Bandar Lampung (Lampost.co) — Kontingen Lampung sementara menempati peringkat ke-10 dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri I yang digelar di Kudus, Jawa Tengah. Hingga Selasa malam, 21 Oktober 2025, Lampung mengoleksi empat emas, lima perak, dan tujuh perunggu.
Dua medali emas terbaru datang dari cabang olahraga pencak silat. Kontingen Lampung berhasil memborong dua emas, dua perak, dan satu perunggu dari cabor tersebut.
Medali emas pertama disumbangkan oleh Riski Enjel Pinata di kelas A putri setelah mengalahkan pesilat Bali, Ni Nyoman Ayu, dengan skor 41–32. Emas kedua diraih Ahya Mulya Bhakti di kelas D putra, usai menundukkan pesilat DKI Jakarta, Muhammad Faizal, dengan skor telak 39–13.
Sementara itu, dua pesilat lainnya, M. Wildan (kelas E putra) dan M. Rizki Tama (kelas F putra), harus puas dengan medali perak. Wildan kalah dari Fadhlan Rusli asal Sumatera Barat dengan skor 20–28, sedangkan Rizki Tama ditaklukkan Muhammad Faizal asal Jawa Tengah dengan skor 39–9.
Untuk medali perunggu, Lampung mendapatkannya lewat Arief Saputra di kelas G putra.
Lampaui Target
Sekretaris IPSI Provinsi Lampung, Riagus Ria, menyampaikan rasa puas atas capaian tersebut. Menurutnya, hasil itu melampaui target yang ditetapkan KONI Lampung, yakni minimal satu emas dari setiap cabang olahraga bela diri.
“Kami bersyukur dengan raihan dua emas, dua perak, dan satu perunggu. Ini hasil terbaik bagi tim silat Lampung. Kami juga berterima kasih kepada masyarakat Lampung atas doa dan dukungannya,” ujar Riagus, 21 Oktober 2025.
Riagus yang juga menjabat Wakil Ketua II KONI Lampung, menambahkan bahwa Lampung masih berpeluang menambah medali dari beberapa cabang lain.
“Karate, wushu, dan kempo masih akan bertanding hingga 26 Oktober. Kami optimistis ada tambahan medali dari para atlet bela diri Lampung,” tambahnya.
Selain pencak silat, cabang sambo turut menyumbangkan medali bagi Lampung. Pada 20 Oktober 2025, Raffita Nur Anggraini meraih perak di kelas Sport Putri -72 kg. Dua perunggu diraih Sebastian Ammar (Combat Putra -88 kg) dan Hadi Prayitno (Combat Putra -78 kg).
Emas Kempo
Sebelumnya, Vina Febriani Hasan dari cabang kempo berhasil mempersembahkan emas di kelas randori 70 kg pada 19 Oktober 2025. Sementara itu, dari cabang sambo, Muhammad Aries Baskoro menambah satu perak di kelas 64 kg Sport Putra, serta Pamela Samosir menyumbang perunggu di kelas 59 kg Sport Putri pada 18 Oktober 2025.
Lampung juga meraih emas dari cabang judo lewat Indah Permata Sari di kelas +78 kg. Adapun dari cabang taekwondo, Carraya Idga Prameswari menyumbang perak di kelas 62 kg, sementara dua perunggu diraih oleh Arriza Dwian Tino Murrod (Bantam -63 kg) dan Tiara Fitri Nabila (kelas -63 kg judo putri).
Dengan capaian tersebut, kontingen Bumi Ruwa Jurai terus menjaga peluang menambah pundi-pundi medali dan memperbaiki peringkat di klasemen umum PON Bela Diri 2025.








