Padang (Lampost.co)—Kesebelasan Semen Padang FC mengakhiri puasa kemenangan di Stadion Haji Agus Salim, Kota Padang, Sumatra Barat, usai mengalahkan Persita 2-0.
Poin penting:
- Semen Padang akhiri puasa kemenangan di kandang Stadion Haji Agus Salim
- Ini merupakan tiga poin pertama persembahan pelatih Semen Padang, Eduardo Almeida
- Semen Padang rawan masuk zona degradasi mengingat tiga tim terbawah belum memainkan laga pekan ke-23
“Yang terpenting hari ini kami menang dan mendapatkan tiga poin di kandang,” kata pelatih Semen Padang FC, Eduardo Almeida, di Stadion Haji Agus Salim, Kota Padang, Jumat (14/2/2025).
Dengan kemenangan tersebut Tim Kabau Sirah naik dua peringkat atau berada di urutan 15 klasemen sementara dengan perolehan 20 poin. Capaian itu hasil dari lima kemenangan, lima kali seri serta 13 kali kekalahan.
Baca juga: Bojan Hodak Ingin Wasit Asing Pimpin Laga Persib Vs Persija
Kemenangan di laga kandang merupakan tiga poin pertama yang berhasil Eduardo Almeida persembahkan sepanjang musim Liga 1 musim 2024-2025 bergulir. Sebelumnya pelatih asal Portugal tersebut hanya mampu seri melawan Malut United pada Minggu (2/2/2025). Sementara sisanya pelatih yang mengantongi lisensi UEFA Pro itu harus mengakui keunggulan lawan-lawannya.
“Kemenangan ini sudah sangat lama kami nantikan dan patut kita syukuri,” ujar Almeida.
Gol pertama tuan rumah lahir dari kaki sang kapten Semen Padang, Rosad Setiawan, pada menit ke-10 lewat skema tendangan keras dari luar kotak penalti. Tim tamu sendiri mempunyai kesempatan emas menyamakan kedudukan di babak pertama lewat titik putih.
Namun, penjaga gawang Semen Padang Arthur tampil gemilang dan sukses menepis eksekusi penalti Javlon. Semen Padang sukses mengunci kemenangan usai Stewart menceploskan bola ke gawang Persita yang dijaga Igor Carreira.
Gol pada menit-menit tambahan tersebut lahir dari skema serangan balik anak asuh Eduardo Almeida dari sisi kiri jantung pertahanan Persita. Gol kedua itu sekaligus menjadi penutup laga pada pekan ke-23.
Dalam pertandingan tersebut kiper Semen Padang FC Arthur juga terpilih sebagai pemain terbaik alias man of the match. Kiper kelahiran Brasil itu berhasil melakukan sejumlah penyelamatan krusial, terutama saat menggagalkan tendangan penalti pemain Persita.
Sebelum wasit meniup peluit panjang, pertandingan sempat terhenti sementara karena sejumlah ofisial dan pemain cadangan Persita mencoba mendekati dan memprotes sikap kiper Semen Padang yang dinilai tidak menghormati tim berjuluk Pendekar Cisadane saat merayakan gol kedua tim tamu.
Merujuk laman resmi Liga 1 Indonesia, Persib Bandung masih memuncaki klasemen sementara dengan total 49 poin atau unggul empat poin dari Dewa United yang bertengger di peringkat kedua. Sementara itu, tiga tim terbawah atau zona degradasi, yakni PSS mengantongi 19 poin, serta Persis dan Madura United yang sama-sama mengumpulkan 17 poin.
Posisi Semen Padang FC berpotensi kembali masuk zona degradasi mengingat tiga tim terbawah baru memainkan 22 pertandingan. Dari tiga tim tersebut, PSS Sleman paling berpeluang besar menggeser posisi Semen Padang FC.