Meski gagal memetik poin penuh di hadapan pendukung sendiri, hasil ini sama sekali tidak menggoyahkan posisi Die Roten.
Munich (Lampost.Co)–Pertandingan lanjutan Liga Jerman (Bundesliga) 2025/2026 menyajikan drama luar biasa saat sang pemuncak klasemen, Bayern Muenchen, menjamu tim papan bawah, Heidenheim, pada Sabtu (2/5/2026) malam WIB. Laga yang berlangsung di Stadion Allianz Arena tersebut berakhir tanpa pemenang dengan skor imbang 3-3 setelah melalui perjuangan hingga detik terakhir.
Meski gagal memetik poin penuh di hadapan pendukung sendiri, hasil ini sama sekali tidak menggoyahkan posisi Die Roten. Skuad asuhan Vincent Kompany tersebut sudah mengunci gelar juara Bundesliga musim ini sejak beberapa pekan sebelumnya. Sebaliknya, satu poin dari markas Bayern menjadi modal berharga bagi Heidenheim yang tengah berjuang mati-matian menghindari jurang degradasi.
Mengingat status juara yang sudah mereka genggam, pelatih Vincent Kompany membuat keputusan berani dengan melakukan rotasi besar-besaran. Nama-nama besar seperti Harry Kane, Manuel Neuer, Joshua Kimmich, hingga Luis Diaz terparkir di bangku cadangan untuk memberikan jam terbang bagi pemain muda.
Keputusan ini ternyata harus dibayar mahal pada babak pertama. Pertahanan Bayern tampak lengah dan kesulitan meredam determinasi Heidenheim.
Pada menit ke-22, tim tamu berhasil membungkam publik Allianz Arena melalui gol Budu Zivzivadze. Belum sempat Bayern bangkit, sembilan menit berselang, Eren Dinkci menggandakan keunggulan tim tamu menjadi 2-0 setelah memanfaatkan umpan matang Marnon Busch.
Bayern baru bisa merespons menjelang turun minum. Gelandang senior Leon Goretzka menghidupkan harapan melalui eksekusi tendangan bebas terukur pada menit ke-44 yang gagal kiper Diant Ramaj halau, mengubah skor menjadi 1-2 di jeda pertandingan.
Memasuki babak kedua, Kompany menyadari kesalahan strateginya dan langsung memasukkan empat pilar utama: Kane, Diaz, Kimmich, dan Michael Olise. Perubahan ini instan mengubah alur permainan. Pada menit ke-57, Leon Goretzka mencetak brace setelah memaksimalkan umpan Olise, membuat kedudukan menjadi sama kuat 2-2.
Namun, drama belum berakhir. Heidenheim yang menolak menyerah kembali memimpin pada menit ke-76 lewat gol kedua Zivzivadze. Skor 3-2 bertahan hingga waktu normal berakhir dan tim tamu tampak akan pulang dengan tiga poin bersejarah.
Mimpi buruk Bayern baru sirna pada masa injury time, tepatnya menit ke-90+10. Michael Olise melepaskan tembakan keras yang sempat membentur tiang gawang, namun bola memantul mengenai punggung kiper Diant Ramaj sebelum masuk ke gawang sendiri. Gol bunuh diri tersebut memastikan laga berakhir imbang 3-3.
Bagi Heidenheim, hasil imbang ini membuat mereka tetap berada di dasar klasemen dengan 23 poin. Meskipun berada di posisi juru kunci, asa untuk bertahan masih ada.
Mereka terpaut sembilan angka dari zona aman dengan sisa tiga pertandingan. Secara matematis, mereka wajib menyapu bersih kemenangan sisa musim ini untuk setidaknya mengincar posisi playoff degradasi.
Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update