Milan (Lampost.co)—Inter Milan menunjukkan mentalitas juara saat menjamu Pisa dalam lanjutan giornata ke-22 Serie A musim 2025/2026. Bertanding di Stadion Giuseppe Meazza pada Sabtu (24/1/2026) dini hari WIB, skuad asuhan Cristian Chivu sukses membalikkan keadaan dan mengakhiri laga dengan kemenangan telak 6-2.
Poin penting:
- Inter Milan tunjukkan mentalitas juara saat menjamu Pisa.
- Sempat tertinggal, Inter membalikkan keadaan dan menang telak 6-2.
- Kemenangan ini mengukuhkan posisi Inter di puncak klasemen Serie A 2025/2026.
Kemenangan ini menjadi pelampiasan sempurna bagi La Beneamata setelah sebelumnya menelan kekalahan pahit 1-3 dari Arsenal di ajang Liga Champions tengah pekan lalu. Dengan tambahan tiga poin ini, Inter Milan makin kokoh di puncak klasemen sementara Liga Italia dengan mengoleksi 52 poin, menjauh dari kejaran rival sekota, AC Milan.
Publik San Siro sempat terdiam saat laga baru berjalan 11 menit. Penyerang Pisa, Stefano Moreo, membuka keunggulan tim tamu memanfaatkan kesalahan koordinasi di lini belakang Inter yang dikawal Yann Sommer. Tidak berhenti di situ, Moreo kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-23 melalui sundulan tajam yang mengubah kedudukan menjadi 0-2 untuk Pisa.
Baca juga: Hasil Inter vs Arsenal: Nerazzurri Dipermalukan 3-1, Rekor Sempurna The Gunners Berlanjut
Tersentak oleh dua gol cepat tim promosi tersebut, Inter mulai meningkatkan intensitas serangan. Titik balik terjadi pada menit ke-39 ketika wasit menunjuk titik putih setelah terjadi handball di kotak terlarang. Piotr Zielinski yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugas dengan tenang, mengubah skor menjadi 1-2.
Momentum tersebut tidak disia-siakan. Hanya berselang dua menit, Lautaro Martinez menyamakan kedudukan melalui tandukan akurat hasil umpan silang Federico Dimarco. Sebelum turun minum, tepatnya pada menit ke-45+2, bintang muda Francesco Pio Esposito melengkapi comeback Inter di babak pertama menjadi 3-2.
Dominasi Total
Memasuki babak kedua, kendali permainan sepenuhnya berada di tangan Nerazzurri. Pisa yang dilatih Alberto Gilardino tampak kesulitan membendung gelombang serangan tuan rumah. Federico Dimarco memperlebar keunggulan pada menit ke-82 lewat sepakan keras kaki kiri khasnya.
Pesta gol Inter berlanjut di penghujung laga. Pemain pengganti Ange-Yoan Bonny ikut mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-86, sebelum akhirnya Henrikh Mkhitaryan menutup pertandingan dengan gol penutup di masa injury time (90+3′). Skor akhir 6-2 untuk kemenangan Inter Milan.
Kekalahan ini membuat Pisa semakin terbenam di zona degradasi, tepatnya di peringkat ke-19 klasemen sementara dengan hanya mengoleksi 14 poin dari 22 pertandingan.
Susunan Pemain:
Inter Milan (3-5-2): Yann Sommer; Benjamin Pavard, Alessandro Bastoni, Stefan de Vrij; Denzel Dumfries, Piotr Zielinski, Hakan Calhanoglu, Henrikh Mkhitaryan, Federico Dimarco; Lautaro Martinez, Francesco Pio Esposito.
Pelatih: Cristian Chivu
Pisa (3-4-2-1): Simone Scuffet; Arturo Calabresi, Caracciolo, Canestrelli; Marin, Idrissa Toure, Piccinini, Beruatto; Matteo Tramoni, Moreo; Mlakar.
Pelatih: Alberto Gilardino








