Bandung (Lampost.co)–Persib Bandung bersiap melakoni misi sulit dalam lawatan mereka ke Pulau Sumatra pada pekan ke-26 Super League 2025/2026. Tim berjuluk Maung Bandung tersebut akan menantang tuan rumah Semen Padang di Stadion Haji Agus Salim, Minggu (5/4/2026) malam WIB.
Pelatih kepala Persib, Bojan Hodak, memberikan peringatan keras kepada anak asuhnya untuk tidak meremehkan kekuatan lawan, meskipun secara posisi klasemen kedua tim terpaut cukup jauh. Hodak menilai status Semen Padang yang tengah berjuang mati-matian melepaskan diri dari jeratan zona degradasi justru menjadi ancaman nyata bagi ambisi juara Persib musim ini.
Ancaman Kebangkitan Tuan Rumah di Zona Merah
Bojan Hodak mengantisipasi lonjakan motivasi yang luar biasa dari skuad Kabau Sirah. Bermain di hadapan pendukung fanatiknya, Semen Padang akan tampil habis-habisan demi mengamankan tiga poin krusial untuk bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Baca juga: Tanpa Matricardi dan Putros, Marc Klok Siap Pimpin Maung Bandung di Padang
“Melawan Semen Padang akan menjadi pertandingan yang sulit karena mereka bermain di kandang dan saat ini berada di zona degradasi. Saya rasa mereka akan tampil 200 persen,” ujar Hodak mengutip laman resmi klub, Jumat (3/4/2026).
Pelatih asal Kroasia tersebut menekankan tim-tim yang berada di papan bawah sering menunjukkan kegigihan yang luar biasa di penghujung musim. Oleh karena itu, ia meminta Marc Klok dan kawan-kawan tetap fokus menjaga konsistensi permainan sepanjang 90 menit agar tidak terpeleset dalam perburuan takhta klasemen.
Solusi Absennya Pato dan Putros
Menjelang laga ini, Persib tampil tanpa kekuatan penuh di lini belakang. Dua pilar asing, Patricio “Pato” Matricardi dan Frans Putros, terpaksa menepi akibat sanksi akumulasi kartu kuning. Absennya duet ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi koordinasi pertahanan Maung Bandung.
Kendati demikian, Bojan Hodak mengaku tidak merasa khawatir secara berlebihan. Ia mengonfirmasi kedalaman skuad Persib saat ini cukup mumpuni dengan kembalinya beberapa pemain pilar yang sebelumnya absen.
“Tanpa Pato dan Putros karena sanksi kartu kuning, tapi Lucho (Luciano Guaycochea) dan Julio (Cesar) sudah kembali tersedia. Kami memiliki 23 sampai 25 pemain yang siap diturunkan,” ujar Bojan optimistis. Harapannya kembalinya Lucho di lini tengah mampu menjadi motor penggerak serangan sekaligus penyeimbang transisi tim.
Misi Pulang Membawa Poin Penuh
Bagi Persib, setiap poin di sisa musim ini sangatlah berharga untuk mengamankan posisi puncak klasemen dari kejaran Borneo FC dan Persija Jakarta. Hodak berharap strategi yang telah dia siapkan dalam sesi latihan dapat berjalan mulus di lapangan hijau Stadion Haji Agus Salim.
“Ini tentu akan menjadi pertandingan yang sulit. Tapi saya harap kami akan menemukan cara untuk mendapatkan hasil positif dari sana,” ujarnya. Duel ini akan berjalan dengan intensitas tinggi, mengingat kedua tim memiliki kepentingan yang sama-sama mendesak di ujung kompetisi.








