Jakarta (Lampost.co) — Timnas Indonesia menghadapi ancaman kehilangan salah satu bek andalan mereka, Kevin Diks, dalam dua pertandingan penting melawan Australia dan Bahrain. Cedera Diks saat laga FC Copenhagen melawan Chelsea pada Jumat, 7 Maret 2025, membuat peluangnya turun dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia kini terancam. Jika kondisi Diks memerlukan waktu pemulihan panjang, ada 3 calon pemain pengganti Kevin Diks yang bisa pelatih Patrick Kluivert pilih.
Poin Penting:
-
Cedera Kevin Diks mengancam peluangnya membela Timnas Indonesia di dua laga penting.
-
Klub akan memeriksa berapa parah cedera yang dialami Kevin Diks.
-
Pelatih Patrick Kluivert harus menyiapkan bek alternative jika Kevin Diks tidak bisa bermain.
Implikasinya pada Timnas Indonesia
Pada menit ke-78 laga leg I 16 besar Liga Konferensi Eropa, Kevin Diks mengalami cedera engkel karena salah tumpuan. Bek berusia 27 tahun itu segera mengabarkan kondisi terbarunya melalui Instagram, menyatakan klub akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui tingkat keparahan cedera yang dideritanya.
Kondisi ini memunculkan kekhawatiran Diks mungkin harus absen dalam pertandingan Timnas Indonesia melawan Australia pada 20 Maret dan Bahrain pada 25 Maret 2025. Jika Diks benar-benar tidak bisa bermain, pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, bisa memilih dari tiga pemain sebagai calon pemain pengganti Diks di posisi vital tersebut.
Baca juga: Kevin Diks Cedera saat Copenhagen Kalah dari Chelsea 1-2
Berikut adalah 3 calon pemain pengganti yang berpotensi mengisi posisi bek kanan Timnas Indonesia.
1. Sandy Walsh
Sandy Walsh menjadi opsi utama yang bisa Kluivert andalkan untuk menggantikan Diks. Pemain yang saat ini membela Yokohama F. Marinos di Liga Jepang ini telah mencatatkan 17 penampilan bersama Timnas Indonesia. Dalam perjalanan karier internasionalnya, Sandy Walsh telah mencetak dua gol dan satu assist. Kemampuan ofensifnya sebagai bek kanan menjadikannya pilihan ideal. Apalagi gaya bermainnya yang mendukung serangan juga cocok dengan filosofi permainan Kluivert.
Sandy terkenal sebagai bek kanan yang tidak hanya kuat dalam bertahan, tetapi juga piawai dalam membantu lini serang. Hal ini membuatnya menjadi pemain yang sangat berharga bagi Timnas Indonesia, terlebih dalam laga-laga krusial yang membutuhkan keseimbangan antara pertahanan dan serangan.
2. Asnawi Mangkualam
Asnawi Mangkualam adalah salah satu pemain yang telah membuktikan kualitasnya sebagai bek kanan. Kini bermain untuk Port FC di Thailand, Asnawi baru-baru ini meraih gelar bek kanan terbaik di paruh musim Liga Thailand 2024-2025. Pengalaman Asnawi yang sudah teruji dalam kompetisi Asia Tenggara membuatnya menjadi pilihan kuat untuk menggantikan Diks.
Pemain berusia 24 tahun ini juga pernah menjabat sebagai kapten Timnas Indonesia di bawah arahan Shin Tae-yong, yang menunjukkan betapa pentingnya perannya dalam skuad Garuda. Kecepatan, ketangguhan, dan kemampuan bertahan yang solid membuat Asnawi menjadi kandidat yang sangat tepat mengisi posisi bek kanan, terutama dalam laga-laga besar seperti melawan Australia dan Bahrain.
3. Eliano Reijnders
Eliano Reijnders mungkin kurang terkenal di kalangan penggemar sepak bola Indonesia, namun dia memiliki potensi besar menggantikan Kevin Diks. Pemain 24 tahun ini saat ini bermain untuk PEC Zwolle di Belanda dan terkenal sebagai pemain serbabisa. Meskipun lebih sering berperan sebagai winger, Eliano kini lebih banyak bermain sebagai bek kanan oleh klubnya.
Kemampuannya beradaptasi di berbagai posisi menjadikannya pilihan menarik bagi Kluivert. Meski demikian, Eliano masih perlu menunjukkan konsistensi untuk bisa meyakinkan pelatih dan penggemar akan kemampuannya menggantikan Diks di timnas.








