Brasil Perpanjang Kontrak Carlo Ancelotti hingga 2030

Keputusan strategis ini memastikan Carlo Ancelotti akan memimpin skuad Selecao setidaknya sampai berakhirnya pergelaran Piala Dunia FIFA 2030.

Editor Isnovan Djamaludin
Jumat, 15 Mei 2026 21.48 WIB
Brasil Perpanjang Kontrak Carlo Ancelotti hingga 2030
Carlo Ancelotti. Foto: Dok. AFP

Rio De Janeiro (Lampost.co)–Federasi Sepak Bola Brasil (CBF) resmi mengumumkan kesepakatan besar yang menjamin masa depan tim nasional mereka. Pelatih legendaris asal Italia, Carlo Ancelotti, telah menandatangani perpanjangan kontrak untuk tetap menakhodai Timnas Brasil hingga tahun 2030. Keputusan strategis ini memastikan bahwa pelatih berjuluk Don Carlo tersebut akan memimpin skuad Selecao setidaknya sampai berakhirnya pergelaran Piala Dunia FIFA 2030.

Langkah ini diambil CBF sebagai bentuk kepercayaan penuh terhadap visi Ancelotti, yang mulai mengambil alih kursi kepelatihan Brasil setelah meninggalkan Real Madrid pada akhir musim 2024/2025 lalu. Dalam kurun waktu satu tahun kepemimpinannya, Ancelotti dianggap telah meletakkan fondasi yang kuat bagi regenerasi tim.

Perjalanan Menuju Piala Dunia 2026 dan Komitmen CBF

Tahun pertama Ancelotti di Amerika Selatan memang tidak dilewati dengan karpet merah. Perjalanan Brasil di babak kualifikasi zona Conmebol sempat diwarnai dinamika pasang surut. Namun, pengalaman serta ketenangan Ancelotti terbukti ampuh setelah ia berhasil membawa Brasil finis di posisi kelima klasemen akhir kualifikasi, sekaligus mengamankan tiket otomatis menuju putaran final Piala Dunia FIFA 2026.

Baca juga: Piala Dunia 2026 Tensi Geopolitik Iran-AS Bayangi Kesiapan Stadion di Amerika Utara

Dalam pernyataan resminya melalui situs CBF, Ancelotti mengungkapkan ia telah jatuh cinta pada kultur sepak bola Brasil yang begitu mendalam. “Saya datang ke Brasil satu tahun lalu. Sejak menit pertama, saya memahami apa arti sepak bola bagi negara ini,” ujar pelatih yang pernah sukses besar bersama AC Milan dan Real Madrid tersebut. Ia menekankan hubungan antara tim nasional dan masyarakat Brasil adalah sesuatu yang unik dan menuntut dedikasi total.

Mengejar Ambisi ‘Puncak Dunia’

Perpanjangan kontrak hingga empat tahun ke depan ini berdasar pada kesamaan visi antara pelatih dan federasi. Ancelotti menegaskan tugasnya belum selesai hanya dengan sekadar lolos kualifikasi. Ia memiliki ambisi besar untuk mengembalikan Brasil ke statusnya sebagai penguasa sepak bola global.

“Selama satu tahun, kami telah bekerja untuk membawa Tim Nasional Brasil kembali ke puncak dunia. Namun, CBF dan saya menginginkan lebih. Lebih banyak kemenangan, lebih banyak waktu, dan lebih banyak kerja keras,” ujarnya.

Ancelotti mengaku sangat antusias menyambut perjalanan panjang hingga 2030, yang ia anggap sebagai tantangan terbesar dalam karier kepelatihannya yang gemilang.

Mengakhiri Penantian Panjang Sejak 2002

Publik Brasil kini menaruh beban harapan yang besar di pundak Ancelotti. Sebagai negara tersukses dengan koleksi lima gelar juara dunia, Brasil sudah terlalu lama absen dari podium tertinggi. Terakhir kali Selecao mengangkat trofi emas tersebut adalah pada tahun 2002 di Korea-Jepang.

Dalam dua edisi Piala Dunia terakhir, langkah Brasil selalu terhenti di babak perempat final, termasuk kekalahan menyakitkan dari Kroasia lewat adu penalti pada tahun 2022. Dengan rekam jejak Ancelotti sebagai spesialis turnamen besar, harapannya ia mampu menghapus trauma kegagalan tersebut dan membawa Brasil kembali menjadi raja sepak bola dunia pada edisi 2026 dan 2030 mendatang.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update

Iklan Artikel 4

BERITA TERKINI