Pelatih Arema Sebut Tidak Mudah Meraih Kemenangan atas Bhayangkara

Pertandingan ini sulit karena Bhayangkara tampil sangat kuat, juga pemain mereka memiliki fisik yang tinggi.

Editor Isnovan Djamaludin, Penulis Antaranews
Sabtu, 23 Agustus 2025 20.12 WIB
Pelatih Arema Sebut Tidak Mudah Meraih Kemenangan atas Bhayangkara
Pelatih Arema FC Marcos Santos memberikan keterangan dalam sesi konferensi pers seusai pertandingan melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadiom Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (22/8/2025). Foto: ANTARA/Ananto Pradana

Malang (Lampost.co)—Pelatih Arema FC, Marcos Santos, mengakui tidak mudah meraih kemenangan 2-1 atas Bhayangkara Presisi Lampung FC.

Poin penting:

  • Pelatih Arema mengakui tidak mudah meraih kemenangan atas Bhayangkara Presisi Lampung FC.
  • Bhayangkara Presisi Lampung FC tampil solid dengan mengandalkan kekuatan fisik.
  • Gol kemenangan Arema lahir di penghujung babak kedua melalui penalti Dalberto Luan.

Marcos saat sesi konferensi pers seusai pertandingan di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (22/8/2025), mengatakan para pemain tim lawan mampu tampil solid sekaligus mengandalkan kekuatan fisik. Hal itu membuat anak asuhannya sulit mengembangkan permainan.

“Pertandingan ini sulit karena Bhayangkara tampil sangat kuat, juga pemain mereka memiliki fisik yang tinggi,” kata Marcos.

Baca juga: Arema FC Kalahkan Bhayangkara FC 2-1, Dalberto Cetak Dua Gol

Strategi pressing ketat pemain Bhayangkara mengharuskan pemain Arema FC tampil lebih sabar di babak pertama.

Bahkan, tuan rumah harus tertinggal lebih dahulu setelah pemain Bhayangkara Presisi Lampung FC, Fareed Sadat, mencetak gol pada menit ke-10.

Arema memang sempat membuka asa usai Dalberto Luan menyamakan kedudukan pada menit ke-39.

Namun, hal itu tidak membuat Bhayangkara FC kendur. Sebab, kata Marcos, setelah timnya menyamakan kedudukan, tempo pertandingan makin tinggi.

Baca juga: Arema ditahan seri 0-0 oleh Bhayangkara FC

Marcos menyadari jika hal itu terus dibiarkan, timnya akan mengalami kegagalan meraih target kemenangan.

Maka dari itu, ketika waktu turun minum dia memotivasi para pemain supaya tampil lebih garang di babak kedua.

“Waktu di ruang ganti saya berbicara kepada semua pemain harus menang dan akhirnya kami bisa menang,” ujarnya.

Gol kemenangan tim berjuluk Singo Edan lahir di penghujung babak kedua. Tepatnya pada menit ke-90+7 melalui penalti Dalberto Luan.

Soal proses terjadinya penalti yang sempat mendapat protes pemain dan ofisial tim lawan, Marcos mengutarakan keputusan Wasit Muhammad Tri Santoso sudah benar. Apalagi sebelum memutuskan memberikan hadiah tendangan 12 pas, pengadil lapangan juga mengecek rekaman tayangan melalui video assisten referee (VAR).

“Saya ada di lapangan, di depan dan ketika pemain saya akan menendang, ada pemain Bhayangkara mencoba menghalangi dari belakang sehingga mengenai kaki Dalberto,” ujarnya.

Terlepas dari faktor apa pun, Marcos mengapresiasi kerja keras para pemain sehingga mampu mewujudkan tiga poin tambahan di laga kandang kedua bagi Arema FC.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada pemain karena mereka sudah bekerja keras sampai kami bisa mendapatkan tiga poin,” ujarnya.

Baca juga: Bhayangkara FC berambisi bawa pulang tiga poin dari Kanjuruhan

Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update

Iklan Artikel 4

BERITA TERKINI