Turin (Lampost.co) — Mantan pelatih Juventus, Fabio Capello, memuji langkah Juventus untuk mendatangkan Jonathan David dari Lille. Juventus mendapatkan penyerang Timnas Kanada itu secara gratis usai kontraknya habis.
- Pelatih Juventus, Igor Tudor perlu menemukan posisi yang tepat.
- Menjadi ujung tombak di Liga Serie A Italia bukan tugas yang mudah.
- David menjadi pemain pertama asal Kanada yang bermain di Juventus.
Menurut Capello, David adalah pemain dengan potensi hebat. Namun pelatih Juventus, Igor Tudor perlu menemukan posisi yang tepat untuk penyerang berusia 25 tahun tersebut.
Capello menganggap menjadi ujung tombak di Liga Serie A Italia bukan tugas yang mudah. Ia merasa banyak penyerang hebat dari luar Italia yang kesulitan di Serie A. Untuk itu Tudor mesti meramu taktik yang tepat untuk mengeluarkan kemampuan terbaik dari David.
Baca Juga:
Juventus Rekrut Striker Timnas Kanada Jonathan David
“Di atas kertas, David adalah tambahan yang sempurna dan dengan dia klub membuktikan hasrat besar untuk berkembang. Mari jangan lupakan juga bahwa Tudor harus menemukan posisi yang tepat untuk mengeluarkan yang terbaik dari David,” kata Capello kepada La Gazzetta dello Sport.
“Ada begitu banyak pemain dengan potensi hebat yang datang ke Italia dengan pengalaman yang bagus di luar negeri. Tapi bermain di sini berbeda, terutama untuk striker,” jelasnya.
Pemain Pertama
Sementara itu, David menjadi pemain pertama asal Kanada yang bermain di Juventus dan Serie A. Untuk itu, ia berharap bisa menginspirasi para pesepak bola dari negaranya untuk berpetualang ke luar negeri.
“Saya juga berharap bisa menciptakan jalan bagi para pemain Kanada untuk melakukan apa yang saya lakukan. Semoga kami menjalani musim yang bagus dan melakukan segalanya untuk meraih gelar,” kata David di laman resmi Juventus.
“Ketika muda, saya selalu melihat klub seperti Juventus dan berpikir ini adalah salah satu dari 10 klub terbesar di dunia. Jadi berada di sini adalah sebuah kebanggaan,” ungkapnya.
“Sebagai pemain, saya suka mencetak gol dan selalu mencari cara untuk berkombinasi, melibatkan rekan-rekan setim saya. Kekuatan terbesar saya adalah menemukan ruang dan berada di tempat yang tepat pada waktu yang tepat,” ujarnya.
“Saya sangat antusias. Setiap langkah adalah tantangan, jadi datang ke Serie A juga tantangan untuk beradaptasi di liga, beradaptasi dengan rekan setim, dan meraih sukses,” katanya.






