Kemenangan ini menjadi suntikan moral yang sangat berharga bagi kubu La Viola.
Turin (Lampost.co)–Hasil mengejutkan tersaji dalam lanjutan giornata ke-37 kompetisi kasta tertinggi Liga Italia, Serie A musim 2025/2026. Raksasa Turin, Juventus, harus menelan pil pahit di hadapan publik sendiri setelah tumbang di tangan tamunya, Fiorentina, dengan skor meyakinkan 0-2 tanpa balas.
Pertandingan bertensi tinggi ini digelar di Allianz Stadium pada Minggu (17/5/2026) malam WIB. Kekalahan tragis di kandang ini menjadi pukulan telak bagi skuad La Vecchia Signora (Si Nyonya Tua) yang sedang berjuang mengamankan tiket kompetisi Eropa. Sebaliknya, kemenangan ini menjadi suntikan moral yang sangat berharga bagi kubu La Viola.
Sejak peluit pertama berbunyi, Fiorentina secara mengejutkan langsung mengambil inisiatif serangan lebih dulu. Anak-anak asuh Firenze berkali-kali berhasil mematahkan koordinasi lini belakang Juventus dan menembus kotak penalti. Kendati demikian, penyelesaian akhir yang terburu-buru sempat membuat sejumlah peluang emas mereka urung berbuah gol.
Juventus bukan tanpa perlawanan. Pada menit ke-20, tuan rumah nyaris memecah kebuntuan melalui penyerang andalan mereka, Dusan Vlahovic. Menerima umpan matang di dalam kotak penalti, Vlahovic melepaskan tembakan keras, namun ketangguhan kiper veteran Fiorentina, David de Gea, sukses mementahkan peluang emas tersebut.
Gelombang gempuran tim tamu akhirnya membuahkan hasil manis pada menit ke-33. Berawal dari pergerakan lincah Manor Solomon di sisi sayap, ia mengirimkan umpan silang akurat yang langsung Cher Ndour sambar dengan cerdik. Sepakan terukur Ndour sukses memperdaya kiper Juventus, Michele di Gregorio, sekaligus mengubah papan skor menjadi 1-0 untuk keunggulan Fiorentina.
Memasuki masa injury time babak pertama, Fiorentina nyaris menggandakan keunggulan melalui pemain pengganti, Jack Harrison. Harrison mendapatkan ruang tembak yang cukup bebas di area terlarang, namun kali ini Di Gregorio tampil sigap untuk mengamankan gawang Juventus dari kebobolan lebih dalam. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki paruh kedua jalannya pertandingan, Juventus merombak strategi dengan bermain jauh lebih terbuka demi memburu gol penyeimbang. Peluang pertama di babak kedua lahir melalui penetrasi bek sayap Andrea Cambiaso. Sayangnya, eksekusi tendangan Cambiaso masih melebar tipis dari sisi gawang David De Gea.
Gemuruh suporter tuan rumah sempat pecah pada menit ke-70 setelah Dusan Vlahovic sukses menggetarkan jala gawang mantan klubnya tersebut. Namun, kegembiraan publik Turin langsung sirna. Setelah berkonsultasi dan meninjau ulang melalui video assistant referee (VAR), wasit resmi menganulir gol tersebut karena sang bomber terbukti sudah berdiri dalam posisi offside sebelum menerima bola.
Petaka bagi Juventus justru kembali datang pada menit ke-83. Keasyikan menyerang membuat lini tengah Si Nyonya Tua lengah.
Pemain pengganti Fiorentina, Rolando Mandragora, yang mendapatkan ruang tembak bebas di luar kotak penalti, langsung melepaskan sepakan melengkung yang sangat indah. Bola yang mengarah tajam ke pojok gawang gagal Di Gregorio jangkau, memperlebar keunggulan La Viola menjadi 2-0. Skor tersebut bertahan hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya laga.
Kekalahan menyakitkan ini membawa dampak buruk bagi posisi Juventus di tabel klasemen sementara. Skuad asuhan Bianconeri terpaksa harus melorot ke peringkat keenam dengan raihan 68 poin dari 37 pertandingan. Posisi mereka dikudeta rivalnya, AS Roma, yang di saat bersamaan memenangi laga krusial kontra Lazio untuk menyodok ke peringkat empat besar demi tiket Liga Champions.
Sementara itu, tambahan tiga poin penuh dari Turin ini membawa berkah tersendiri bagi Fiorentina. Skuad La Viola kini merangkak naik ke peringkat ke-15 klasemen sementara Serie A dengan koleksi 41 angka, sekaligus menjauhkan diri dari bayang-bayang papan bawah di akhir musim kompetisi.
Susunan Pemain:
Juventus: Michele di Gregorio; Pierre Kalulu, Gleison Bremer, Lloyd Kelly (Federico Gatti 80′); Weston McKennie, Manuel Locatelli, Teun Koopmeiners (Jeremie Boga 46view), Andrea Cambiaso (Khéphren Thuram 69′); Francisco Conceicao (Edon Zhegrova 69′), Kenan Yildiz (Fabio Miretti 90′); Dusan Vlahovic.
Fiorentina: David de Gea; Dodo, Marin Pongracic, Luca Ranieri (Pietro Comuzzo 64′), Robin Gosens (Balbo 74′); Marco Brescianini (Rolando Mandragora 64′), Nicolo Fagioli (Albert Gudmundsson 64′), Cher Ndour; Fabiano Parisi (Jack Harrison 31′), Roberto Piccoli, Manor Solomon.
Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update