Pelatih Lyon Paulo Fonseca Kena Sanksi 9 Bulan Tidak Bisa Dampingi Tim

Paulo Fonseca mendapat sanksi ini akibat tindakan konfrontasi terhadap wasit Ligue 1 Prancis, Benoit Millot.

Editor Ricky Marly, Penulis Antaranews
Kamis, 06 Maret 2025 14.58 WIB
Pelatih Lyon Paulo Fonseca Kena Sanksi 9 Bulan Tidak Bisa Dampingi Tim
Pelatih Lyon, Paulo Fonseca. (Antara/OL.fr)

Jakarta (Lampost.co) — Pelatih Lyon, Paulo Fonseca terkena sanksi sembilan bulan tidak bisa mendampingi timnya saat berlaga.

Paulo Fonseca mendapat sanksi ini akibat tindakan konfrontasi terhadap wasit Ligue 1 Prancis, Benoit Millot.

  • Manajemen klub Lyon mengkritik keputusan tersebut. 
  • Fonseca terlibat konfrontasi dengan wasit dalam pertandingan melawan Brest. 
  • Fonseca tidak boleh berada di ruang ganti, bangku cadangan, maupun menjalankan fungsi kepelatihan. 

“Pelatih kepala Lyon, Paulo Fonseca, telah diskors selama sembilan bulan karena tindakannya terhadap wasit Ligue 1 Benoît Millot. LFP telah mengonfirmasi,” demikian laporan laman OneFootball melalui akun resmi Instagram, Kamis, 6 Maret 2025.

Baca Juga:

AC Milan Tunjuk Conceicao Gantikan Fonseca

Mantan pelatih AC Milan itu terlibat konfrontasi dengan wasit dalam pertandingan melawan Brest pada 2 Maret 2025 lalu. Pada laga itu, Lyon berhasil meraih kemenangan dengan skor 2-1.

Wasit mengusir Fonseca dan mengeluarkan kata-kata tidak pantas terhadap Benoit. Ia meminta maaf atas kemarahannya yang berakhir ketika para pemain Lyon mendorongnya menjauh dari wasit.

Akibat perbuatannya, Liga Sepak Bola Profesional Prancis (LFP) melarang Fonseca mendampingi anak asuhannya berlaga selama sembilan bulan.

Kemudian Fonseca tidak boleh berada di ruang ganti, bangku cadangan, maupun menjalankan fungsi kepelatihan, sebelum, selama, dan setelah pertandingan hingga 30 November 2025.

Mengajukan Banding

Sementara itu, manajemen klub Lyon dalam sebuah pernyataan, mengatakan bahwa mereka prihatin dengan berat dan cepatnya sanksi kepada Fonseca.

Selain itu, mereka mengkritik keputusan tersebut dengan mengatakan bahwa sang manajer tidak dinilai hanya berdasarkan tindakannya, yang mereka gambarkan sebagai reaksi emosional tanpa niat untuk menyakiti wasit.

“Sehubungan dengan sanksi yang tampaknya telah ditentukan oleh konteks negatif yang mempengaruhi perwasitan Prancis. (Lyon) mengumumkan bahwa mereka sedang mempelajari semua kemungkinan untuk mengajukan banding,” kata Lyon dalam sebuah pernyataan.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update

Iklan Artikel 4

BERITA TERKINI