendapatkan satu poin,” ujar OKS.
“Walaupun kami inginkan hasil yang lebih baik, kredit harus saya berikan kepada para pemain. Mereka bermain dengan 10 orang hampir selama 84 menit. Bukan saja bertahan, melainkan kami hampir saja menang dan menjaringkan gol dan menciptakan peluang pada babak kedua,” ujarnya.
Pelatih berkebangsaan Malaysia itu melanjutkan hasil imbang ini merupakan poin yang penting. Dia berharap mereka bisa melanjutkan apa yang telah mereka rencanakan.
Mengenai kartu merah kepada penyerang Ramadhan Sananta, OKS mengungkapkan hal itu membuat laga berjalan sulit. Namun, timnya menunjukkan kerja keras yang luar biasa.
Selanjutnya mantan pelatih Sabah FA itu berharap kedatangan beberapa pemain anyar pada bursa transfer paruh musim ini dapat memberikan dampak positif kepada skuad Laskar Sambernyawa.
“Kami hampir mendapatkan hasil yang baik, tapi insiden kami mendapatkan kartu merah terjadi terlalu awal. Seperti yang saya katakan, apabila kami bermain dengan 10 pemain, kami masih mempunyai peluang, jika kami bermain dengan 11 pemain. Namun, saya percaya kami mampu mendapatkan hasil yang sebaliknya,” ujarnya.
Karena hasil imbang ini, Persis Solo masih tertahan di peringkat ke-15 klasemen sementara Liga 1 Indonesia dengan torehan 10 poin dari 15 pertandingan, hanya berjarak empat poin dari posisi juru kunci.